KAJIAN TEORI KONFLIK KARL MARX TERHADAP KESENJANGAN EKONOMI DAN KETIDAKADILAN SOSIAL DI MASYARAKAT

Authors

  • Putri Yolanda Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Hara Mihara Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Zelvi Rahmadhani Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Syahira Bilbina Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Akdila Bulanov Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.61722/jmia.v3i4.11216

Keywords:

Karl Marx; Kesenjangan Ekonomi; Ketidakadilan Sosial; Teori Konflik, Karl Marx, Economic Inequality, Social Injustice, Conflict Theory

Abstract

Penelitian ini mengkaji relevansi teori konflik Karl Marx dalam menjelaskan fenomena kesenjangan ekonomi dan ketidakadilan sosial yang terjadi di masyarakat modern. Marx memandang masyarakat sebagai arena pertentangan kelas yang muncul akibat penguasaan alat produksi oleh segelintir kelompok (kaum borjuis) atas kelompok lainnya (kaum proletar). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yaitu menelaah berbagai literatur, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan teori konflik Marx serta fenomena kesenjangan ekonomi kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep-konsep inti dalam teori konflik Marx, seperti relasi kelas, eksploitasi surplus value, alienasi, dan kesadaran kelas, masih relevan untuk membaca ketimpangan distribusi kekayaan, akses terhadap sumber daya, serta struktur kekuasaan ekonomi pada era kapitalisme global saat ini. Namun demikian, penerapan teori ini perlu dikontekstualisasikan dengan kondisi sosial-ekonomi kontemporer yang lebih kompleks, termasuk munculnya kelas menengah, ekonomi digital, dan globalisasi pasar tenaga kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teori konflik Marx tetap menjadi kerangka analisis yang kuat untuk memahami akar struktural dari kesenjangan ekonomi dan ketidakadilan sosial, sekaligus memberikan landasan kritis bagi perumusan kebijakan yang berorientasi pada pemerataan dan keadilan distributif.

References

Giddens, A. (2009). Sociology (6th ed.). Polity Press.

Marx, K., & Engels, F. (1848/2007). Manifesto Partai Komunis (terj.). Marjin Kiri.

Marx, K. (1867/2004). Capital: A Critique of Political Economy, Volume I. Penguin Classics.

Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2014). Teori Sosiologi Modern (terj.). Kreasi Wacana.

Sztompka, P. (2011). Sosiologi Perubahan Sosial (terj.). Prenada Media Group.

Wright, E. O. (1997). Class Counts: Comparative Studies in Class Analysis. Cambridge University Press.

Wallerstein, I. (2004). World-Systems Analysis: An Introduction. Duke University Press.

Downloads

Published

2026-06-20

Issue

Section

Articles