ANALISIS SPASIAL TATA GUNA LAHAN KABUPATEN BATANG TAHUN 2019 MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)

Authors

  • Firda Nova Safitri Universitas PGRI Semarang

DOI:

https://doi.org/10.61722/jmia.v3i1.8107

Keywords:

geographic information system; land use; spatial analysis; Batang Regency

Abstract

Abstrak. Tata guna lahan merupakan komponen penting dalam perencanaan wilayah karena berkaitan langsung dengan pemanfaatan ruang, keberlanjutan lingkungan, serta arah pembangunan daerah. Kabupaten Batang sebagai wilayah yang memiliki karakteristik geografis beragam—mulai dari kawasan pesisir hingga perbukitan—menunjukkan variasi pemanfaatan lahan yang signifikan antar kecamatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi spasial tata guna lahan pertanian dan non-pertanian di Kabupaten Batang tahun 2019 dengan menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan merupakan data sekunder luas lahan per kecamatan dalam format tabular (CSV) yang diintegrasikan dengan data spasial batas administrasi wilayah. Metode analisis meliputi penggabungan data atribut dan spasial, klasifikasi penggunaan lahan, serta visualisasi peta tematik berbasis web. Hasil analisis menunjukkan bahwa lahan pertanian masih mendominasi sebagian besar wilayah Kabupaten Batang, khususnya di kecamatan dengan karakteristik agraris dan topografi perbukitan. Sebaliknya, kecamatan yang berada di wilayah pesisir dan pusat pemerintahan memperlihatkan proporsi lahan non-pertanian yang lebih besar. Temuan ini mengindikasikan adanya perbedaan pemanfaatan ruang yang dipengaruhi oleh faktor geografis dan perkembangan aktivitas ekonomi. Analisis spasial berbasis SIG memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pola tata guna lahan dan berpotensi mendukung perumusan kebijakan penataan ruang daerah yang berkelanjutan.

Kata Kunci: sistem informasi geografis; tata guna lahan; analisis spasial; Kabupaten Batang;.

References

Amalia, F., & Sari, D. N. (2025). Land surface temperature dynamics due to the development of the Batang Integrated Industrial Estate, Central Java. E3S Web of Conferences, 550, 12001. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202555012001.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Batang. (2019). Luas penggunaan lahan menurut kecamatan di Kabupaten Batang (hektar), 2019. BPS Kabupaten Batang. https://batangkab.bps.go.id/id/statistics-table/1/Mzc3IzE=/luas-penggunaan-lahan-menurut-kecamatan-di-kabupaten-batang--hektar---2019-----.html.

Danoedoro, P. (2020). Testing a detailed classification scheme for land-cover/land-use mapping of typical Indonesian landscapes: Case study of Sarolangun, Jambi and Salatiga, Central Java. Indonesian Journal of Geography, 52(3). https://doi.org/10.22146/ijg.50080.

Khakhim, N., et al. (2024). Shoreline morphological change prognostic model based on a spatiotemporal framework using imagery data on the northern coast of Java, Indonesia. Egyptian Journal of Remote Sensing and Space Science, 27(3), 317–329. https://doi.org/10.1016/j.ejrs.2024.06.001.

Riza, A. I., & Islamy, A. (2020). Spatial analysis of sustainable land use development in coastal areas of Batang Regency. Bappenas Working Papers, 3(1), 91–104. https://doi.org/10.22146/bwp.54.

Yulianto, F., et al. (2019). Analysis of the dynamics of coastal landform change based on the integration of remote sensing and GIS techniques: Implications for tidal flooding impact in Pekalongan, Central Java, Indonesia. Quaestiones Geographicae, 38(4), 5–18. https://doi.org/10.2478/quageo-2019-0038.

Downloads

Published

2026-01-02

Issue

Section

Articles