Subjektivitas Nilai Wajar Instrumen Keuangan Dan Implikasinya Terhadap Kualitas Audit
DOI:
https://doi.org/10.61722/jrme.v3i4.12006Keywords:
Nilai Wajar, Instrumen Keuangan, Kualitas Audit, Risiko Salah Saji, Kajian LiteraturAbstract
Subjektivitas dalam nilai wajar instrumen keuangan menjadi salah satu tantangan dalam penyusunan laporan keuangan karena melibatkan pertimbangan profesional dan berbagai asumsi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko salah saji serta memengaruhi kualitas audit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis subjektivitas nilai wajar instrumen keuangan terhadap kualitas audit berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah nasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingginya subjektivitas dalam nilai wajar dapat meningkatkan kompleksitas proses audit sehingga auditor dituntut memiliki kompetensi, independensi, dan skeptisisme profesional yang memadai. Selain itu, kualitas audit dii oleh ketepatan prosedur audit dalam mengevaluasi kewajaran yang disusun oleh manajemen. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, auditor, dan peneliti selanjutnya dalam memahami hubungan antara subjektivitas nilai wajar instrumen keuangan dan kualitas audit
References
Ainiyah, N., Khanida, M., & Ristiani, Y. (2021). Potensi fraud pada laporan keuangan berbasis fair value. PRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan. https://doi.org/10.36815/prive.v4i2.1341
Brata, M. A. W., Hasibuan, R. P., & Sembiring, R. P. (2023). Implementasi pengukuran nilai wajar pada pelaporan keuangan di Indonesia. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(7). https://doi.org/10.56799/jim.v2i7.1905
Bucaro, A. C. (2019). Enhancing auditors' critical thinking in audits of complex estimates. Accounting, Organizations and Society, 73, 35–49. https://doi.org/10.1016/j.aos.2018.06.002
Cannon, N. H., & Bedard, J. C. (2017). Auditing challenging fair value measurements: Evidence from the field. The Accounting Review, 92(4), 81–114. https://doi.org/10.2308/accr-51579
Dee, C. C., Gunny, K., & Strawser, W. R. (2025). Do Investors Perceive Improvements in Fair Value Accounting for Investment Assets After PCAOB Inspections? Journal of Corporate Accounting & Finance, 36(3), 49–69. https://doi.org/10.1002/jcaf.22771
Christensen, B. E., Glover, S. M., & Wood, D. A. (2012). Extreme estimation uncertainty in fair value estimates: Implications for audit assurance. Auditing: A Journal of Practice & Theory, 31(1), 127–146. https://doi.org/10.2308/ajpt-10191
Glover, S. M., Taylor, M. H., & Wu, Y.-J. (2017). Current practices and challenges in auditing fair value measurements and complex estimates: Implications for auditing standards and the academy. Auditing: A Journal of Practice & Theory, 36(1), 63–84. https://doi.org/10.2308/ajpt-51514
Gong, S., Hao, Y., & Ho, N. (2024). Examining Auditors' Ability to Evaluate the Reasonableness of Fair Value Estimates. Journal of Corporate Accounting & Finance, 35(1), 128–145. https://doi.org/10.1002/jcaf.22654
Griffith, E. E., Hammersley, J. S., & Kadous, K. (2015). Audits of complex estimates as verification of management numbers: How institutional pressures shape practice. Contemporary Accounting Research, 32(3), 833–863. https://doi.org/10.1111/1911-3846.12084
Irianto, N. Y., & Djaddang, S. (2024). Peran kompetensi auditor atas skala entitas terhadap kualitas audit. Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing, 11(3). https://doi.org/10.55963/jraa.v11i3.707
Martin, R. D., Rich, J. S., & Wilks, T. J. (2006). Auditing fair value measurements: A synthesis of relevant research. Accounting Horizons, 20(3), 287–303. https://doi.org/10.2308/acch.2006.20.3.287
Murti, N. W., & Darma, A. B. (2018). Kecenderungan emiten untuk memilih menyajikan laporan keuangan berdasarkan nilai wajar setelah penerapan PSAK 68. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi
Murti, N. W., & Widyastuti, I. (2019). Kritik terhadap klaim keandalan pada hirarki pengukuran nilai wajar: Sebuah literature review. Wahana: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi, 21(2). https://doi.org/10.35591/whn.v21i2.142
Nugraha, M. L. S., dkk. (2025). Analisis nilai wajar PSAK 68 terhadap relevansi dan keandalan laporan keuangan emiten sektor keuangan dan properti. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi. https://doi.org/10.63822/rhpmf130
Pradana, H. W. (2022). Penerapan PSAK 68: Pengukuran nilai wajar konvergensi IFRS dan dampaknya pada pilihan kebijakan akuntansi di Indonesia.
Ramadhani, S. A. J., dkk. (2022). Sebuah kajian literatur: Fair value accounting pada beberapa jurnal taraf internasasional tahun 2012–2022. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6). https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.8930
Salim, M. (2024). Value relevance of fair value hierarchy. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 28(1), 61–74. https://doi.org/10.20885/jaai.vol28.iss1.art6
Sembiring, B. G., & Barokah, Z. (2021). Praktik terkini dan tantangan pengauditan nilai wajar. ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal, 9(1). https://doi.org/10.22146/abis.v9i1.64281
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Xiao, Y., & Watson, M. (2019). Guidance on conducting a systematic literature review. Journal of Planning Education and Research, 39(1), 93–112. https://doi.org/10.1177/0739456X17723971
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










