FENOMENA AKULTURASI BUDAYA PADA TRADISI MANDI BALIMAU

Authors

  • Amanda Arviana Universitas Jambi
  • Adam Bagus Darianta Universitas Jambi
  • Bunga Sri Dewi Ramadinta Universitas Jambi
  • Gita Zakiyah Adinda Universitas Jambi
  • Rafa Auralia Universitas Jambi
  • Ramadhani Oktapiano Universitas Jambi
  • Rory Raniah Azhari Universitas Jambi
  • Trie Adinda Febriyanti Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.61722/jmia.v3i4.11127

Keywords:

Akulturasi Budaya, Balimau, Hadis Hidup, Minangkabau, Peradaban Islam

Abstract

Tradisi Balimau merupakan salah satu praktik budaya masyarakat Minangkabau yang dilakukan sebelum bulan Ramadhan. Tradisi ini mencerminkan interaksi antara nilai-nilai budaya lokal dan ajaran islam yang telah berkembang dalam masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi Balimau dalam dinamika peradaban Islam di Indonesia dan untuk memeriksa nilai-nilai islam yang terkandung dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui penelitian perpustakaan dengan memanfaatkan buku, jurnal ilmiah, dan literatur relevan lainnya yang terkait dengan Balimau, peradaban Islam, dan akulturasi budaya. Temuan menunjukkan bahwa tradisi Balimah bukan hanya sekedar ritual budaya tetapi juga mewakili bentuk persiapan sosial dan spiritual untuk menyambut Ramadhan. Selanjutnya, tradisi ini menunjukkan keberhasilan adaptasi Islam terhadap budaya lokal tanpa menghilangkan nilai-nilai penting dari ajaran Islam. Dalam konteks peradaban Islam di Indonesia, Balimau berfungsi sebagai bukti integrasi yang harmonis antara agama dan budaya, menciptakan identitas Islam yang khas dalam masyarakat Indonesia. Meskipun mengalami berbagai transformasi di era modern, tradisi Balimau tetap relevan sebagai media untuk melestarikan warisan budaya dan memperkuat nilai-nilai agama di antara masyarakat.

References

Abdi, S., & Makfi, M. M. (2019). Kajian interdisipliner terhadap tradisi lokal dan nilai-nilai

keislaman. Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies, 3(1), 1–15.

Dimi, A. R., Supiarza, H., & Pratama, M. A. (2025). Ritual Balimau Minangkabau: Tradisi

penyucian diri dan transformasi sosial. Jurnal Budaya Etnika, 9(2), 149–157.

Hasnida, S. S., Solfema, & Putri, L. D. (2025). Pertahankan tradisi masyarakat Patang Balimau

di tengah perkembangan zaman. Journal Innovation in Education, 3(1), 57–61.

Hulyati, R., Syamsuardi, & Arbain, A. (2014). Studi etnobotani pada tradisi Balimau di Kota

Pariaman, Sumatera Barat. Jurnal Biologi Universitas Andalas, 3(1), 14–19.

Irfanda, H., & Ullinnas, S. (2026). Tradisi saisuak balimau sebagai local wisdom masyarakat

Pariaman dalam menyambut bulan suci: Analisis pergeseran makna budaya. Journal of

Art, Heritage and Culture, 2(1), 33–40.

Lopa, S. A., Darwianis, Beyete, E., & Ibrahim, D. M. (2023). Mandi balimau sebagai tradisi

masyarakat di Minangkabau. Jurnal Ilmiah Langue and Parole, 7(1), 16–20.

Mahmud, Natsir, M., & Suryadilaga. (2016). Tradisi mandi balimau di masyarakat Kuntu:

Living Hadist sebagai bukti sejarah. Journal of Interdisciplinary Islamic Studies, 1(2),

–19.

Rodiah, & Copriady, J. (2025). Fenomenologi Edmund Husserl dalam memahami tradisi

mandi balimau kasai di Lubuk Bendahara Rokan Hulu. Jurnal Ilmu Budaya, 13(1), 1–

Vadisa, Putri, R. Q. A., & Istiyanto, S. B. (2024). Ritual Balimau menyambut Ramadhan:

Makna dan relevansinya bagi masyarakat Minangkabau. AGUNA: Jurnal Ilmu

Komunikasi, 5(02), 62–68

Downloads

Published

2026-06-18

Issue

Section

Articles