STRATEGI SANGGAR KARAWITAN NAWASENA DALAM MEMPERKUAT KETAHANAN BUDAYA NASIONAL DI ERA DIGITAL : STUDI KASUS DI KABUPATEN BLITAR

Authors

  • Ayu Wulandari Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Amelia Puspandhari Salsabilla Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Anggun Amey Linda Putri Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • M. Gandung Fajar Fanjalu Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Afira Ortaviola Purwono Putri Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Irawan Hadi Wiranata Universitas Nusantara PGRI Kediri

DOI:

https://doi.org/10.61722/jmia.v3i5.11919

Keywords:

ketahanan budaya, era digital, karawitan, generasi muda, sanggar nawasena

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan globalisasi menghadirkan tantangan terhadap keberlangsungan budaya lokal, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Sanggar Karawitan Nawasena Cabang Kabupaten Blitar dalam memperkuat ketahanan budaya nasional di era digital serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan pengurus, anggota, serta orang tua atau wali murid sanggar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sanggar Nawasena menerapkan dua strategi utama, yaitu pembelajaran karawitan secara tatap muka yang inklusif, nyaman, dan profesional, serta pemanfaatan media sosial Instagram dan TikTok sebagai media promosi dan ruang pertunjukan virtual untuk menjangkau generasi muda. Kegiatan karawitan tidak hanya meningkatkan kemampuan memainkan gamelan, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, gotong royong, tanggung jawab, sopan santun, dan kepekaan sosial sehingga berperan sebagai penguat karakter sekaligus penyaring moral di tengah perkembangan digital. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu latihan akibat padatnya kegiatan akademik peserta serta masih adanya pandangan negatif masyarakat terhadap seni tradisional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perpaduan pembelajaran berbasis budaya dengan pemanfaatan teknologi digital efektif memperkuat ketahanan budaya nasional dari tingkat lokal.

 

References

Diantara, I. P. A., Trisnawati, I. A., & Arshiniwati, N. M. (2024). Media Pendidikan Karakter Pada Pembelajaran Seni Karawitan di Kerobokan. Jurnal Penelitian Mahasiswa Indonesia, 4(4), 418–424.

Fauzi Swarna, M., Royani, A., Intan Lestari, S., Anisa Rahmawati, C., & Susiani Kesuma Dewi, A. N. (2024). PERANAN GEN Z DALAM MEMPERTAHANKAN BUDAYA LOKAL INDONESIA DI ERA GLOBAL (Vol. 3).

Firdaus, Firman, Admiral, Arnailis, & Elizar, E. (2024). Ekstrakurikuler Karawitan: Media Pembelajaran dan Pelestarian Budaya di SMA 1 Padang Panjang. AKSARA: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 25(2), 718–724. https://doi.org/10.23960/aksara/v25i2.pp717-725

Ka’anto, Jiwantomo, S., & Chandra, A. N. (2025). METODE PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF (Teori dan Aplikasi Disertai Contoh Proposal) (N. A. Nadhifah, Ed.). Meta Nusantara. www.metanusantara.com

Kanaf, G. A. M., Genevieve, D. A., & Senda, S. S. (2023). MENINGKATKAN MINAT DAN PEMAHAMAN PELAJAR SMP TERHADAP BUDAYA MELALUI PENTAS SENI VIRTUAL. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(4), 600–606. https://doi.org/10.37478/jpm.v4i4.3241

Nurcahyawati, E., & Alfisyahrin, Z. (2021). SENI MURAL SEBAGAI PENDIDIKAN KARAKTER KETAHANAN BANGSA. Deskomvis : Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual Seni Rupa Dan Media, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.38010/deskomvis.21i1.21

Purnama, Y. A., & Winarko, J. (2022). PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER SENI KARAWITAN DI SANGGAR BAJRA MUSTHI SMPN 2 TULUNGAGUNG. Jurnal Pendidikan Sendratasik, 11(1), 108–124.

Rahma, E. Y., & Hendriani, D. (2023). PERAN SANGGAR KARAWITAN RUMAH BUDAYA SEKAR TANJUNG GUNUNG TERHADAP MASYARAKAT DI DESA SEGAWE KECAMATAN PAGERWOJO TULUNGAGUNG. Jurnal Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(2), 100–113. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPS/issue/archive

Rochmat, N., Nurasih, N., & Rosilawati, R. (2024). MODIFIKASI BUDAYA SEBAGAI PROSES KREATIF DENGAN TETAP MENJAGA KEARIFAN LOKAL PERAN SANGGAR TARI TOPENG ADININGRUM DALAM UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN BUDAYA. MODIFIKASI BUDAYA SEBAGAI PROSES KREATIF DENGAN TETAP MENJAGA KEARIFAN LOKAL, 341–345.

Safrudin, R., Zulfamanna, Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian Kualitatif. Journal Of Social Science Research, 3(2).

Siburian, B. P., Nurhasanah, L., & Fitriana, J. A. (2021). PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP MINAT GENERASI MUDA DALAM MELESTARIKAN KESENIAN TRADISIONAL INDONESIA. JURNAL GLOBAL CITIZEN : JURNAL ILMIAH KAJIAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN, 10(2), 31–39. http://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/glbctz/article/view/....http://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/glbctz/article/view/.

Sutisna, N., Suharyati, H., Putro, S. S., Yusar, D., & Seminingrat, R. D. A. (2024). PENINGKATAN PROMOSI DAN PENGARSIPAN DIGITAL SANGGAR SENI TARI DAN BUDAYA SAWO KECIK MELALUI PEMBUATAN WEBSITE AI. Rambideun : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 109–119.

Untari. (2025). Penerapan Metode Pembelajaran Ekstrakurikuler Karawitan Sebagai Pendukung Pendidikan Karakter. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 8(1), 53–72. https://doi.org/10.37368/tonika.v%vi%i.811

Utamie, T. R., Fathiyah, R., Khairunnisa, M., & Ramdani, A. H. (2024). Membangun Inklusivitas Budaya Melalui Content Analysis pada Instagram dan Tiktok @raniaayamin. Prosiding Pekan Ilmiah Remaja (PILAR), 242–256.

Zafila, S. S., & Purnairawan, R. E. (2024). Budaya Lokal sebagai Sarana Pemulihan Trauma: Sebuah Studi pada Generasi Z di Indonesia. Saneskara: Journal of Social Studies, 1(2), 53–71. https://doi.org/10.62491/sjss.v1i2.2024.18

Downloads

Published

2026-07-11

Issue

Section

Articles