Analisis Nilai Moral dalam Buku Ceritera Rakyat Bengkulu Kera Sepiak dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter Siswa di Sekolah Dasar

Authors

  • Zahra Hidayah Universitas Bengkulu
  • Pebrian Tarmizi Universitas Bengkulu
  • Yuli Amaliyah Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.61722/jmia.v3i5.11857

Keywords:

cerita rakyat, nilai moral, pendidikan karakter, Kera Sepiak, sekolah dasar

Abstract

Penelitian ini disusun untuk mengungkap serta mengkaji nilai-nilai moral yang tersirat dalam cerita rakyat Kera Sepiak dari Bengkulu, sekaligus melihat kaitannya dengan upaya penanaman karakter pada siswa jenjang sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Sumber data primer berupa buku Ceritera Rakyat Bengkulu tulisan H. Bambang Suwondo yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1982. Untuk menjaga keabsahan data, peneliti menempuh peer debriefing serta memeriksa reliabilitas melalui pembacaan berulang (intrarater) dan diskusi dengan pihak lain (interrater). Hasilnya memperlihatkan bahwa cerita Kera Sepiak memuat delapan nilai moral pokok, yakni tanggung jawab, kerja keras, kepedulian sosial, cinta damai, religiusitas, kepedulian lingkungan, penghargaan atas prestasi, toleransi, dan kejujuran. Kedelapan nilai tersebut tampak melalui perilaku para tokoh, konflik yang muncul, serta cara cerita ini diselesaikan, dan mencerminkan tiga sifat nilai moral: terkait tanggung jawab manusia, terkait hati nurani, dan bersifat wajib secara mutlak. Nilai-nilai moral dalam cerita ini sejalan dengan nilai-nilai pendidikan karakter yang termuat dalam kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), sehingga berpotensi diintegrasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia maupun Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai sumber belajar kontekstual berlandaskan kearifan lokal.

References

Adiningrat, N., Albina, M., Padila, W., & Tanjung, E. (2025). Descriptive research in education. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 2(3), 2557–2564.

Aswidar, R., & Saragih, S. Z. (2022). Karakter religius, toleransi, dan disiplin pada siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 134. https://doi.org/10.23887/jipp.v6i1.43373

Bertens, K. (2013). Etika (edisi revisi). Gramedia Pustaka Utama.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (1982). Ceritera rakyat daerah Bengkulu. Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Dewi, D., & Nurzaman, B. (2024). Peran cerita rakyat terhadap pembentukan karakter anak: Analisis sastra dan psikologi. Jendela ASWAJA, 5(2), 84–91.

Firdaus, S. (2025). Indonesian and world folklore from a critical literacy perspective. Austronesian Journal of Language Science & Literature, 4(2), 135–151.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Nadeak, L., Simbolon, M., Sihotang, R. Y., Sembiring, Y. B., & Panaluan, T. (2020). Moral value and character building exposed in folklore of Tongkat Tunggul Panaluan. Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha, 8(2), 92–96.

Naimi, N., Novianti, D., Sitepu, M. S., Sri, I., Siregar, D., & Ananda, A. D. (2024). Character formation in high-class students at SD Muhammadiyah 13 Medan. Educational Journal of Elementary School, 5(1), 1–10.

Nur, T. S. M., Kosasih, A., Anwar, S., & Fatimah, N. (2025). Substantive religiosity among adolescents, 42(2), 340–356.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/73167/perpres-no-87-tahun-2017

Prihatmojo, A., & Badawi, B. (2020). Pendidikan karakter di sekolah dasar mencegah degradasi moral di era 4.0. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 4(1), 142.

Rahmawati, I. S., Sutrisna, D., & Nisya, R. K. (2023). Nilai-nilai kearifan lokal dan pendidikan karakter dalam cerita rakyat Lutung Kasarung. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2).

Sa'ida, N. (2020). Analisis nilai moral. Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini, 1(1).

Salsabilla, J., Wibowo, R. I. S., & Akhyaruddin, A. (2024). Nilai moral dalam cerita rakyat daerah Danau Kerinci. Indonesia: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 296.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif kualitatif. Alfabeta.

Susanti, A., Muktadir, A., & Sari, R. (2025). Analisis nilai moral dalam folklor Kera Sepiak suku Serawai dan implikasinya terhadap civic disposition. Seminar Nasional Linguistik dan Sastra, 1(2), 31–42.

Trisnasasti, A. (2021). Nilai-nilai kearifan lokal dalam cerita rakyat nusantara. Journal of Language Learning and Research, 4(2), 99–106.

Downloads

Published

2026-07-09

Issue

Section

Articles