TREN DAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB OBESITAS DI KALANGAN REMAJA DI KOTA BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i2.9839Keywords:
Obesitas remaja, pola hidup tidak sehat, analisis faktor, Kota BandungAbstract
Obesitas merupakan indeks massa tubuh (IMT) di atas 30, dan merupakan faktor risiko signifikan terhadap penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskular, kanker, diabetes, dan penyakit pernapasan kronis. Di kota Bandung, obesitas belum menjadi masalah kesehatan yang serius saat ini. Namun menurut penelitian, prevalensi obesitas pada remaja menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola hidup tidak sehat dengan kehidupan sosial remaja penderita obesitas. Penelitian ini akan melibatkan remaja usia 17-22 tahun di Kota Bandung dengan melakukan survei sebagai metode pengumpulan data. Metode analisis yang digunakan adalah analisis faktor menggunakan bantuan software SPSS. Hasil penelitian dan pembahasan mengidentifikasi dua faktor dominan, yaitu Faktor Asupan Sekunder (F1) dan Faktor Asupan Primer (F2), yang mempengaruhi perubahan berat badan. Faktor Asupan Sekunder mencakup variabel-variabel seperti konsumsi sayuran dan buah, aktivitas fisik, dan konsumsi alkohol, dengan Percentage of Variance sebesar 28.4%. Sementara itu, Faktor Asupan Primer melibatkan variabel-variabel seperti konsumsi makanan cepat saji dan konsumsi air putih, dengan Percentage of Variance sebesar 20.9%.
References
Ayu Shintyana, Rhina Uchyani, Susi Wuri (2019), Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Pembelian Lumpia di Kota Semarang.
Bhargava, M., & R, P. (2016). Physical activity and sedentary lifestyle towards teenagers’ overweight/obesity status. International Journal of Community Medicine and Public Health.
Budi Bambang Raharjo, Alfiana Ainun Nisa (2023), Peningkatan Kapasitas Pengelola Program Dinas Kesehatan terkait Paket Pelayanan Awal Minimum Kesehatan Reproduksi pada Situasi Bencana
Costigan SA, Barnett L, Plotnikoff RC, Lubans DR. The health indicators associated with screen-based sedentary behavior among adolescent girls: A systematic review. Journal ofAdolescent Heal. Elsevier Ltd; 2013;52(4):382–92.
Donny Ardy Kusuma Vol 5 No 2 (2022). Profil Sedentary Life Style Pada Remaja Umur 15-17 Tahun (Study di Kabupaten Lamongan)
EunmiLeeRN,PhD. YujeongKimRN,APN,PhD (2017), Effect of university students edentary behavior stress, anxiety, and depression
Kemenkes RI. 2016. Menkes: Mari Kita Cegah Diabetes dengan Cerdik. Jakarta: Kemenkes RI
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (2014), KPAI : Kasus Bullying dan Pendidikan Karakter, diakses pada tanggal 23 Juni 2016 dari http://www.kpai.go.id/berita/kpai-kasus-bullying-dan-pendidikan-karakter/
Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do understanding children’s worlds. Oxford: Blackwell Publisher, Ltd.
R. Mandriyarini, M. Sulchan, and C. Nissa, "Sedentary lifestyle sebagai risiko kejadian obesitas pada remaja SMA stunted di Kota Semarang," Journal of Nutrition College, vol. 6, no. 2, pp. 149-155, Jul. 2017.
Rn, E. L., & Rn, Y. K. (2019). Effect of university students ’ sedentary behavior on stress , anxiety , and depression. May 2018, 164–169.
Rorim panday (2021). Interpretasi Analisis Faktor
Saleha Siti, Nurhidayati (2023) Analisi Kejadian Anemia Terhadap Status Gizi dan Kaitannya Dengan Prestasi Akademik pada Mahasiswa di Universitas Almuslim
Sargowo Djanggan S, Sri Andarini. VOL. 32, NO. 1 JANUARI - MARET (2011) The Relationship Between Food Intake and Adolescent Metabolic Syndrome
Simamora, Bilson. 2005. Analisis Multivariat Pemasaran.Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Soetjiningsih. (2010). Buku Ajar Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta: Sagung Seto
Telisa Imelda, Yuli Hartati, Arif Dwisetyo Haripamilu . Vol 7 No 03 (2020): Faletehan Health Journal, November (2020). Risk Factors of Obesity among Adolescents in Senior High School
Vivier P, Tompkins C. Health Consequences of Obesity in Children. Dalam: Jelailan E, Steele RG, Editor. Handbook of Childhood and Adolescent Obesity. New York: Springer; 2008. 11-16
WHO. World Health Organization: Obesity and overweight. Fact sheet 311. 2014. Available from: www.who.int/mediacentre/factsheets/fs311/en.
Widyawati et. al SMedJour (2020) Hubungan Status Gizi dengan Angka Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita Usia 1-5 Tahun di Surakarta
Zakiyah, E.Z., Humaedi, S., & Santoso, M.B. (2017). Faktor yang mempengaruhi remaja dalam melakukan bullying. Jurnal Penelitian & PPM. 4(2). 129-389.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









