OPTIMALISASI PENDAFTARAN PASIEN MELALUI MOBILE JKN DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL LAYANAN KESEHATAN

Authors

  • Fina Chairunnisa Politeknik Indonusa Surakarta
  • Isnaeni Nurhidayah Politeknik Indonusa Surakarta
  • Amanah Cahyaningtyas Politeknik Indonusa Surakarta
  • Edy Susena Politeknik Indonusa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.61722/jmia.v3i2.9634

Keywords:

BPJS Kesehatan, Efisiensi Layanan Kesehatan, Mobile JKN, Pendaftaran Pasien, Transformasi Digital Kesehatan

Abstract

Digitalisasi layanan kesehatan di Indonesia, khususnya melalui aplikasi Mobile JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan, merupakan langkah strategis menuju sistem administrasi layanan kesehatan yang berpusat pada pasien dan berbasis teknologi. Namun, realita di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui cara menggunakan aplikasi Mobile JKN secara optimal, sehingga manfaat digitalisasi ini belum dapat dirasakan secara merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penggunaan aplikasi Mobile JKN mengoptimalkan proses pendaftaran pasien, khususnya dalam meningkatkan kecepatan layanan, mempermudah akses administrasi, mengurangi antrean di fasilitas kesehatan, serta meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode kajian literatur, penelitian ini mensintesis temuan dari jurnal nasional berindeks Sinta dan jurnal internasional berindeks Scopus yang diterbitkan antara 2021 hingga 2025. Hasil menunjukkan bahwa Mobile JKN secara signifikan mengurangi waktu tunggu dari rata-rata 18,91 menit (manual) menjadi 5,38 menit (digital), sekaligus meningkatkan aksesibilitas, integrasi data pasien, dan kepuasan secara keseluruhan. Tantangan yang masih ada mencakup rendahnya pemahaman masyarakat terhadap tata cara penggunaan aplikasi, kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur internet di daerah terpencil, dan kendala teknis aplikasi. Penelitian ini merekomendasikan program sosialisasi yang terarah—termasuk pemanfaatan media visual seperti poster panduan—peningkatan fitur, serta kolaborasi antara BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan pemerintah.

Author Biographies

Fina Chairunnisa, Politeknik Indonusa Surakarta

Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan

Isnaeni Nurhidayah, Politeknik Indonusa Surakarta

Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan

Amanah Cahyaningtyas, Politeknik Indonusa Surakarta

Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan

Edy Susena, Politeknik Indonusa Surakarta

Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan

References

Anggraini, D., & Puspita, R. H. (2022). Analisis implementasi e-health melalui aplikasi Mobile JKN sebagai upaya peningkatan aksesibilitas layanan BPJS Kesehatan. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 112–124.

BPJS Kesehatan. (2023). Laporan tahunan BPJS Kesehatan 2023: Menuju universal health coverage yang berkualitas. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.

Dewi, I. A. K., Utama, I. G. B., & Suryantika, I. K. (2022). Transformasi digital pelayanan publik di era revolusi industri 4.0: Kajian teoritis dan implementasi. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 20(1), 45–60. https://doi.org/10.31113/jian.v20i1.2022.45

Febrianto, A. S., Nurbaiti, S., & Widagdo, P. P. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi adopsi aplikasi kesehatan digital di Indonesia: Pendekatan Technology Acceptance Model. Jurnal Sistem Informasi, 17(2), 78–93.

Hapsari, D., Rahmawati, I., & Kusumah, N. (2023). Komunikasi digital dalam layanan kesehatan: Analisis framing kampanye aplikasi kesehatan pemerintah. Jurnal Komunikasi Indonesia, 12(1), 33–49.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 83 Tahun 2022 tentang Sistem Informasi Kesehatan. Kemenkes RI.

Maharani, S., Santosa, P. I., & Fauziati, S. (2024). Evaluasi kepuasan pengguna Mobile JKN menggunakan model DeLone dan McLean: Studi kasus di Jawa Tengah. Jurnal Informatika dan Sistem Informasi, 5(1), 21–38.

Nugroho, B. A., & Setiyadi, D. (2023). Kesiapan fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam implementasi sistem antrean online terintegrasi Mobile JKN. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 26(2), 88–101.

Putri, A. M., Sulistyorini, L., & Hidayat, T. (2023). Kepuasan peserta JKN terhadap layanan antrean online Mobile JKN di Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(3), 204–217.

Rachmat, A., & Krisnandi, H. (2021). Transformasi digital sistem informasi kesehatan di Indonesia: Tantangan dan peluang. Jurnal Informatika, 8(2), 55–68.

Siagian, T. H., & Marpaung, M. (2023). Analisis kesenjangan adopsi Mobile JKN di Indonesia: Perspektif inklusi digital. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 12(1), 12–25.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Alfabeta.

Susanti, E., & Rahmawati, D. (2022). Efektivitas sistem antrean online berbasis aplikasi terhadap waktu tunggu pasien di puskesmas. Jurnal Kesehatan Vokasional, 7(3), 145–157.

Wardani, R., & Kusumah, A. (2022). Analisis framing Entman dalam konstruksi wacana kebijakan vaksinasi COVID-19 di media sosial. Jurnal Komunikasi, 16(2), 180–197.

World Health Organization. (2021). Global strategy on digital health 2020–2025. WHO.

Wulandari, S., Prasetyo, A., & Hendriawan, M. A. (2023). Integrasi sistem informasi puskesmas dengan Mobile JKN: Dampak terhadap kualitas data dan kecepatan pelayanan. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 6(2), 99–115.

International Journal of Applied Science and Research (IJASR). (2024). Analysis of the use of JKN mobile applications on the effectiveness of health services at Bandung Kiwari Hospital. International Journal of Applied Science and Research, 2(5), 225–236.

International Journal of Health Science (IJHS). (2025). Analysis of public satisfaction towards online registration through the JKN mobile application in the era of health service digitalization. International Journal of Health Science, 7(2), 45–58.

International Journal of Public Health (IJoPH). (2025). User experience evaluation of online registration system at RSUP Surakarta using the UEQ method. International Journal of Public Health, 3(1), 1–14.

Journal of Medical Internet Research (JMIR). (2023). The use of digital health services among patients and citizens living at home: Scoping review. Journal of Medical Internet Research, 25, e44711.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Blueprint Transformasi Digital Kesehatan 2024. Jakarta: Kemenkes RI. https://transformasi.kemkes.go.id

LACERI – Journal of Health Service Administration and Hospital Management. (2025). Comparative analysis of Mobile JKN and conventional registration: Waiting time and operational efficiency. LACERI Journal, 2(1), 1–18.

Laksono, S. (2022). Kesehatan digital dan disrupsi digital pada layanan kesehatan di rumah sakit. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 11(1), 1–8.

Marliana, N., Widyaningsih, C., & Istiqlal, H. (2023). Analisis kepuasan pasien terhadap penggunaan sistem pendaftaran mandiri (APM) di RSKD Duren Sawit. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 11(1), 1–9.

Multazam, A., et al. (2024). Unlocking healthcare access through mobile health: Task-technology fit and user engagement in Indonesia. Journal of Medical Systems, 48(1), 1–14.

Nababan, H. (2024). Digital health divide in Indonesia: Evidence from national-level data. European Journal of Public Health, 34(Supplement 3), ckae144.426.

Natakusumah, K., Maulina, E., Muftiadi, A., & Purnomo, M. (2022). Digital transformation of health quality services in the healthcare industry during disruption and society 5.0 era. Frontiers in Public Health, 10, 971486.

Palas, J. U., Sorwar, G., Hoque, M. R., & Sivabalan, A. (2022). Factors influencing the elderly's adoption of mHealth: An empirical study using extended UTAUT2 model. BMC Medical Informatics and Decision Making, 22(1), 191.

PMC (PubMed Central). (2019). Critical success factors for mobile health implementation in Indonesia. IJERPH/PMC, 2019.

Pratama, Z. S., & Suhartanto, D. (2025). Encouraging the intention to use Mobile JKN application for patient registration and appointment in Indonesia: A cross-sectional study. Journal of Public Health Research and Community Health Development, 8(2), 97–108.

ResearchGate. (2024). Factors influencing the utilization of the Mobile JKN health application in Indonesia. ResearchGate Preprint, 2024.

Saryono, A., Hendri, H., & Sukmana, S. H. (2022). Service measurement on JKN mobile application using Servqual method. Khatulistiwa Informatika Journal, 10(3), 102–108.

Shifa, N., Tiasari, A., & Siregar, K. N. (2024). Implementation of digital health in addressing global threats: Lessons from the use of technology during COVID-19 pandemic in Indonesia. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 19(1), 1–10.

Situmorang, B. (2022). Utilization of the Mobile application of national health insurance (JKN) to increase the effectiveness of services BPJS insurance in Sibolga. Science Midwifery, 10(5), 4065–4071.

Trisnasari, W. N., Sugiarsi, S. K. M., & Sutrisno, T. A. (2024). Analisis perbedaan kecepatan pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan pada metode pendaftaran onsite dan online di Rumah Sakit Jasa Kartini Tasikmalaya. Indonesian Journal of Health Information Management, 4(1), 1–10.

Utami, E. W., Shaleh, C., Setyowati, E., Hermawan, H., Amir, H. T., Irtanto, I., & Prasetyo, A. (2026). Digitization of hospital administration and public service reform: Integration of technology and humanistic values. Frontiers in Public Health, 13, 1743085.

Downloads

Published

2026-04-20