Perlindungan Hukum terhadap Hak Masyarakat atas Lingkungan Hidup yang Baik dan Sehat akibat Kabut Asap Karhutla di Provinsi Riau Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i5.13105Keywords:
perlindungan hukum, hak atas lingkungan hidup, kabut asap, kebakaran hutan dan lahan, Provinsi RiauAbstract
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berulang kali memukul masyarakat Provinsi Riau dan menempatkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, yang dijamin Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 dan Pasal 65 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, dalam posisi rentan. Penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual untuk menjawab tiga persoalan: pengaturan perlindungan hukum atas hak tersebut, bentuk tanggung jawab pemerintah serta pihak penyebab karhutla, dan upaya hukum yang tersedia bagi masyarakat. Bahan hukum dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif dengan penalaran hukum sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerangka normatifnya cukup lengkap: hak masyarakat diakui secara konstitusional, pembakaran lahan dilarang, dan tersedia sanksi administratif, perdata, serta pidana. Kelemahannya terletak pada perubahan Pasal 88 melalui regulasi cipta kerja yang menghapus frasa pembuktian tanpa kesalahan (yang kini sebagian dijawab oleh Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2023), pada kewajiban pemerintah yang terbentur kenyataan putusan pengadilan tidak dijalankan atau dibatalkan melalui peninjauan kembali, dan pada pilihan mekanisme gugatan yang tidak selalu mengarah pada pemulihan korban. Artikel ini menegaskan bahwa Pasal 88, sebagaimana dipedomani Perma tersebut, tetap dapat melindungi korban, memetakan jalur gugatan menurut tujuan pemulihan, dan mengusulkan penguatan pelaksanaan putusan.
References
Buku
Agustina, R., Suharnoko, Nieuwenhuis, H., & Hijma, J. (2012). Hukum perikatan (Law of obligations). Pustaka Larasan.
Asshiddiqie, J. (2009). Green constitution: Nuansa hijau Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Rajawali Pers.
Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan hukum bagi rakyat di Indonesia. Bina Ilmu.
Hamzah, A. (2016). Penegakan hukum lingkungan (Cet. 1). Alumni.
Marzuki, P. M. (2017). Penelitian hukum (Edisi revisi). Kencana.
Rahardjo, S. (2000). Ilmu hukum. Citra Aditya Bakti.
Rahmadi, T. (2018). Hukum lingkungan Indonesia (Ed. 2, Cet. 7). Rajawali Pers.
Artikel jurnal
Afinnas, M. A. A. (2024). Signifikansi pengaturan strict liability dalam Peraturan Mahkamah Agung No. 1 Tahun 2023 tentang Pedoman Mengadili Perkara Lingkungan Hidup untuk mengatasi kerancuan konseptualnya dalam praktik. Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 2(6), 60–71. https://journal.uii.ac.id/psha/article/view/36973
Fauzi, R. (2024). Perbuatan melawan hukum pemerintah dalam peristiwa kebakaran hutan: Kajian Putusan Nomor 118/PDT.G/LH/2016/PN.PLK. Jurnal Yudisial, 17(1), 61–80. https://doi.org/10.29123/jy/v17i1.611
Jonaidi, D. P., & Wibisana, A. G. (2020). Landasan doktriner hak gugat pemerintah terhadap kerugian lingkungan hidup di Indonesia. Jurnal Bina Mulia Hukum, 5(1), 156–175. https://doi.org/10.23920/jbmh.v5i1.9
Jonaidi, D. P., & Wibisana, A. G. (2021). Konsep gugatan pemerintah atas pencemaran lingkungan: Komparasi antara Indonesia dan Amerika Serikat. Arena Hukum, 14(2), 268–292. https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2021.01402.4
Sumber berita dan laporan
Hukumonline. (2015a). Advokat Pekanbaru tampung gugatan class action terkait asap. https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt55f6854c76d11/advokat-pekanbaru-tampung-gugatan-iclass-action-i-terkait-asap
Hukumonline. (2015b). HAM masyarakat terganggu akibat asap. https://www.hukumonline.com/berita/a/ham-masyarakat-terganggu-akibat-asap-lt55fbb50e6a3ab
Hukumonline. (2016). 5 rekomendasi Komnas HAM terkait kebakaran hutan dan lahan. https://www.hukumonline.com/berita/a/5-rekomendasi-komnas-ham-terkait-kebakaran-hutan-dan-lahan-lt57d158d92f263
Hukumonline. (2018). Peraturan anti-SLAPP penting bagi pejuang lingkungan hidup. https://www.hukumonline.com/berita/a/peraturan-anti-slapp-penting-bagi-pejuang-lingkungan-hidup-lt5c11b509ea33e/
Hukumonline. (2019a). Kasus karhutla, pemerintah diingatkan jalankan putusan MA. https://www.hukumonline.com/berita/a/kasus-karhutla--pemerintah-diingatkan-jalankan-putusan-ma-lt5d7fd4bfe9a9c
Hukumonline. (2019b). Penegakan hukum karhutla dinilai tidak serius. https://www.hukumonline.com/berita/a/penegakan-hukum-karhutla-dinilai-tidak-serius-lt5d820f159bc20
Hukumonline. (2020). Guru besar ini kritisi kekeliruan strict liability dan sanksi dalam RUU Cipta Kerja. https://www.hukumonline.com/berita/a/guru-besar-ini-kritisi-kekeliruan-strict-liability-dan-sanksi-dalam-ruu-cipta-kerja-lt5f51ea375d783
Hukumonline. (2021). 7 poin penting pengaturan Amdal dalam UU Cipta Kerja. https://www.hukumonline.com/berita/a/7-poin-penting-pengaturan-amdal-dalam-uu-cipta-kerja-lt60c1ce2e06c83/
Hukumonline. (2022). Koalisi: Putusan PK kasus karhutla Kalteng 2015 memprihatinkan. https://www.hukumonline.com/berita/a/koalisi--putusan-pk-kasus-karhutla-kalteng-2015-memprihatinkan-lt637b021d858d4
Hukumonline. (2023). Sepanjang 2023, MA terbitkan 3 Perma dan SEMA. https://www.hukumonline.com/berita/a/sepanjang-2023-ma-terbitkan-3-perma-dan-sema-lt658e7b1b3bc74
Hukumonline. (2024). Perma 1/2023, instrumen penting dalam memulihkan lingkungan hidup. https://www.hukumonline.com/berita/a/perma-1-2023-instrumen-penting-dalam-memulihkan-lingkungan-hidup-lt65ab11786612d
NU Online. (2020). Ini sejumlah pasal bermasalah dalam UU Cipta Kerja. https://nu.or.id/nasional/ini-sejumlah-pasal-bermasalah-dalam-uu-cipta-kerja-ri1jO
Peraturan perundang-undangan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.
Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.
Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2014 tentang Kerugian Lingkungan Hidup Akibat Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup.
Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2002 tentang Acara Gugatan Perwakilan Kelompok.
Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pedoman Mengadili Perkara Lingkungan Hidup.
Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 36/KMA/SK/II/2013 tentang Pemberlakuan Pedoman Penanganan Perkara Lingkungan Hidup.
Putusan pengadilan
Putusan Pengadilan Negeri Palangka Raya Nomor 118/Pdt.G/LH/2016/PN.Plk.
Putusan Pengadilan Tinggi Palangka Raya Nomor 36/PDT/2017/PT.PLK.
Putusan Mahkamah Agung Nomor 3555 K/Pdt/2018 tanggal 16 Juli 2019.
Putusan Mahkamah Agung Nomor 980 PK/Pdt/2022 tanggal 3 November 2022.
Putusan Mahkamah Agung Nomor 808 PK/Pdt/2020 juncto Nomor 3067 K/Pdt/2018.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 119/PUU-XXIII/2025 tentang pengujian Penjelasan Pasal 66 UU Nomor 32 Tahun 2009. Tersedia pada: https://peraturan.bpk.go.id/Details/38771/uu-no-32-tahun-2009
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










