BIODIVERSITAS MUSUH ALAMI ARTHROPODA PADA TANAMAN TERONG (Solanum melongena L.) YANG DIBERI MIKROORGANISME LOKAL (MOL)

Authors

  • Susi Rahmawati Universitas Negeri Gorontalo
  • Mohamad Lihawa Universitas Negeri Gorontalo
  • Suyono Dude Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i3.10522

Keywords:

Terong, Musuh Alami, Mikroorganisme Lokal, Kelimpahan, keanekaragaman

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, populasi, kelimpahan, dan keanekaragaman musuh alami arthropoda pada tanaman terong (Solanum melongena L.) yang diberi Mikroorganisme Lokal (MOL). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari empat perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (20 ml MOL/l air), P2 (40 ml MOL/l air), dan P3 (60 ml MOL/l air) dengan empat ulangan. Pengambilan sampel musuh alami arthropoda dilakukan menggunakan jaring ayun secara berkala, kemudian diidentifikasi. Data analisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan jenis-jenis musuh alami arthropoda yang terdiri dari 8 ordo, 18 famili dan 25 jenis spesies. Populasi musuh alami arthropoda pada P3 lebih tinggi pada umur 6 dan 8 MST. Kelimpahan musuh alami arthropoda pada perlakuan MOL meningkat dibandingkan dengan kontrol, dengan Staphylinidae (P.fuscipes), Coccinellidae (Spesies 2), dan Libellulidae (Spesies 1) sebagai kelompok dominan. Nilai indeks keanekaragaman di semua perlakuan berada pada kategori sedang, yaitu P0 (1,285), P1 (1,325), P2 (1,368), dan P3 (1,372). Penelitian ini menyimpulkan bahwa MOL berpotensi mendukung keberadaan musuh alami arthropoda melalui peningkatan jumlah famili, populasi, dan kelimpahan tanpa menurunkan stabilitas keanekaragaman. MOL dapat direkomendasikan sebagai alternatif ramah lingkungan karena tidak bersifat toksik terhadap musuh alami arthropoda, melainkan berpotensi membantu menjaga keseimbangan ekosistem agroekologi.

Author Biographies

Susi Rahmawati, Universitas Negeri Gorontalo

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Mohamad Lihawa, Universitas Negeri Gorontalo

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Suyono Dude, Universitas Negeri Gorontalo

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

References

Arsi, A., Sukma, A. T., BP, K. C., F, M. R., Gustiar, F., Irmawati, I., SHK, S., Hamidson, H., Pujiastuti, Y., Gunawan, B., Umayah, A., & Nurhayati, N. (2021). Keanekaragaman Arthropoda dan Intensitas serangan pada Tanaman Cabai (Capsicum Annum L,) Di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 18(2), 183.

Asnawi, B., Nafery, R., & Sari, P. A. (2018). Respon Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) Akibat Pemberian Pupuk Organik Cair Mol Daun Gamal (Gliricidia sepium (Jacq.) Kunth ex Walp.) Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil. Triagro, 3(1), 1–10.

Atmowidi, T., Prawasti, T. S., Prasetyo, D. A., Lubis, A. S., Nofialdi, & Nurmaulani, S. (2016). Diversitas dan sebaran kumbang staphylinid di lahan pertanaman padi (Oryza sativa L.) dan ubi jalar (Ipomoea batatas L.). Jurnal Entomologi Indonesia, 13(2), 81–88.

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2023). Produksi Tanaman Sayuran Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman.

Buulolo, T., Amaano, F., & Fau, v, T. Y. (2022). Pengaruh Penggunaan Limbah Cair Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan Tanaman Terung Ungu (Solanum Melongena L.). Jurnal Pendidikan Biologi, 3(1), 1–15.

Buxton, R. T., McKenna, M. F., Clapp, M., Meyer, E., Stabenau, E., Angeloni, L. M., Crooks, K., & Wittemyer, G. (2018). Efficacy of extracting indices from large‐scale acoustic recordings to monitor biodiversity. Conservation Biology, 32(5), 1174–1184.

El-Saadony, M. T., Saad, A. M., Soliman, S. M., Salem, H. M., Ahmed, A. I., Mahmood, M., El-Tahan, A. M., Ebrahim, A. A. M., Abd El-Mageed, T. A., & Negm, S. H. (2022). Plant growth-promoting microorganisms as biocontrol agents of plant diseases: Mechanisms, challenges and future perspectives. Frontiers in Plant Science, 13, 923880.

Ervina, O., Andjarwani, & Historiawati. (2016). Pengaruh Umur Bibit Pindah Tanam Dan Mcam Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Terong (Solanum melongena L.) Varietas Antaboga 1. Jurnal Ilmu Pertanian Tropika Dan Subtropika, 1(1), 12–32.

Fibriyanti, D. (2015). Teknologi Pembuatan MOL Dari Daun Gamal. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian.

Gianisa, M., Rosa, H. O., & Salamiah, S. (2023). Pengaruh Aplikasi Mikroorganisme Lokal terhadap Keanekaragaman Arthropoda pada Tanaman Bawang Merah di Lahan Gambut. Jurnal Proteksi Tanaman Tropika, 6(3), 736–746.

Hafizianoor, Susilawati, & Masrun. (2025). Laporan Pemantauan Flora dan Fauna di Areal PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Unit Tarjun, Kalimantan Selatan.

Hasan, M. N. al, Mudjiono, G., & Rachmawati, R. (2021). Dinamika Populasi Wereng Batang Coklat Nilaparvata lugens stal (Hemiptera: Delphacidae) Dan Predator Generalis Pada Pertanaman Padi Pasca Penerapan Rekayasa Ekosistem. Jurnal Hama Dan Penyakit Tumbuhan, 9(2), 48–56.

Indriyanto. 2006. Ekologi Hutan. Bumi Aksara, Jakarta.

Kurniawan, A. (2018). Produksi MOL (Mikroorganisme Lokal) Dengan Pemanfaatan Bahan-bahan Organik Yang Ada Di Sekitar. Jurnal Hexagro, 2(2), 36–44.

Kusumawati, D. E., & Istiqomah, M. P. (2022). Pestisida Nabati sebagai Pengendali OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) (Pertama). Madza Media.

Lestari, O. A., & Rahardjo, B. T. (2022). Keanekaragaman Arthropoda Hama Dan Musuh Alami Pada Lahan Padi Jajar Legowo Dan Konvensional. Jurnal Hama Dan Penyakit Tumbuhan, 10(2), 73–84.

Lubis, Z. (2020). Pemanfaatan mikroorganisme lokal (MOL) dalam pembuatan kompos. Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian, 3(1), 361–374.

Luffi Pratiwi, Anggraeni, & Apriyadi, R. (2023). Keanekaragaman Coccinellid Predator sebagai Musuh Alami Hama Kutu-Kutuan pada Ekosistem Pertanaman Cabai Merah di Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. Jurnal Sumberdaya Hayati, 9(3), 119–124.

Lusiana. (2018). Tanggap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Terung Kultivar Mustang F1 Terhadap Kombinasi Jarak Tanam Dan Dosis Pupuk Nitrogen. Jurnal Agrorektan, 5(1), 32–43.

Muhammad, H. I., Leksono, A. S., Kurniawan, N., & Yanuwiadi, B. (2016). Kunjungan Serangga di Perkebunan Apel (Malus sylvestris Mill.) Pasca Erupsi Gunung Kelud. Buana Sains, 16(1), 33–44.

Nicoletti, R., Andolfi, A., Becchimanzi, A., & Salvatore, M. M. (2023). Anti-insect properties of Penicillium secondary metabolites. Microorganisms, 11(5), 1302.

Oktaviani, Y. T., Pramudi, M. I., & Salamiah. (2023). Pengaruh Aplikasi Pupuk Organik Plus Pada Bawang Merah (Allium ascalonicum) terhadap Keanekaragaman Arthropoda di Lahan Gambut. Proteksi Tanaman Tropika, 7(01), 831–839.

Pohan, A. P., Lubis, A. D., Sumantri, B. F., Ardani, F., Syahrial, G., Juliana, Ai’in, N., Khoiriah, N., Ginting, M. R., Reda, M., Putri, S. D. R., & Mardiana, S. (2024). Indeks Ekologi dan Kepadatan Komunitas Cerithidea Spp. di Perairan Pengudang dan Dompak. Popuer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 3(2), 105–118.

Pradhana, A. I., Mudjiono, G., & Karindah, S. (2014). Keanekaragaman serangga dan laba-laba pada pertanaman padi organik dan konvensional. Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan), 2(2), 58–66.

Putra, I. N. W., Susila, I. W., & Bagus, I. G. N. (2019). Kelimpahan Spesies Lalat Buah (Diptera: Tephritidae) dan Parasitoidnya yang Berasosiasi pada Tanaman Belimbing (Averrhoa carambola L.) di Kabupaten Gianyar. Agrotrop : Journal on Agriculture Science, 9(1), 1.

Ramadhona, R., Djamilah, & Mukhtasar. (2018). Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya Dalam Pengendalian Kutu Daun Pada Fase Vegetatif Tanaman Terung. JIPI, 20(1), 1–7.

Rayner, A. C., Higham, L. E., Gill, R., Michalski, J.-P., & Deakin, A. (2019). A survey of free-range egg farmers in the United Kingdom: knowledge, attitudes and practices surrounding antimicrobial use and resistance. Veterinary and Animal Science, 8, 100072.

Siregar, A. Z., Tulus, & Lubis, K. S. (2021). Penggunaan Pestisida Nabati Mengendalikan Hama-Hama Padi Merah (Oryza nivara L.) Di Dusun Soporaru, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Jurnal Agrifor, xx(1), 91–104.

Sulistyowati, R., & Yunita, I. (2017). Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Terong (Solanum melongena L.) Terhadap Pengaruh Beberapa Varietas Dan Dosis Pupuk Kandang. Agrotechbiz, 04(01), 1–8.

Teka, E. (2024). Keanekaragaman Serangga Hama Dan Musuh Alami Pada Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Di Desa Cumbi, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai [UPT Perpustakaan Undana].

Usyati, N., Kurniawati, N., Ruskandar, A., & Rumasa, O. (2018). Populasi Hama dan Musuh Alami pada Tiga Cara Budidaya Padi Sawah di Sukamandi. Agrikultura, 29(1), 35.

Yudiawati, E., & Kurniawati, E. (2019). Pengaruh Berbagai Macam Mikrroorganisme Lokal (MOL) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Varietas Permata Pada Tanah Ultisol. Jurnal Sains Agro, 4(1).

Yudiawati, E., & Oktavia, L. (2020). Keanekaragaman Jenis Capung (Odonata) Pada Areal Persawahan Di Kecamatan Tabir Dan Di Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin. Jurnal Sains Agro, 5(2).

Downloads

Published

2026-06-03

Issue

Section

Articles