Pengembangan Model Layanan Bimbingan Klasikal Berbasis Problem Solving untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar Pada Siswa
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i5.11912Keywords:
Bimbingan Klasikal, Kartu Solusi Belajar, Problem Solving, Penelitian Pengembangan, Tanggung Jawab BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan model layanan bimbingan klasikal berbasis problem solving untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa kelas X di SMAN 2 Denpasar tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Produk yang dikembangkan berupa media Kartu Solusi Belajar. Validasi ahli media menghasilkan koefisien validitas 0,84 (kategori Layak) dan persentase kelayakan 93,34% (kategori Sangat Layak). Uji efektivitas dilakukan melalui pre-test dan post-test pada 38 siswa kelas X.2. Rata-rata skor pre-test sebesar 65,79 dan post-test 85,08 (peningkatan 19,29 poin). Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan Sig. = 0,123 (data berdistribusi normal). Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test. Hasil ini membuktikan bahwa layanan bimbingan klasikal berbasis problem solving menggunakan media Kartu Solusi Belajar efektif meningkatkan tanggung jawab belajar siswa.
References
Afifah, N. I., & Putra, A. P. (2015). The Implementation of Problem Solving toward Critical Thinking Skill of Students in Motion System Subconcepts. Proceeding Biology Education Conference, 12(1), 254-259.
Anggraini, D. W., & Netrawati, N. (2021). Relationship Between Self-Control And Pornography Addiction. Jurnal Neo Konseling, 3(2), 141-148.
Arikunto, S. (2010). Metode Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Arsyad, M. (2019). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Asmara, T. (2021). Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar melalui Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Self Management. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 4(1), 97-105.
Branch, R. M., & Varank, I. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. New York: Springer.
Farid, F., & Aziz, R. (2023). Pengembangan karakter tanggung jawab siswa melalui penguatan aktivitas guru di dalam kelas. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 114-121.
Kurniawan, A., & Wibowo, A. (2021). Efektivitas problem solving dalam layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 6(1), 15-24.
Nasution, A. Z. I., Neviyarni, & Syahniar. (2019). Layanan bimbingan dengan problem solving berpengaruh terhadap tanggung jawab belajar siswa SMA. Jurnal Fokus Konseling, 5(2), 89-97.
Nasution, A. Z. I., et al. (2020). Efektivitas model problem solving dalam meningkatkan tanggung jawab belajar siswa SMA. Jurnal Fokus Konseling, 6(1), 12-20.
Permendikbud No. 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Safitri, M., & Aziz, M. R. (2022). ADDIE, sebuah model untuk pengembangan multimedia learning. Jurnal Pendidikan Dasar, 3(2), 51-59.
Shoimin, A. (2013). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumarni, S. (2018). Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar. Cakrawala: Jurnal Pendidikan, 12(1), 51-63.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










