ETIKA PROFESI GURU BK DALAM PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA SWASTA UTAMA MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i5.12909Keywords:
Professional Ethics, Guidance and Counseling Teachers, Guidance and Counseling, Guidance and Counseling Services, StudentsAbstract
This study aims to describe the application of professional ethics of Guidance and Counseling (BK) Teachers in the implementation of guidance and counseling services at SMA Swasta Utama Medan. This study uses a descriptive method with a quantitative approach. The research subjects consisted of 20 grade XI students who received guidance and counseling services. Data collection was carried out through a questionnaire with 24 statements covering six dimensions of professional ethics, namely confidentiality, professional responsibility, competence, relationships with students, integrity, and compliance with the professional code of ethics. In addition to the questionnaire, an interview was conducted with one of the BK Teachers as supporting data. The results showed that students' assessment of the application of professional ethics of BK Teachers obtained an overall percentage of 77.54% and was included in the good category. The highest percentage was in Dimension 3 at 86.50%, while the lowest percentage was in Dimension 4 at 73.25%. The interview results showed that BK Teachers strive to maintain the confidentiality of student information, listen to problems from both parties without judgment, maintain a professional attitude, and involve parents and homeroom teachers when there are differences of opinion in handling student problems. Thus, the implementation of professional ethics for guidance and counseling teachers at SMA Swasta Utama Medan has been successful, although several aspects still require attention and improvement.
References
ABKIN. (2018). Penetapan kode etik bimbingan dan konseling Indonesia. Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN), 14(2), 1-25.
Abdillah, N., Kurniawati, S. Z., & Marjo, H. K. (2023). Pelaksanaan kode etik konselor dalam hubungan ganda di sekolah. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 12(1), 45-55.
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Basuki, A., Farozin, M., & Setiani, I. B. (2021). Internalisasi kode etik bimbingan dan konseling Indonesia pada mahasiswa bimbingan dan konseling. Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling, 6(1), 24-38.
Dalimunthe, A. Q., Cahayati, A. S., Sihombing, F. S., & Saragih, M. S. (2024). Implementasi pelaksanaan kode etik guru bimbingan konseling dalam mengembangkan kemampuan belajar siswa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 18(10), 124-131. https://doi.org/10.5281/zenodo.13866369.
Delvino, R., dkk. (2022). Kolaborasi guru bimbingan dan konseling dengan personil sekolah dalam pelaksanaan layanan BK di SMA Kota Banda Aceh. Suloh: Jurnal Bimbingan Konseling Universitas Syiah Kuala, 7(1), 1-7.
Fitria, D. R., Ahman, & Yustiana, Y. R. (2024). Stigma negatif pada guru BK karena etika profesi bimbingan dan konseling yang tidak terlaksana. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10 (2).
Forester-Miller, H., & Davis, T. E. (2016). Practitioner's guide to ethical decision making. American Counseling Association.
Harahap, A. P., Darus, A. R., Siregar, M. A., & Rahmadana, W. (2022). Analisis pemahaman kode etik profesi konseling pada guru bimbingan dan konseling di MAN. Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik), 6(2), 101-110. https://doi.org/10.26740/bikotetik.v6n2.p101-110.
Harahap, A. P., dkk. (2024). Analisis penerapan kode etik pada guru BK. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 6(4).
Hunainah. (2016). Etika profesi bimbingan dan konseling. Rizqi Press.
Indriani, A.,dkk. (2024). Etika dan profesionalisme guru bimbingan dan konseling. Institut Nida El-Adabi.
Jumrawarsi, J., Mudjiran, M., Neviyarni, N., & Nirwana, H. (2021). Kode etik konseling serta permasalahan dalam penerapannya. Ensiklopedia of Journal, 3(4), 53-58. https://doi.org/10.33559/eoj.v3i4.799.
Koehn, D. (2008). Landasan etika profesi. Kanisius Medika.
Lestari, M., Wibowo, M. E., & Supriyo. (2013). Kompetensi profesional guru bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 2 (4).
Marjo, H. K. (2022). Etika dan kompetensi konselor sebagai profesional (suatu pendekatan literatur sistematis). Jurnal Paedagogy, 9(1), 86–93.
Muna, N., Laksono, B. A., Shelamitha, N., & Mawaddah. (2025). Analisis kesesuaian praktik etika profesi guru BK dengan standar ABKIN di sekolah SMP, SMA, dan SMK. Counselle: Journal of Islamic Guidance and Counseling, 5(2), 117-132. https://doi.org/10.32923/dzv51170.
Munawaroh, E., Folastri, S., Nugraheni, E. P., & Isrofin, B. (2021). Analisis isu etis dalam konseling online dan rekomendasi untuk perbaikan praktik di masa depan. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 10(2), 24-34.
Nuryanto, I. L. (2023). Analisis tentang pemahaman etika profesi bimbingan dan konseling pada guru BK. Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(2), 62-69. https://doi.org/10.32585/advice.v5i2.4715 .
Pristanti, N. A., Suryani, R., & Marito, Y. (2023a). Kode etik guru bimbingan dan konseling dalam bekerjasama dengan rekan sejawat. Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 5(2), 148-155.
Pristanti, N. A., Suryani, R., & Marito, Y. (2023b). Etika profesi bimbingan dan konseling. Eureka Media Aksara.
Qomaruddin, & Sa'diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration (JOMAA), 1(1), 1-10.
Rachmawati, N. A. N., & Budiman, N. (2023). Perspektif guru mata pelajaran terhadap profil profesi guru BK dikaitkan dengan kaidah etik BK. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 2(2), 197-208.
Rahmawati, S., Hidayah, N., & Muslihati, M. (2020). Bentuk kolaborasi guru bimbingan dan konseling dengan guru mata pelajaran dalam mengatasi permasalahan peserta didik. Jurnal Al-Tazkiah: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 9(2), 155-172.
Rizky, A. A., Siregar, dkk. (2025). Implementasi etika profesi guru bimbingan dan konseling dalam kolaborasi dengan rekan sejawat di SMA 1 Percut Sei Tuan. JKPP: Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran, 1(2).
Rufaedah, E. A., & Ikhwanarrafiq, M. (2022). Kualitas pribadi konselor dalam membangun hubungan antar konselor dan konseli. Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 3(2), 52-63. https://doi.org/10.31943/counselia.v3i2.39 .
Setiawan, A. (2020). Implementasi etika profesi konselor dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah menengah atas. Jurnal Konseling Indonesia, 6(1), 35-44.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D, dan penelitian pendidikan). Alfabeta.
Suryani, R., dkk. (2023). Kompetensi Guru BK SMA Negeri 10 Medan dalam memahami kode etik profesionalisme seorang guru bimbingan dan konseling. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 5(1), 286-292.
Syafitri, R. A. (2024). Upaya mengatasi permasalahan etika berkomunikasi guru BK di lingkungan sekolah. Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 207-214.
Wahyuni, N., Siallagan, S., Siregar, N. M., Najah, F., & Putri, N. A. (2025). Pentingnya etika profesi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9 (2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










