Konflik Relasional dalam Keluarga : Kajian Teologis-Pastoral tentang Hambatan dan Jalan Menuju Rekonsiliasi
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i5.12027Keywords:
Konflik Relasional, Keluarga, Teologi-Pastoral, RekonsiliasiAbstract
Keluarga merupakan komunitas utama yang berperan penting dalam pembentukan karakter, nilai-nilai moral, dan pertumbuhan iman. Namun, relasi dalam keluarga tidak selalu berjalan harmonis karena sering kali diwarnai oleh berbagai konflik yang berakar pada pengalaman penolakan, penghinaan, dan ketidakpenerimaan. Konflik yang tidak diselesaikan dengan baik dapat berkembang menjadi luka batin dan kepahitan yang memengaruhi kualitas hubungan antaranggota keluarga. Artikel ini membahas konflik relasional dalam keluarga melalui perspektif teologi pastoral dengan menyoroti dampak luka batin terhadap kehidupan emosional, relasional, dan spiritual individu. Pembahasan menunjukkan bahwa luka batin yang tidak mengalami pemulihan dapat menghambat komunikasi, pengampunan, dan proses rekonsiliasi dalam keluarga. Dalam konteks tersebut, gereja memiliki peran penting sebagai komunitas penyembuhan (healing community) yang menghadirkan pendampingan pastoral bagi keluarga yang mengalami konflik. Melalui konseling pastoral, pendampingan spiritual, rekonsiliasi relasional, dan pembinaan komunikasi yang sehat, gereja dapat membantu keluarga mengalami pemulihan yang utuh. Oleh karena itu, pemulihan konflik keluarga memerlukan perhatian yang menyeluruh terhadap aspek emosional, relasional, dan spiritual sehingga keluarga dapat kembali menghidupi nilai-nilai kasih, pengampunan, dan persekutuan yang menjadi dasar kehidupan keluarga Kristen
References
Atolo, Carmijon G. J. Keharmonisan Keluarga Kristiani dalam Perspektif Efesus 5:22-33: Sebuah Kajian Teologis-Pastoral, PASTORALIA : Jurnal Penelitian Dosen, 6 (2), (Desember 2025).
Banya, Revisani A. dkk., Pelayanan Pastoral dalam Menangani Konflik Keluarga dan Pemulihan Trauma Anak, THEOSEBIA : Journal of Theology, Christian Religious Education and Psychospiritual, 2 (3), (Desember 2025).
Barth, Karl. Church Dogmatics, vol. III/4, (Edinburgh: T&T Clark, 1961).
Fergie, Mega dan Hindradjat, Juliana Pemulihan Keluarga Disfungsional melalui Intervensi Pastoral Berbasis Teknik Konseling Relasional, ATOHEMA : Jurnal Teologi Pastoral Konseling, 3 (1), (2026).
Goode, William J. Sosiologi Keluarga, (Jakarta : Bumi Aksara, 2004).
Kaensige, Mariska T. Brek,Yohan dan Raintung, Agnes B. J. Pendampingan Pastoral Sebagai Wujud Kasih dalam Keluarga di Jemaat, POIMEN: Jurnal Pastoral Konseling, 6(2), (2023).
Mansyur, M. Cholil. Sosiologi Masyarakat Kota dan Desa, (Surabaya : Usaha Nasional, 1977).
Saputra, Yohanes Chandra Kurnia. Pelayanan Pastoral sebagai Wujud Kasih Kristiani di Tengah Tantangan Zaman Modern, Jurnal Pelayanan Pastoral, 5 (2), (2024).
Simamora, May Rauli dan Hasugian, Johanes Waldes. Penanaman Nilai-Nilai Kristiani Bagi Ketahanan Keluarga Di Era Disrupsi, REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, Vol. 5, No. 1, (2020).
Syafrudin, Azam, dkk., Mewujudkan Keluarga Sejahtera dari Perspektif Psikologis dan Sosial, Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan, 3 (2), (November 2023).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










