Pengembangan Model Layanan Bimbingan Klasikal Berbasis Problem Solving untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar Pada Siswa

Authors

  • Elisabet Via Dita Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • I Dewa Ayu Eka Purba Dharma Tari Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • Ni Wayan Suastini Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61722/jmia.v3i5.11912

Keywords:

Bimbingan Klasikal, Kartu Solusi Belajar, Problem Solving, Penelitian Pengembangan, Tanggung Jawab Belajar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model layanan bimbingan klasikal berbasis problem solving untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa kelas X di SMAN 2 Denpasar tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Produk yang dikembangkan berupa media Kartu Solusi Belajar. Validasi ahli media menghasilkan koefisien validitas 0,84 (kategori Layak) dan persentase kelayakan 93,34% (kategori Sangat Layak). Uji efektivitas dilakukan melalui pre-test dan post-test pada 38 siswa kelas X.2. Rata-rata skor pre-test sebesar 65,79 dan post-test 85,08 (peningkatan 19,29 poin). Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan Sig. = 0,123 (data berdistribusi normal). Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test. Hasil ini membuktikan bahwa layanan bimbingan klasikal berbasis problem solving menggunakan media Kartu Solusi Belajar efektif meningkatkan tanggung jawab belajar siswa.

References

Afifah, N. I., & Putra, A. P. (2015). The Implementation of Problem Solving toward Critical Thinking Skill of Students in Motion System Subconcepts. Proceeding Biology Education Conference, 12(1), 254-259.

Anggraini, D. W., & Netrawati, N. (2021). Relationship Between Self-Control And Pornography Addiction. Jurnal Neo Konseling, 3(2), 141-148.

Arikunto, S. (2010). Metode Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Arsyad, M. (2019). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Asmara, T. (2021). Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar melalui Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Self Management. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 4(1), 97-105.

Branch, R. M., & Varank, I. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. New York: Springer.

Farid, F., & Aziz, R. (2023). Pengembangan karakter tanggung jawab siswa melalui penguatan aktivitas guru di dalam kelas. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 114-121.

Kurniawan, A., & Wibowo, A. (2021). Efektivitas problem solving dalam layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 6(1), 15-24.

Nasution, A. Z. I., Neviyarni, & Syahniar. (2019). Layanan bimbingan dengan problem solving berpengaruh terhadap tanggung jawab belajar siswa SMA. Jurnal Fokus Konseling, 5(2), 89-97.

Nasution, A. Z. I., et al. (2020). Efektivitas model problem solving dalam meningkatkan tanggung jawab belajar siswa SMA. Jurnal Fokus Konseling, 6(1), 12-20.

Permendikbud No. 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Safitri, M., & Aziz, M. R. (2022). ADDIE, sebuah model untuk pengembangan multimedia learning. Jurnal Pendidikan Dasar, 3(2), 51-59.

Shoimin, A. (2013). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumarni, S. (2018). Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar. Cakrawala: Jurnal Pendidikan, 12(1), 51-63.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Downloads

Published

2026-07-09

Issue

Section

Articles