Analisis Pendidikan Ibadah Shalat dalam Menunjang Kelancaran Tugas dan Ketenangan Hidup
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i5.13097Keywords:
Inner peace; Mental health; Prayer education; Salah; Spiritual coping; Task performanceAbstract
Shalat merupakan kewajiban harian umat Islam, tetapi sering dianggap bersaing dengan tuntutan pekerjaan dan studi, dan pengamalannya tidak selalu konsisten meskipun pengetahuan tentang kewajibannya sudah ada. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendidikan ibadah shalat dalam kelancaran tugas dan ketenangan hidup. Penelitian menggunakan studi pustaka kualitatif dengan pendekatan deskriptif-naratif terhadap jurnal terdahulu berbahasa Indonesia terbitan 2023-2026 yang membahas shalat dalam kaitannya dengan kesehatan mental, ketenangan jiwa, disiplin, kualitas hidup, serta fungsi sosial-spiritual, dilengkapi dua artikel pendukung tentang pengamalan shalat siswa dan pembelajaran berdiferensiasi pada pendidikan Islam anak usia dini. Artikel dipilih secara purposif dan dianalisis secara tematik melalui familiarisasi, pengodean, pembentukan tema, dan analisis lintas sumber. Jurnal tersebut merupakan studi empiris primer, dan studi pustaka atau studi tafsir. Hasil sintesis menunjukkan lima temuan. Pertama, waktu shalat lima kali sehari membentuk struktur waktu yang melatih disiplin, pengendalian diri, dan tanggung jawab sebagai prasyarat penyelesaian tugas yang tertib. Kedua, shalat, terutama yang dilakukan dengan khusyuk, berfungsi sebagai koping spiritual yang berkaitan dengan penurunan stres dan kecemasan, regulasi emosi yang lebih baik, serta peningkatan konsentrasi dan efikasi diri. Ketiga, ketenangan hidup tumbuh dari perpaduan gerakan ritmis, zikir, pemaknaan, dan, pada shalat berjamaah, dukungan sosial. Keempat, ketenangan dan kelancaran tugas tampak saling memperkuat dalam siklus timbal balik. Kelima, pendidikan ibadah melalui bimbingan, pembiasaan, keteladanan, dan pembelajaran yang memperhatikan perbedaan gaya belajar menjadi hulu yang menentukan konsistensi dan kualitas shalat yang menjadi syarat manfaat tersebut. Meskipun demikian, bukti yang ada bersifat heterogen, sebagian besar berdasarkan laporan diri atau korelasional, dan tidak satu pun studi primer mengukur kinerja tugas secara objektif. Sejumlah klaim terapeutik juga belum didukung bukti klinis, dan shalat bukan pengganti layanan kesehatan mental profesional. Artikel ini mengusulkan model konseptual terpadu serta merekomendasikan agar institusi pendidikan dan tempat kerja memfasilitasi waktu dan ruang shalat serta memperkuat pendidikan ibadah yang berkelanjutan, dan agar penelitian lanjutan menggunakan desain longitudinal dan eksperimental dengan ukuran kinerja dan kesejahteraan yang tervalidasi.
References
Abdurachman, Hanafiah, N., & Sukandar, A. (2021). Manajemen program pembiasaan shalat berjamaah dalam membentuk karakter disiplin siswa. Edukasi: Journal of Educational Research, 1(3). https://doi.org/10.57032/edukasi.v1i3.103
Abdurrahman, & Ma’sum, M. A. (2022). Psikoterapi Islam: Shalat tahajjud dalam meningkatkan kesehatan mental santri. At-Taujih: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 2(1), 71–85. https://doi.org/10.30739/jbkid.v2i1.1477
Achadah, A., & Faizah, N. N. (2021). Budaya shalat berjamaah dalam upaya membentuk karakter religius siswa. Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2). https://doi.org/10.52166/tabyin.v3i02.141
Achyar, Z. F., & Azizah, I. (2023). Manfaat shalat tahajud terhadap peningkatan kesehatan tubuh pada masyarakat Muslim. Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 1(6), 924–933.
Afifah, K. K., Salwa, K. D., Dzaki, D. A., Andryani, & Sekarputri, A. L. (2026). Dimensi shalat dalam kehidupan spiritual dan sosial. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 3(1), 59–68. https://doi.org/10.61132/karakter.v3i1.1839
Alisya, S. R., Rahmawati, R., Ramadhan, M. R., Maulana, R., & Syamsiah. (2025). Jurnal ilmiah: Pengaruh salat terhadap kesejahteraan mental dan spiritual komunitas Muslim di Jambi. AKSIOMA: Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi, 2(7), 1526–1530. https://doi.org/10.62335
Arifin, M. Z., & Sofa, A. R. (2025). Pengaruh shalat lima waktu terhadap disiplin dan kualitas hidup. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 3(1), 70–78. https://doi.org/10.55606/lencana.v3i1.4458
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Chamsi-Pasha, M., & Chamsi-Pasha, H. (2021). A review of the literature on the health benefits of salat (Islamic prayer). Medical Journal of Malaysia, 76(1).
Disastra, Y. P., Farenia, R., & Yahya, A. F. (2020). Perbandingan nilai tekanan darah, denyut nadi, dan volume paru pelaku shalat tahajud dengan yang tidak tahajud pada siswa Bina Siswa SMA Plus Cisarua, Lembang. Jurnal Ilmu Faal Olahraga, 3(1), 22–26.
Hafifah, N., & Machfud, M. S. (2021). Pengaruh sholat tahajud terhadap ESQ (Emotional Spiritual Quotient) santri: Quantitative method. JKaKa: Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam, 1(1), 63–88. https://doi.org/10.30739/jkaka.v1i1.809
Hamid, M. J. R., Albuny, A. S., Alfarizi, S., & Yuminah. (2025). Relasi antara doa dan ketenangan jiwa dalam perspektif psikologi agama. Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 3(2), 192–203. https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v3i2.2412
Herawati, & Muthmainnah. (2019). Karakteristik belajar anak usia dini dalam perspektif Islam. Bunayya, 5(1). https://doi.org/10.22373/bunayya.v5i1.6379
Iqbal, M., & Pratama, M. (2020). Analisis pengaruh keteraturan frekuensi shalat terhadap tingkat stress pada mahasiswa muslim dengan menggunakan pendekatan konseling (studi pada mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel). Nathiqiyyah, 3(1), 27–38. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v3i1.83
Isdianto, A., Al Indunissy, N., & Fitrianti, N. (2025). Shalat dan kesehatan mental: Tinjauan psikospiritual terhadap pengurangan stres dalam perspektif Islam. Indonesian Journal of Islamic Studies, 1(2), 478–494. https://doi.org/10.62567/ijis.v1i2.935
Khamelia, E., Aditya, K., Baharuddin, A., & Al Maududi, A. A. (2026). Pengaruh shalat terhadap kesehatan mental dalam perspektif Islam: Tinjauan sistematis literatur tahun 2017–2026. Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, 2(2), 1421–1430. https://doi.org/10.63822/ppjr3z29
Maghfira, B., Amiruddin, M., Salafi, M. A., & Effendy, M. R. (2025). Hubungan praktik sholat dengan kesehatan mental: Perspektif psikologi & Islam. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(10), 55–62.
Malik, A., & Mustafiyanti. (2024). Manfaat fisik dan spiritual dari rutinitas shalat. Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 2(1), 70–81. https://doi.org/10.59059/mutiara.v2i1.848
Martua, S., & Mashita, R. (2022). Pengaruh psikoterapi shalat terhadap peningkatan self efficacy selama penyelesaian tugas akhir pada mahasiswa Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknologi, 4(1), 60–64. https://doi.org/10.46799/jequi.v4i1.71
Nurhidayah, E., Ariska, F., & Agustiar. (2025). The meaning of prayer in the Qur’an as a response to contemporary moral and spiritual crises. HIKAMI: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 6(2). https://doi.org/10.59622/jiat.v6i2.199
Pertiwi, A. A., & Ali, Z. M. (2025). The influence of prayer on the morals of Muslim adolescents in the perspective of Surah Al-Ankabut verse 45. Al-Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 5(1). https://doi.org/10.57163/almuhafidz.v5i1.154
Pratami, A. Z. P., Wardhana, M. F., & Asse, S. F. H. (2023). Pengaruh gerakan sholat terhadap kesehatan mental dan jasmani. Journal Islamic Education, 1(4), 94–107.
Pratiwi, C., & Kamila, N. F. (2023). Analisis teoritis mendalam tentang manfaat sholat tahajud terhadap kesehatan mental. Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 1(6), 992–1000.
Rahma, A. A., Qarafi, S., & Hanan, A. A. (2025). Keterkaitan antara kualitas shalat dan stabilitas kejiwaan dalam Al-Qur’an. Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 181–188.
Ramadhayanti, Y., & Hajijah, A. (2025). Pengamalan ibadah salat mahasiswa Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan di Lingkungan II Kelurahan Sihitang. SURAU: Journal of Islamic Education, 3(2). https://doi.org/10.30983/surau.v3i2.10097
Satra, A., Pratiwi, S., Rahmadilla, M. K., Ramadhan, J., & Pernanda, R. (2025). Keutamaan shalat dalam kehidupan sehari-hari menurut Ustadz Abdul Somad. Taqrib: Journal of Islamic Studies, 3(1), 78–90.
Yudelnilastia, Y., Novitri, R., Angela, I., & Khaira, I. (2024). Analysis of differentiated learning in early childhood from the aspect of Islamic education. Mau’izhah: Jurnal Kajian Keislaman, 22(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










