Konstruksi Makna Propaganda dalam Film Pengkhianatan G30S/PKI (1984): Analisis Semiotika Roland Barthes

Authors

  • Syaqina Azzahra Pasha Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Qisma Khasnaul Khirza Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Andhita Regina Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ikhsan Ahmad Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.61722/jmia.v3i5.12919

Keywords:

Pengkhianatan G30S/PKI, Propaganda, Semiotika, Roland Barthes, Mitos

Abstract

Film pengkhianatan G30S/PKI (1984) adalah salah satu karya audiovisual yang berperan dalam membentuk pemaknaan masyarakat terhadap peristiwa politik yang terjadi pada tahun 1965 pada masa Orde Baru. Dengan menggunakan berbagai tanda audiovisual, film ini tidak hanya menyampaikan cerita tetapi juga dapat menjadi alat untuk mengkonstruksi realitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana propaganda dikonstruksi dalam film Pengkhianatan G30S/PKI (1984) dari sudut pandang semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan melihat tanda-tanda audiovisual seperti visual, dialog, suara, ekspresi, gerakan tokoh, dan elemen sinematik lainnya. Analisis dilakukan melalui tiga tingkatan pemaknaan Roland Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi elemen audiovisual dalam film berkontribusi pada pemaknaan tertentu terhadap tokoh, peristiwa, dan kelompok yang direpresentasikan. Akibatnya kombinasi elemen ini menghasilkan konotasi yang mengonstruksi makna propaganda dan menciptakan mitos politik yang khusus. Dengan demikian, tanda-tanda audiovisual dalam film tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis dan naratif, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembuatan makna ideologis yang dapat memengaruhi cara penonton memahami sejarah.

Film pengkhianatan G30S/PKI (1984) adalah salah satu karya audiovisual yang berperan dalam membentuk pemaknaan masyarakat terhadap peristiwa politik yang terjadi pada tahun 1965 pada masa Orde Baru. Dengan menggunakan berbagai tanda audiovisual, film ini tidak hanya menyampaikan cerita tetapi juga dapat menjadi alat untuk mengkonstruksi realitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana propaganda dikonstruksi dalam film Pengkhianatan G30S/PKI (1984) dari sudut pandang semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan melihat tanda-tanda audiovisual seperti visual, dialog, suara, ekspresi, gerakan tokoh, dan elemen sinematik lainnya. Analisis dilakukan melalui tiga tingkatan pemaknaan Roland Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi elemen audiovisual dalam film berkontribusi pada pemaknaan tertentu terhadap tokoh, peristiwa, dan kelompok yang direpresentasikan. Akibatnya kombinasi elemen ini menghasilkan konotasi yang mengonstruksi makna propaganda dan menciptakan mitos politik yang khusus. Dengan demikian, tanda-tanda audiovisual dalam film tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis dan naratif, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembuatan makna ideologis yang dapat memengaruhi cara penonton memahami sejarah.

 

References

Afnira, E., Raja Ali Haji Jl Raya Dompak, M., Bukit Bestari, K., Tanjung Pinang, K., & Riau, K. (2023). MITOS DALAM KAMPANYE POLITIK (Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Film Our Brand is Crisis).

Amalia, N., Novita Aprilia, A., Manalu, J., & Nurmasyittah, S. (2026). Kajian Kualitatif Teks Argumentatif Pada Film “Penghianatan G 30s/PKI” Terhadap Pemahaman Sejarah Nasional. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3, 54–60. https://doi.org/10.5281/zenodo.20587174

C. Simon, J. (2021). MEMORI TRAUMA DALAM FILM G30S/PKI: SEBUAH INTERPRETASI TEOLOGIS. Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama, 1(2), 129. https://doi.org/10.22373/arj.v1i2.10689

Cantika, N. P., Anhar, Asyura, I., & Juniar, A. (2024). Respresentasi Emosi Melalui Gestur dan Ekspresi Wajah dalam Film Miracle in Cell No. 7 Versi Indonesia (Analisis Pragmatik). Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(6), 6578–6588. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i6.2023

Eka Nada Shofa Alkhajar, Firdastin Ruthnia Yudiningrum, & Agus Sofyan. (2013). FILM SEBAGAI PROPAGANDA DI INDONESIA. In Forum Ilmu Sosial (Vol. 40, Number 2). http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/FIS

Fajri, H., Fitri, D., Nova Riski, W., Studi Televisi dan Film, P., Bordwell, D., & Thompson, K. (2023). MISE-EN-SCENE SEBAGAI PENDUKUNG UNSUR DRAMATIK FILM PENYALIN CAHAYA. https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/JFTNM/index

Firdaus, N., & Alam, P. W. (2022). Analisis Semiotik dan Konsep Mise En Scene pada Ritual Jawa Kuno dalam Film BITING (2021). In Journal Anthology of Film and Television Studies (Vol. 2, Number 3).

Frisnatiara, R. E., Syarah, M. M., & Santoso, A. B. (n.d.). Analisis Semiotika Film “The Menu”: Pengungkapan Makna Denotasi Dan Konotasi. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science, 1(3), 2023. Retrieved https://jurnal.intekom.id/index.php/njms

Huda Ali, N., & Zalpa Prodi Politik Islam UIN Raden Fatah Palembang Prodi Sejarah Kebudayaan Islam UIN Raden Fatah Palembang Prodi Ilmu Politik UIN Raden Fatah Palembang, Y. (2019). FILM DAN PROPAGANDA POLITIK (Studi atas Film “G-30S/PKI” dan “Jagal”). In Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam (Vol. 19, Number 2).

Iqbal, M., Umamah, N., Pratama, A. R., & Zulfikar, F. (2025). Cinema as a Political Propaganda Tool: New Order Strategies in Shaping Power Narratives Through Film. In International Journal of Academic Multidisciplinary Research (Vol. 9). www.ijeais.org/ijamr

Jason, G. (2023). Fighting Fire with Fire: Using Film to Counter Film Propaganda. PROPAGANDA, 3(1), 49–67. https://doi.org/10.37010/prop.v3i1.1132

Najir, R. (2022). Konflik Ideologi Tokoh Dalam Film Pengkhianatan G30S/PKI. In Jurnal Sinestesia (Vol. 12, Number 2). https://sinestesia.pustaka.my.id/journal/article/view/229

Nerino, V. (2023). Overcome the fragmentation in online propaganda literature: the role of cultural and cognitive sociology. Frontiers in Sociology, 8. https://doi.org/10.3389/fsoc.2023.1170447

Olivia, & Jessica Eliana Limantara. (2023). Analisis isi: Propaganda dan asimilasi dalam film “Ajari Aku Islam”(2019).

Solihin, O., Agus Waluyo, E., & Bahriyah, E. N. (2023). REPRESENTASI KONFLIK ASIMILASI PADA KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM FILM MINARI.

Ubaidillah, M., & Patriansah, M. (2024). ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES PADA FILM " AGAK LAEN " PRODUSER STUDIO IMAJINARI. https://ejournal.lapad.id/index.php/visart

Yusuf, N. F. (2024). Wujud Patrimonialisme di Taman Ismail Marzuki, 1968-1998. Lembaran Sejarah, 20(2), 124. https://doi.org/10.22146/lembaran-sejarah.94095

Zidny Attalathariq Syah, M., & Satrio Wijaksono, D. (2021). PENERAPAN TEKNIK SINEMATOGRAFI DALAM VIDEOGAME: ANALISIS MAKNA ANGLE CAMERA PADA VIDEOGAME “THE LAST OF US PART II.”

Downloads

Published

2026-10-06

Issue

Section

Articles