STRATEGI KESANTUNAN BERBAHASA DALAM FILM BOLEHKAH SEKALI SAJA KUMENANGIS KARYA WS RENDRA
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i1.8333Keywords:
kesantunan berbahasa, pragmatik, Brown dan Levinson, filmAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan strategi kesantunan berbahasa yang digunakan oleh para tokoh dalam film Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis berdasarkan teori Brown dan Levinson. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan dialog antartokoh yang diperoleh melalui teknik simak, transkripsi, dan pencatatan, kemudian dianalisis dengan mengelompokkan tuturan ke dalam empat strategi kesantunan, yaitu bald-on record, positive politeness, negative politeness, dan off-record. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat strategi kesantunan tersebut digunakan dalam film, dengan strategi kesantunan negatif sebagai strategi yang paling dominan. Dominasi strategi ini dipengaruhi oleh konteks konflik keluarga, tekanan emosional, serta ketimpangan relasi kuasa antartokoh. Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan strategi kesantunan sangat bergantung pada situasi tutur dan hubungan sosial, serta berperan penting dalam mengelola konflik, mengekspresikan emosi, dan menjaga keharmonisan hubungan sosial.
References
Alawiyah, S. A., Sumarno, S., & Ningsih, N. M. (2022). Kesantunan Berbahasa dalam Film Keluarga Cemara Sutradara Yandy Laurens Sebagai Alternatif Bahan Ajar di Sekolah Menengah Atas. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 15(2), 337. https://doi.org/10.30651/st.v15i2.12490
Amaliavanti, Z., & Wulandari, B. (2023). Strategi Kesantunan Berbahasa dalam Film Gara-Gara Warisan. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 7(1), 132–138. https://doi.org/10.30743/mkd.v7i1.6524
Asysyifa, F., Djatmika, & Syukri, H. (2023). Strategi Kesantunan Berbahasa Dalam Animasi Berbahasa Arab Fawwaz Wa Nuroh (Pendekatan Pragmatik). Dinamika Dan Tantangan Kajian Linguistik Dan Sastra, 75–82.
Brown, P., Levinson, S. C., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some universals in language usage (Vol. 4). Cambridge University press.
Kridalaksana, H., & Budaya, L. F. I. P. (2010). Sendi-sendi ilmiah bagi pembinaan bahasa. Jakarta: Laboratorium Leksikologi dan Leksikografi.
Mahmudah, S., Yanuarsih, S., Letreng, I. W., Pgri, U., & Tuban, R. (2025). Kesantunan Berbahasa dalam Film “ Miracle In Cell No 7 ” Karya Hanung Bramantyo : Kajian Pragmatik. 5(4), 5772–5786.
Manuputty, Y. S., & Damanhuri, A. (2016). Politeness Strategies in Crazy, Stupid, Love Movie. Language Horizon, 4(4), 10–22. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/language-horizon/article/view/17026/15474
Nurhawara, Lukman, L., & Ikhwan M. Said. (2022). Strategi Kesantunan Pemain Game dalam Saluran Youtube “Jess No Limit.” Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 8(1), 63–76. https://doi.org/10.30605/onoma.v8i1.1571
Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Uluwwi, M. U. (2024). Kesantunan Berbahasa Tindak Tutur Direktif pada Film Fiksi Anak Dalam Kanal Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Seri Cerdas Berkarakter. Jurnall Inovasi Pendidikan, 6(1), 52–61. https://journalpedia.com/1/index.php/jip/article/view/1285
Yanuarsih, I. W. L. S. (2022). Polite Imperative Language Analysis Among Islamic Boarding School Students In Pondok Pesantren Manbaul Ulum Kecamatan Plumpang: Pragmatic Approach. Piktorial, Journal If Humanities, 04(01), 1-7.
Yule, G. (2014). Pragmatics (3rd ed.). Oxford University Press.
Zaim, M. (2014). Metode penelitian bahasa: Pendekatan struktural. Padang: Sukabina Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









