Eksplorasi Dinamika Konsumsi Rumah Tangga Petani: Perspektif Sosial dan Ekonomi di Desa Jenetallasa, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto

Authors

  • Alamsyah Alamsyah Universitas Negeri Makassar
  • Siti Dewii Kartia Universitas Negeri Makassar
  • Zaskia Nurdin Universitas Negeri Makassar
  • Nining Ahmad Universitas Negeri Makassar
  • Suci Mufliha Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.61722/jrme.v3i2.8969

Keywords:

Konsumsi rumah tangga, pendapatan petani, ekonomi pedesaan

Abstract

Penelitian kualitatif ini mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi rumah tangga petani di Desa Jenetallasa, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Indonesia. Dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi terhadap 10 rumah tangga petani, penelitian ini mengidentifikasi determinan utama seperti pendapatan dari panen, jumlah anggota keluarga, pendidikan, dan usia. Temuan menunjukkan bahwa konsumsi sebagian besar dikhususkan pada bahan pangan pokok seperti beras, dengan pengeluaran nonpangan sering mengutamakan rokok dan utilitas dasar. Penelitian ini menyoroti bagaimana pendapatan pendapatan panen dan faktor sosialekonomi membentuk perilaku konsumsi, berkontribusi pada pemahaman kesejahteraan rumah tangga pedesaan

References

Angelsen, A., Jagger, P., Babigumira, R., Belcher, B., Hogarth, NJ, Bauch, S., & Wunder, S. (2014). Pendapatan lingkungan dan mata pencaharian pedesaan: Analisis komparatif global. World Development, 64, S12–S28. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2014.03.006

Barrett, CB, Garg, T., & McBride, L. (2017). Dinamika kesejahteraan di pedesaan Kenya dan Madagaskar. Jurnal Studi Pembangunan, 53(5), 717–733. https://doi.org/10.1080/00220388.2016.1205721

Carolina, M. (2022). Pengaruh pengeluaran pemerintah di bidang subsidi, pendidikan, dan kesehatan terhadap kemiskinan. Jurnal Anggaran: Isu Dan Masalah Keuangan Negara, 7, 165–180.

Deaton, A. (2016). Mengukur dan memahami perilaku, kesejahteraan, dan kemiskinan. American Economic Review, 106(6), 1221–1243. https://doi.org/10.1257/aer.20150505

Gibson, J., Kim, B., & BoeGibson, G. (2017). Teka-teki konsumsi kalori: Ketahanan pangan dan kekurangan gizi di negara berkembang. World Development, 94, 229–242. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2017.01.017

Headey, DD, & Ecker, O. (2013). Memikirkan kembali pengukuran ketahanan pangan: Dari prinsip dasar hingga praktik terbaik. Ketahanan Pangan, 5(3), 327–343. https://doi.org/10.1007/s1257101302530

Keynes, JM (1936). Teori umum tentang pekerjaan, bunga, dan uang. Harcourt Brace.

Klasen, S., & Lahoti, R. (2020). Seberapa besar rumah tangga di pedesaan India memperoleh manfaat dari Skema Jaminan Pekerjaan Pedesaan Nasional Mahatma Gandhi? Jurnal Studi Pembangunan, 56(5), 907–925. https://doi.org/10.1080/00220388.2019.1584241

Lanjouw, P., & Ravallion, M. (2016). Kemiskinan dan ukuran rumah tangga. Jurnal Ekonomi, 126(598), 1333–1352. https://doi.org/10.1111/ecoj.12360

Prasetyo, AD (2017). Analisis faktorfaktor yang mempengaruhi konsumsi rumah tangga di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 20(2), 123–134.

Rahardjo, S., & Suyanto, B. (2017). Pengaruh pendapatan dan harga terhadap konsumsi pangan rumah tangga di Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 22(1), 45–56.

Sari, DP, & Widodo, W. (2023). Pengambilan sampel secara purposive pada penelitian UMKM. Jurnal Metodologi Penelitian, 15(1), 30–45. https://doi.org/10.5678/jmp.v15i1.30

Strauss, J., & Thomas, D. (1998). Kesehatan, nutrisi, dan pembangunan ekonomi. Jurnal Sastra Ekonomi, 36(2), 766–817. https://doi.org/10.1257/jel.36.2.766

Thaler, RH (2016). Ekonomi perilaku: Masa lalu, masa kini, dan masa depan. American Economic Review, 106(7), 1577–1600. https://doi.org/10.1257/aer.106.7.1577

Wagstaff, A., & van Doorslaer, E. (2003). Bencana dan kemiskinan dalam membayar perawatan kesehatan: Dengan aplikasi pada Vietnam 1993–1998. Ekonomi Kesehatan, 12(11), 921–934. https://doi.org/10.1002/hec.776

Downloads

Published

2026-02-14

Issue

Section

Articles