STUDI KELAYAKAN BISNIS MULTIASPEK PADA USAHA PETERNAKAN DOMBA SAKUB DENGAN MODEL PEMBIBITAN DAN PENGGEMUKAN MUSIMAN

Authors

  • Atina Rahmawati Universitas Peradaban
  • Wira Justitia Aziz Universitas Peradaban
  • Muhammad Sultan Primadani Universitas Peradaban
  • Gilang Dapa Pirdos Universitas Peradaban
  • Siti Badiatul Umroh Universitas Peradaban

DOI:

https://doi.org/10.61722/jrme.v3i4.12274

Keywords:

breeding; business feasibility study; seasonal fattening; Sakub sheep; smallholder livestock

Abstract

Abstract. The micro-scale smallholder livestock sector frequently encounters challenges regarding limited management governance capacity and high biological operational risks. This study aims to deeply examine the multi-aspect business feasibility and formulate sustainable development strategies for the Sakub sheep livestock enterprise, Kusuma Jaya Farm, which applies a combined model of breeding and seasonal fattening in Dukuhturi, Bumiayu District, Brebes Regency. The research method employed is a case study design with descriptive qualitative and quantitative financial approaches based on operational historical data records from 2023 to 2026. Data collection techniques were carried out over a one-month period through direct generative observation in the pen area and structured in-depth interviews with the business owner as the key informant. The research findings from the HR aspect reveal that this business implements a completely independent management pattern (single fighter) by the owner, which provides high decision-making flexibility but faces daily physical capacity constraints. From the environmental aspect, the stilt-pen location beside the house is considered hygienic, ergonomic, does not disturb the neighborhood, and has received a highly positive social acceptance in the local community's mind. From the technical and operational aspect, the integration of breeding and fattening proves to be highly resilient, achieving a very minimal disease mortality rate of only four heads within four years. From the market aspect, the Sakub sheep commodity shows a consistent trend of strong demand from other breeders to sate restaurants, successfully penetrating intercity corridors via digital marketing and live TikTok activities. Financially, cost accounting analysis per ten-head population group proves that this business is highly feasible to run, with daily feed expenditure efficiency of Rp5,000 per head capable of generating a healthy net profit margin ranging from Rp300,000 to Rp500,000 per head during the harvest period. The theoretical implication of this research enriches the literature on micro-enterprise feasibility studies by unifying biological risk variables and social-environmental factors, while the practical implication provides guidance for smallholder farmers in optimizing limited capital through the advantages of local varieties.

Keywords: breeding; business feasibility study; seasonal fattening; Sakub sheep; smallholder livestock

 

Abstrak. Sektor peternakan rakyat skala mikro sering kali menghadapi tantangan keterbatasan kapasitas tata kelola manajemen serta risiko operasional hayati yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara mendalam tingkat kelayakan bisnis multiaspek serta merumuskan strategi pengembangan yang berkelanjutan pada usaha peternakan Domba Sakub Kusuma Jaya Farm yang menerapkan model kombinasi pembibitan dan penggemukan musiman di Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Metode penelitian yang digunakan adalah desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif keuangan berdasarkan rekaman data historis operasional dari tahun 2023 hingga tahun 2026. Teknik pengumpulan data dilakukan selama rentang waktu satu bulan melalui observasi partisipatif langsung di area kandang dan wawancara mendalam terstruktur bersama pemilik usaha selaku informan kunci. Hasil penelitian dari aspek MSDM menyingkap bahwa usaha ini menerapkan pola pengelolaan mandiri sepenuhnya (single fighter) oleh pemilik yang menguras fleksibilitas tinggi namun memiliki batasan kapasitas fisik harian. Dari aspek lingkungan, lokasi kandang panggung di samping rumah dinilai higienis, ergonomis, tidak mengganggu pemukiman, serta mendapatkan penerimaan sosial yang sangat positif di benak masyarakat sekitar. Dari aspek teknis operasional, integrasi pembibitan dan penggemukan terbukti sangat tangguh dengan capaian angka mortalitas penyakit yang sangat minimal, yaitu hanya empat ekor dalam empat tahun. Dari aspek pasar, komoditas Domba Sakub menunjukkan konsistensi tren permintaan yang kuat dari peternak lain hingga warung sate, serta sukses menembus koridor pasar antarkota via pemasaran digital dan aktivitas live TikTok. Secara finansial, analisis akuntansi biaya per populasi sepuluh ekor membuktikan usaha ini sangat layak dijalankan dengan efisiensi pakan harian sebesar Rp5.000 per ekor yang menghasilkan margin bersih antara Rp300.000 hingga Rp500.000 per ekor saat panen. Implikasi teoretis penelitian ini memperkaya khazanah literatur kelayakan usaha mikro melalui penyatuan variabel risiko biologis dan lingkungan sosial, sedangkan implikasi terapan memberikan panduan bagi peternak rakyat dalam mengoptimalkan modal terbatas melalui keunggulan varietas lokal.

Kata kunci: Domba Sakub; pembibitan; penggemukan musiman; peternakan rakyat; studi kelayakan bisnis

References

Brigham, E. F., & Ehrhardt, M. C. (2020). Financial management: Theory & practice (16th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.

Fahmi, A., & Setiadi, R. (2021). Pola adaptasi spasial dan keterbatasan lahan pada peternakan rakyat di daerah padat penduduk. Jurnal Agribisnis Pedesaan, 11(3), 145–154.

Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2020). Operations management: Sustainability and supply chain management (13th ed.). New York, NY: Pearson.

Hidayat, T., & Kusuma, A. (2023). Analisis manajemen risiko mortalitas dan sistem sanitasi preventif pada peternakan domba semi-intensif. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan, 18(2), 89–98.

Kasmir, & Jakfar. (2019). Studi kelayakan bisnis (Edisi Revisi). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2021). Marketing management (16th ed.). New York, NY: Pearson.

Prasetyo, B., & Setiawan, H. (2018). Evaluasi finansial statis usaha penggemukan domba lokal pada kelompok ternak rakyat. Jurnal Ekonomi Pertanian, 9(1), 34–42.

Putri, S. A., & Wardhana, A. (2025). Strategi penetrasi pasar antarkota produk UMKM berbasis keunggulan komoditas lokal. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 13(1), 76–85.

Ramadhan, F., & Wijaya, K. (2022). Karakteristik manajemen SDM mandiri (single fighter) pada usaha mikro peternakan di pedesaan. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 17(2), 112–121.

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2020). Management (15th ed.). New York, NY: Pearson.

Saputra, R., & Lestari, D. (2024). Optimalisasi formula pakan alternatif kering berbasis limbah pertanian untuk menekan feed cost ruminansia kecil. Jurnal Nutrisi dan Pakan Ternak, 22(1), 45–54.

Siregar, M., & Handayani, S. (2022). Analisis konversi pakan harian dan hubungannya dengan margin keuntungan bersih peternakan domba rakyat. Jurnal Sains Peternakan Indonesia, 20(4), 310–319.

Subagyo, A. (2018). Studi kelayakan bisnis: Teori dan aplikasi. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Suryana, & Budisatria, G. S. (2021). Keunggulan genetik dan potensi pembiakan Domba Sakub sebagai varietas lokal unggul masa depan. Buletin Peternakan, 45(2), 201–210.

Sutrisno, & Gunawan, T. (2020). Proyeksi estimasi pertumbuhan bobot badan harian (PBBH) domba ekor gemuk menggunakan pakan konsentrat. Jurnal Ilmiah Peternakan, 8(3), 167–175.

Utomo, B., & Haryadi, M. (2019). Strategi manajemen bank pakan menghadapi fluktuasi pasokan hijauan musiman di daerah tropis. Jurnal Pastura, 9(2), 92–99.

Widiati, R., & Nugroho, T. (2017). Nilai ekonomi penggemukan domba musiman berbasis momentum hari raya keagamaan. Jurnal Kajian Ekonomi Agroindustri, 5(2), 12–21.

Downloads

Published

2026-07-26

Issue

Section

Articles