Refleksi Pribadi Pancasila Dalam Membentuk Karakter, Moral Dan Prilaku Warga Negara
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i1.8236Keywords:
Pancasila, pengalaman pribadi, nilai-nilai kehidupan, toleransi, keadilan sosial.Abstract
Pancasila, as the foundation of the Indonesian state, plays an essential role in shaping the character, morality, and behavior of its citizens. The values contained in each of Pancasila’s five principles serve not only as a guide for national and state life but can also be applied in daily activities. This paper describes real-life experiences in practicing Pancasila’s values through simple actions that reflect faith in God, humanity, unity, democracy, and social justice. Through personal reflection, it is understood that the application of Pancasila can begin with small acts such as respecting differences, helping others, deliberating in decision making, and caring for the social environment. Thus, Pancasila is not merely an abstract ideology but a practical and relevant way of life that fosters a peaceful, just, and civilized society.
References
Zainal Arifin, Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari: Studi Nilai dan Implementasinya (Jakarta: Pustaka Nasional, 2020).
Budi Nugroho, Pancasila Sebagai Landasan Kehidupan Bermasyarakat (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2017).
Ahmad Hidayat, Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Pendidikan dan Masyarakat (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018). Soekarno, Lahirnya Pancasila (Jakarta: BPUPKI Press, 1945), hlm. 7.
Zainal Arifin, Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari: Studi Nilai dan Implementasinya (Jakarta: Pustaka Nasional, 2020).
Ahmad Hidayat, Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Pendidikan dan Masyarakat (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018).
Dewi Yuliana, “Praktik Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari: Refleksi dari Komunitas Lokal,” Jurnal Ilmu Sosial 4, no. 3 (2020): 33–46.
Zainudin Hasan, Pancasila dan Kewarganegaraan, (Cilacap: CV.Alinia Edumedia, 2025).
Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. 2015. Panduan UmumPendidikan Kewarganegaraan,(Jakarta: Dikti) hlm. 13.
Soekarno. 1995. PidatoLahirnya Pancasila, 1Juni 1945, dalam Risalahsidang BPUPKI, hlm. 17.
H.A.R. Tilaar. 2004, Multikulturalisme: Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional, (Jakarta: Grasindo), hlm. 112.
Jimly Asshiddiqie. 2007. Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara, hlm. 218.
Keren Mawar Eliza, Silviana Sari, Shalsabila Hellenia, Fathi Tianasati, Zainudin Hasan, “Implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara dalam kehidupan masyarakat di era globalisasi”, Jurnal Hukum dan Bangsa, Vol. 3 No. 2 (2024): 341-350.
Zainudin Hasan, Auliya Dhiya Labibah, Nurico Mareza Kelana, Chantika Kurnia Putri, “Penerapan Nilai-nilai Pancasila dalam Konsep Bhinneka Tunggal Ika sebagai Sarana Mengikat Bangsa pada Zaman Generasi Milenial”, Journal of Accounting Law Communication and Technology , Vol. 1 No. 2 (2024): 296.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









