ANALISIS KARAKTERISTIK MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL MELALUI PERSPEKTIF PRINSIP MULTIMEDIA MAYER DAN COGNITIVE LOAD THEORY
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i2.9635Keywords:
media pembelajaran digital, prinsip multimedia Mayer, Cognitive Load Theory, beban kognitif, desain pembelajaranAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mendorong pemanfaatan berbagai media pembelajaran digital dalam proses pendidikan. Namun, tidak semua media pembelajaran dirancang berdasarkan prinsip kognitif yang mampu mendukung pemahaman peserta didik secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik media pembelajaran digital berdasarkan perspektif prinsip multimedia Mayer dan Cognitive Load Theory. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai media pembelajaran digital, prinsip multimedia, dan teori beban kognitif. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital yang efektif memiliki beberapa karakteristik utama, yaitu integrasi teks dan visual yang saling mendukung, penyajian informasi secara sistematis dan terstruktur, serta pengurangan elemen yang tidak relevan untuk meminimalkan beban kognitif peserta didik. Selain itu, penerapan prinsip pengelolaan beban kognitif dapat membantu peserta didik dalam memproses, menyimpan, dan memahami informasi secara lebih efisien. Dengan demikian, penerapan prinsip multimedia Mayer dan Cognitive Load Theory menjadi landasan penting dalam perancangan media pembelajaran digital yang efektif untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas proses pembelajaran.
References
Abdul Mutalib, A., & Jaafar, Y. (2018). Segmenting principle engages pre-school children with multimedia learning material. The Journal of Social Sciences Research, 791–800.
Afidah, V. N. (2015). Prinsip-prinsip teori beban kognitif dalam merancang media pembelajaran matematika. JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika). https://doi.org/10.29100/jp2m.v1i2.195
Aryani, N., & Lestari, A. (2024). Menerapkan teori multimedia learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Media Akademik (JMA). https://doi.org/10.62281/4cvx8h18
Clark, R. C., & Mayer, R. E. (2016). E-learning and the science of instruction: Proven guidelines for consumers and designers of multimedia learning (3rd ed.). Pfeiffer.
Clark, R. C., Mayer, R. E., & Thalheimer, W. (2001). E-learning and the science of instruction: Proven guidelines for consumers and designers of multimedia learning. Performance Improvement, 42(5), 41–43.
Craig, S. D., Twyford, J., Irigoyen, N., & Zipp, S. A. (2015). A test of spatial contiguity for virtual human’s gestures in multimedia learning environments. Journal of Educational Computing Research, 53(1), 3–14.
Darmawan, D. (2019). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 21(1), 15–26.
Dewi. (2023). Mayer’s principles of multimedia. Educa Academy. https://academy.educa.id/teachers/news/2729-mayers-principles-of-multimedia
Hapsari, H. T., Riyadi, R., & Budiharto, T. (2023). Pengembangan media pembelajaran berbasis e-flipbook melalui Canva pada materi satuan waktu untuk peserta didik kelas III sekolah dasar. Didaktika Dwija Indria, 11(4).
Mayer, R. E. (2002). Multimedia learning. In Psychology of learning and motivation (Vol. 41, pp. 85-139). Academic Press.Maharani, P. (2018). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif menggunakan Construct 2 tentang suhu dan kalor untuk siswa kelas X SMA (Skripsi). Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
Mayer, R. E. (2014). The Cambridge handbook of multimedia learning. Cambridge University Press.
Mehta, R., Santacruz, C., & Lischy, B. (2024). A systematic literature review on the intersection of experiential and multimedia learning with virtual reality and its implications. Aresty Rutgers Undergraduate Research Journal, 1(5), 5–6.
Moreno, R., & Mayer, R. (2007). Interactive multimodal learning environments. Educational Psychology Review, 19(3), 309–326.
Munir. (2017). Multimedia: Konsep dan aplikasi dalam pendidikan. Alfabeta.
Nurhatmi. (2025). Teori multimedia pembelajaran: Landasan kognitif dan implikasi desain instruksional. Al Habib: Jurnal Pendidikan Islam dan Keguruan, 1(2).
Pangesti, F. T. P., & Retnowati, E. (2017). Pengembangan bahan ajar geometri SMP berbasis cognitive load theory berorientasi pada prestasi belajar siswa. PYTHAGORAS: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 12(1), 33-46.
Putri, D. P. E., & Muhtadi, A. (2018). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berbasis prinsip Mayer pada materi laju reaksi. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan. https://doi.org/10.21831/jitp.v5i1.13752
Rahayu, P., Marmoah, S., & Budiharto, T. (2024). Analisis penerapan prinsip Mayer pada multimedia digital dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Didaktika Dwija Indria, 12(5), 353–361.
Riyana. (2020). Pemanfaatan media visual dalam pembelajaran berbasis multimedia. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Informasi, 5(1), 45–53.
Sholihah, D. A. (2022). Strategi pembelajaran matematika berdasarkan cognitive load theory untuk meminimalkan extraneous cognitive load. EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. https://doi.org/10.46918/equals.v5i1.1197
Suyono, & Hariyanto. (2018). Pengaruh desain multimedia terhadap beban kognitif peserta didik. Jurnal Teknologi Pendidikan, 20(2), 102–110.
Sweller, J. (2011). Cognitive load theory. Psychology of Learning and Motivation.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









