Manajemen Infrastruktur Publik dalam Mewujudkan Ketahanan Nasional yang Inklusif dan Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i1.8455Keywords:
Infrastructure Management, National Resilience, Bureaucratic Innovation, Sustainable Development, Indonesia Emas 2045.Abstract
Public infrastructure management serves as a strategic instrument in strengthening inclusive national resilience toward the Indonesia Emas 2045 vision. However, challenges such as bureaucratic inefficiency, access inequality in border regions, and climate change risks present real obstacles to equitable welfare. This study aims to analyze the role of bureaucratic governance innovation and digital transformation in optimizing sustainable infrastructure development in Indonesia. The method used is a literature review, evaluating various selected scientific journal articles from the 2020-2025 period. The results indicate that the digitalization of bureaucracy through integrated systems is effective in increasing transparency and streamlining administrative barriers in public services. Nevertheless, significant constraints remain in asset management within New Autonomous Regions (DOB) and weak cross-sector coordination in border areas, which potentially disrupt national stability. Creative financing strategies through Public-Private Partnership (PPP) schemes and the integration of disaster risk mitigation through infrastructure insurance were found to be crucial solutions for maintaining the sustainability of state assets. The conclusion of this study emphasizes that inclusive national resilience can be achieved if physical development is synergized with policy innovations that prioritize environmental sustainability, social justice, and a more responsive change in bureaucratic work culture.
References
Alfin, E., et al. (2022). Infrastruktur Air dan Tantangan di Indonesia. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(3), 45-56.
Aulia, B., et al. (2025). Mewujudkan Kesetaraan Melalui Perwujudan Kota Kreatif. EKOMABIS: Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis, 6(1), 12-24.
Djaba, M., et al. (2025). Penerapan Manajemen Lingkungan dalam Penyediaan RTH di Kawasan Perkotaan. J-MKSP: Jurnal Manajemen dan Kebijakan Strategis Publik, 3(1).
Efendi, Z. (2024). Strategi Pembangunan Berkelanjutan dalam Perencanaan Daerah untuk Menghadapi Perubahan Iklim Global. Indonesian Journal of Research and Service Studies, 1(4), 198-209.
Fatharani, A. (2024). Aksesibilitas Layanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 5(2).
Hapsari, A. (2024). Membangun Infrastruktur Jaringan yang Tangguh untuk Masa Depan Digital Indonesia. Cyberarea.id: Jurnal Teknologi dan Transformasi Digital.
Hariyadi, et al. (2025). Mewujudkan Transformasi Digital Berkelanjutan untuk Evolusi Kota Cerdas Melalui IoT dan AI. Infocoding: Jurnal Informatika, 7(1).
Haryadi, A., et al. (2022). Analisis Value for Money pada Evaluasi Kelayakan Investasi Infrastruktur Publik Kerjasama Pemerintah Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum Kota Pekanbaru. Jurnal Daya Saing, 8(3), 383-395.
Hatmoko, J. U. D., et al. (2020). Analisis Power-Interest Stakeholder terhadap Asuransi Bencana Infrastruktur Publik di Kota Semarang. Media Komunikasi Teknik Sipil, 26(2).
Huda, M. N. (2020). Inovasi Manajemen Pelayanan Publik Melalui Government Resources Management System (GRMS) di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Politik Walisongo, 2(2), 67-82.
Karim, K., et al. (2024). Ekonomi Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan: Tinjauan Manajemen Aset. IRJE: Indonesian Research Journal, 4(2).
Kustiawan, W., et al. (2023). Dampak Positif & Negatif Pembangunan Infrastruktur Nasional di Era Digital terhadap Kepercayaan Publik. Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial, 5(1).
Lase, et al. (2025). Infrastruktur Digital dan Produktivitas Kerja Hibrida Pasca-Pandemi. Jurnal Manajemen Perubahan, 9(1).
Puspitaningrum, S. R., et al. (2023). Pemindahan Ibu Kota Negara: Pembangunan Kota Inklusif dan Berkelanjutan di IKN. Jurnal Sosial Politik ESOLUSI, 6(2), 135-152.
Ramadhan, et al. (2024). Penataan Kawasan Informal City dalam Kerangka SDGs 11. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 11(2).
Sihotang, H. T. P. (2024). Penguatan Ketahanan Nasional Masyarakat Lokal Menghadapi Dampak Migrasi IKN. Taskap PPRA LXVI Lemhannas RI.
Sholeh, W. (2025). Tantangan dan Peluang dalam Pengelolaan Aset Publik di Daerah Tertinggal. Journal Public Policy Services and Governance, 1(2), 27-37.
Shoum, S. A., et al. (2024). Infrastruktur Berkelanjutan dan Smart City: Strategi Birokrasi dalam Mencapai Indonesia Emas 2045. Jurnal Ilmu Administrasi Negara (ASIAN), 12(2).
Suprasetya, G. (2024). Optimalisasi Tata Kelola Pembangunan di Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Guna Menjaga Keutuhan NKRI. Taskap PPRA LXVI Lemhannas RI.
Sutopo. (2024). Perencanaan Ruang Partisipatif Menuju Desa Sejahtera Mandiri. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(3).
Sunarso, et al. (2025). Adopsi TIK pada UMKM sebagai Kunci Kesejahteraan Kota. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 4(1).
Tuakra. (2025). Sinergi Lintas Sektor dalam Tata Kelola Wilayah Perbatasan Merauke. Jurnal Keamanan Nasional, 10(1).
Wahid, N., & Nurdiansyah, A. (2024). Inovasi Pemerintahan dalam Mendukung SDGs Lintas Sektor. Pena Publisher.
Wika, M. (2025). Efektivitas Implementasi Kebijakan Publik dalam Pembangunan Infrastruktur di Daerah Perbatasan. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 1(6), 11395.
Yulanda, A., & Frinaldi, A. (2023). Manajemen Infrastruktur Publik Pasca Pemekaran Kabupaten Kerinci Ditinjau dari Perspektif Hukum Administrasi Negara. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (Isora), 1(2), 69-78.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









