JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jrme
<h3><strong style="font-size: 0.875rem;">JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI (JRME) </strong><span style="font-size: 0.875rem;">berfokus pada penerbitan artikel berkualitas tinggi yang didedikasikan untuk semua aspek penelitian, masalah, dan perkembangan terbaru di bidang Ilmu Manajemen. Topik dalam Jurnal ini berkaitan dengan aspek apapun dari manajemen, namun tidak terbatas pada topik berikut : Manajemen Sumberdaya Manusia , Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sektor Publik, Manajemen Operasional, Manajemen Rantai Pasokan, Corporate Governance, Etika Bisnis, Akuntansi Manajemen dan Pasar Modal dan Investasi. berfokus pada penerbitan artikel berkualitas tinggi yang didedikasikan untuk semua aspek Ekonomi, Bisnis dan Akuntansi. Jurnal ini memberikan ruang bagi para peneliti untuk berdiskusi, mengejar dan meningkatkan pengetahuan di bidang Ilmu Ekonomi Bisnis dan Akuntansi yang terus berkembang. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia Jurnal ini terbit 1 tahun</span></h3> <div class="description"> <p>6 kali<strong> ( Januari, Maret, Mei, Juli, September, November )</strong></p> </div>CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHINGen-USJURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI3046-7411PENGELOLAAN ANGGARAN DALAM MENUNJANG PROSES PELAKSANAAN KEGIATAN PADA SUBBAG KERJA SAMA BIRO PEMERINTAHAN DAN OTDA SETDA PEMPROV NTB
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jrme/article/view/12870
<p><em>Budget management is an important aspect of supporting activities in the Cooperation Subdivision of the Government and Regional Autonomy Bureau of the Regional Secretariat of West Nusa Tenggara Province. This article aims to identify budget allocation and compare budget allocations with expenditure realization in cooperation activities. This study uses a descriptive qualitative method through interviews and documentation of budget data. The results show that cooperation activities are divided into three categories: cooperation between regions, cooperation between regions and third parties, and cooperation evaluation. Budget allocation is predominantly directed toward cooperation between regions and cooperation between regions and third parties because these activities have higher demands. Meanwhile, the evaluation budget is flexible and can be used to support other activities with more urgent needs. The implementation of evaluation activities also faces challenges related to budget limitations and delays in data submission from regional government agencies. Budget management is carried out by considering activity needs and efficiency efforts through support from cooperation partners</em>.</p>Ni Luh Tirthayuni Ganis SwariIda Ayu Nyoman Sutriani
Copyright (c) 2026 JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-012026-10-013611110.61722/jrme.v3i6.12870Analisis Perkembangan Financial Distress Model Altman Z-Score Modifikasi pada Perusahaan Sub-Sektor Pulp dan Kertas yang Terdaftar di BEI Periode 2021-2025
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jrme/article/view/12923
<p><em>Financial distress</em> adalah tahap penurunan situasi finansial suatu perusahaan yang bisa berujung pada kebangkrutan jika tidak ditangani dengan benar. Isu ini menjadi fokus utama bagi perusahaan yang berada di sub-sektor pulp dan kertas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, terutama dengan meningkatnya tekanan biaya produksi, fluktuasi nilai mata uang, serta persaingan global di industri ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan kondisi kesulitan keuangan pada sub-sektor pulp dan kertas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sepanjang periode 2021-2025 dengan menggunakan model Altman Z-Score modifikasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan tahunan. Dengan menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>, tujuh perusahaan dipilih untuk penelitian, yaitu Alkindo Naratama, Fajar Surya Wisesa, Indah Kiat Pulp & Paper, Toba Pulp Lestari, Kedawung Setia Industri, Suparma, dan Pabrik Kertas Tjiwi Kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode pengamatan, empat perusahaan tetap berada dalam kategori aman, satu perusahaan mengalami pergeseran dari kategori aman ke kategori abu-abu pada tahun 2023, satu perusahaan mengalami penurunan drastis dari kategori abu-abu ke kategori <em>distress</em> pada tahun yang sama, dan satu perusahaan tetap berada dalam kategori <em>financial distress</em> selama lima tahun pengamatan dengan tren yang semakin meningkat menuju kategori <em>financial distress</em>. Secara keseluruhan, nilai Z-Score modifikasi rata-rata subsektor ini turun sejak 2023, setelah sebelumnya meningkat pada tahun 2021-2022. Hasil ini menunjukkan bahwa, meskipun sebagian besar bisnis di industri pulp dan kertas masih memiliki kesehatan keuangan yang baik, akan ada penurunan yang mulai terlihat sejak tahun 2023 dan harus diwaspadai oleh manajemen, investor, dan kreditor. Diharapkan penelitian ini akan memberikan gambaran tentang kondisi keuangan industr pulp dan kertas saat ini. Ini juga akan menjadi bahan pertimbangan untuk keputusan investasi dan kebijakan pengelolaan risiko keuangan perusahaan.</p>Najiba Zahira ZataliniRahma Ulfa Maghfiroh
Copyright (c) 2026 JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-042026-10-0436253910.61722/jrme.v3i6.12923PROFITABILITY PERFORMANCE OF PT UNILEVER INDONESIA TBK AMID BUSINESS CHANGES: 2021–2025
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jrme/article/view/12925
<p><em><span style="font-weight: 400;">Profitability reflects a company’s ability to generate profit and is an important indicator of financial performance. This study aims to analyze the profitability of PT Unilever Indonesia Tbk during 2021–2025 using GPM, NPM, ROA, and ROE. This descriptive quantitative study uses secondary data from the company’s annual reports. The results show that profitability fluctuated, with GPM and NPM weakening until 2024, ROA declining until 2024 and increasing in 2025, while ROE continued to increase but was also influenced by declining equity. Overall, profitability was not fully stable, although performance improved in 2025. The findings provide an evaluation for improving efficiency and financial performance.</span></em></p>Aulita Safitri Arminda PutriLian Alvionita SariSyifa Novia Suryanti PutriRisky Budianto
Copyright (c) 2026 JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-042026-10-0436405310.61722/jrme.v3i6.12925Pengaruh Pelatihan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Andria Fesyen Indonesia Tekstil Tangerang Selatan
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jrme/article/view/12911
<p><em>The purpose of this study is to determine the effect of job training and work discipline on employee performance at PT Andria Fashion Indonesia Tekstil Tangerang Selatan, both partially and simultaneously. The method used is quantitative. The population in this study is 60 respondents. The sampling technique used is saturated sampling, resulting in a sample size of 60 respondents. Data analysis used validity tests, reliability tests, classical assumption tests, regression analysis, correlation coefficient analysis, determination coefficient analysis, and hypothesis testing. Data was collected through questionnaires distributed to employees and processed using SPSS version 25. indicating that there is a significant effect of job training on employee performance. indicating that there is a significant effect between work discipline and employee performance. indicating that there is a significant simultaneous effect between Job Training and Work Discipline on Employee Performance.</em></p>Satrio Ananda PratamaRoni Fadli
Copyright (c) 2026 JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-062026-10-0636546710.61722/jrme.v3i6.12911Analisis Profitabilitas Berdasarkan Biaya, Laba, dan Segmentasi Pelanggan: Studi Kasus PT Barito Pacific Tbk (2021-2025)
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jrme/article/view/12939
<p>Assessing profitability from net income alone can be misleading when earnings include non-recurring transactions. This study analyzes the profitability of PT Barito Pacific Tbk (BRPT) over 2021-2025 from three perspectives: cost, profit, and pustomer segments. A descriptive quantitative approach with qualitative interpretation was applied in a single case study, using secondary data from the company's annual reports and consolidated financial statements. The analysis covers the cost of revenue ratio, gross and net profit margins, EBITDA margin, growth rates, an estimate of core earnings excluding the bargain purchase gain, and revenue contribution by business segment as a proxy for customer groups, because customer-level data are not disclosed.</p> <p>The results show that the cost of revenue ratio rose to 96.68% in 2025 and the gross profit margin fell to 3.32%, the lowest in the period, while the net profit margin reached 21.17%. This divergence is mainly explained by a bargain purchase gain of about US$1.87 billion from an acquisition; without it, estimated core earnings are negative. The chemical and petrochemical segment contributed 92.0% of 2025 revenue but is exposed to commodity price cycles, whereas the energy segment is smaller yet more stable. The 2025 revenue surge largely reflects the consolidation of a newly acquired refinery business rather than organic growth. These findings imply that net profit margin should be read together with gross margin and the sources of earnings, and that segment-level cost and margin disclosure is needed for a more accurate assessment. The findings are limited to a single company and should not be generalized.</p>Nadia Alifya ZahraKinanti Putri Rosalina DewiSintya MeilinaRisky Budianto
Copyright (c) 2026 JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-052026-10-0536687810.61722/jrme.v3i6.12939PENGARUH CUSTOMER ENGAGEMENT DAN ONLINE USER REVIEWS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG PRODUK WARDAH DI TASIKMALAYA (Survei Konsumen TikTok Shop)
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jrme/article/view/12642
<p><em>This study aims to analyze the effect of customer engagement and online user reviews on the repurchase decision of Wardah products in Tasikmalaya. This study employed a quantitative method with a causal approach and involved 100 respondents selected using a purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 30. The results showed that customer engagement and online user reviews simultaneously had a positive and significant effect on the repurchase decision. Partially, customer engagement had a positive and significant effect on the repurchase decision. In addition, online user reviews also had a positive and significant effect on the repurchase decision, with customer engagement having a more dominant effect than online user reviews. These findings indicate that increasing customer involvement through social media and providing positive and informative user reviews can be an effective strategy for increasing the repurchase decision of Wardah products in Tasikmalaya</em></p>Salma Jamilatun Sa’diyahBudhi Wahyudi FitriaadiAi Kusmiati Aisyah
Copyright (c) 2026 JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-062026-10-0636799410.61722/jrme.v3i6.12642Efektivitas Konten Instagram Sebagai Media Komunikasi dan Pelayanan Informasi Bagi Calon Nasabah PT Mitra Gadai Mataram
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jrme/article/view/13009
<p>Instagram dimanfaatkan PT Mitra Gadai Mataram untuk menjangkau calon nasabah, sedangkan pengelolaan kontennya belum memiliki jadwal unggah yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas konten Instagram perusahaan sebagai sarana komunikasi dan pelayanan informasi bagi calon nasabah, serta menyusun rekomendasi pengelolaan konten berdasarkan hasil audit media sosial. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan audit media sosial terhadap 59 unggahan (29 Reels dan 30 Feed) yang terbit pada 25 April sampai 31 Agustus 2026 dan dipilih secara purposif. Data primer berupa tayangan, suka, komentar, dan bagikan dikumpulkan melalui dokumentasi digital dan observasi nonpartisipan, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan Engagement Rate (ER) berbasis tayangan. Hasil menunjukkan seluruh unggahan memperoleh 50.450 tayangan dan 897 interaksi dengan ER kumulatif 1,78%. Reels lebih unggul daripada Feed (ER 2,07% berbanding 1,14%). Interaksi didominasi suka, sedangkan komentar hanya 47 sehingga komunikasi dengan calon nasabah cenderung satu arah. ER tertinggi (4,32%) diperoleh konten yang memadukan hiburan dan pesan layanan. Efektivitas konten Instagram perusahaan masih terbatas: jangkauan telah tercapai, tetapi keterlibatan audiens belum merata. Perusahaan disarankan mempertahankan Reels sebagai format utama, menyusun kalender konten yang konsisten, menyajikan materi edukasi layanan secara lebih menarik, dan menyertakan ajakan bertindak untuk mendorong percakapan.</p>Desak Nyoman NovianiI Gede Jaya Satria Wibawa
Copyright (c) 2026 JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-102026-10-10369510810.61722/jrme.v3i6.13009Profitabilitas Perusahaan Ritel dari Perspektif Biaya, Laba, dan Pelanggan: Studi Kasus PT Matahari Putra Prima Tbk
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jrme/article/view/12982
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis profitabilitas PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) periode 2022-2025 dari tiga perspektif yakni biaya, laba, dan pelanggan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Profitabilitas berdasarkan biaya diukur dengan <em>Gross Profit Margin</em> (GPM). Profitabilitas berdasarkan laba diukur dengan <em>Net Profit Margin</em> (NPM), <em>Return on Assets</em> (ROA), dan <em>Return on Equity</em> (ROE). Profitabilitas pelanggan ditelaah melalui struktur penjualan dan margin perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPPA mampu mempertahankan penjualan pada level yang stabil hingga meningkat dengan margin laba kotor yang relatif konsisten, namun tekanan beban pokok penjualan membuat margin tersebut belum pulih sepenuhnya. Dengan demikian, pengendalian beban pokok penjualan dan efisiensi biaya operasional masih menjadi tantangan utama bagi MPPA untuk mencapai profitabilitas yang berkelanjutan.</p> <p> </p>Siti Aisyah Putri AyuJulia Angelica SutjahjoAlexandra Gabriella LawalataRisky Budianto
Copyright (c) 2026 JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-102026-10-103610912110.61722/jrme.v3i6.12982ANALISIS MEKANISME PEMBIAYAAN KUR BERBASIS AKAD MURABAHAH BIL WAKALAH PADA PT BANK SYARIAH INDONESIA KCP BERTAIS MANDALIKA
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jrme/article/view/13053
<p>Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis prinsip syariah menjadi salah satu upaya perbankan dalam mendukung kebutuhan modal usaha mikro, kecil, dan menengah. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan akad Murabahah bil Wakalah dalam pembiayaan KUR serta mengidentifikasi kendala pelaksanaannya di PT Bank Syariah Indonesia KCP Bertais Mandalika. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pembiayaan meliputi pengajuan formulir dan dokumen persyaratan, pemeriksaan informasi keuangan calon nasabah melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan, survei dan analisis kelayakan usaha, penandatanganan akad, serta pencairan pembiayaan. Dalam penerapan Murabahah bil Wakalah, bank memberikan kuasa kepada nasabah untuk membeli barang yang dibutuhkan. Setelah proses pembelian dilakukan sesuai kuasa, transaksi Murabahah dilaksanakan dengan harga jual yang terdiri atas harga pokok dan margin yang telah disepakati. Penilaian calon nasabah juga mempertimbangkan profil, kondisi dan prospek usaha, informasi keuangan, serta jaminan. Kendala yang ditemukan meliputi catatan kredit calon nasabah yang kurang baik, ketidaksesuaian jadwal penandatanganan akad, keterbatasan pemahaman nasabah mengenai prinsip syariah dan mekanisme akad, serta dokumen keuangan atau jaminan yang belum memadai. Temuan ini menunjukkan bahwa kelancaran pembiayaan tidak hanya dipengaruhi oleh tahapan analisis bank, tetapi juga oleh kesiapan dokumen, kedisiplinan jadwal, dan pemahaman nasabah. Oleh karena itu, edukasi mengenai akad dan koordinasi proses pembiayaan perlu ditingkatkan. Hasil penelitian diharapkan menjadi masukan bagi bank dalam memperbaiki pelayanan dan membantu nasabah memahami mekanisme KUR syariah.</p>Ni Wayan PadmiNengah Sukendri
Copyright (c) 2026 JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-142026-10-143612213310.61722/jrme.v3i6.13053AKURASI PELAPORAN PPN: ANALISIS ATAS PRAKTIK PENGKREDITAN PAJAK MASUKAN
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jrme/article/view/13089
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis kalkulasi Pajak Keluaran, Pajak Masukan, serta selisih Kurang Bayar/Lebih Bayar (KB/LB) dalam pelaporan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan mengevaluasi penerapan <em>Self-Assessment System</em> pada perusahaan manufaktur. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus berbasis data sekunder berupa Faktur Pajak Keluaran dan Pajak Masukan periode Januari hingga Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan total Pajak Keluaran sebesar Rp 1,384,302,752 dan total Pajak Masukan sebesar Rp 943,974,755, sehingga selisih kumulatif yang harus disetorkan mencapai Rp 440,327,997. Selama periode penelitian terdapat 11 masa pajak Kurang Bayar (KB) dan 1 masa pajak Lebih Bayar (LB) pada bulan Agustus. Temuan ini menunjukkan bahwa ketelitian dalam pengkreditan Pajak Masukan sangat berpengaruh terhadap akurasi SPT Masa PPN. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat pengendalian administrasi dan verifikasi faktur pajak guna meningkatkan kepatuhan pajak</p>Anggi Dwi RachmawatiSofie Yunida Putri
Copyright (c) 2026 JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-162026-10-163613414310.61722/jrme.v3i6.13089