PENGEMBANGAN PANEL AKUSTIK BERBASIS GABUS KELAPA DENGAN MATRIKS STYROFOAM DAUR ULANG TERHADAP ABSORPSI BUNYI
DOI:
https://doi.org/10.61722/jssr.v4i3.10903Keywords:
absorpsi bunyi, biokomposit, gabus kelapa, panel akustik, styrofoam daur ulangAbstract
Peningkatan kebisingan akibat perkembangan industri, transportasi, dan urbanisasi mendorong perlunya pengembangan material akustik yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketebalan dan tingkat kompaksi terhadap kemampuan absorpsi bunyi panel biokomposit berbasis gabus kelapa (cocopeat) dengan matriks styrofoam daur ulang. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2×2 yang terdiri atas variasi ketebalan 20 mm dan 30 mm serta kompaksi 4:4 dan 4:5. Setiap kombinasi perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali replikasi. Pengujian absorpsi bunyi dilakukan menggunakan tabung impedansi dua mikrofon berdasarkan standar ASTM E1050-98 pada frekuensi 200 Hz, 400 Hz, 800 Hz, dan 1600 Hz. Nilai koefisien absorpsi bunyi dikonversi menjadi Noise Reduction Coefficient (NRC) dan selanjutnya dihitung menjadi nilai decibel drop. Analisis data dilakukan menggunakan Two-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan, kompaksi, dan interaksi keduanya berpengaruh signifikan terhadap nilai decibel drop (p < 0,05). Ketebalan 30 mm menghasilkan kemampuan absorpsi bunyi yang lebih baik dibandingkan ketebalan 20 mm. Kompaksi 4:4 menghasilkan nilai decibel drop lebih tinggi dibandingkan kompaksi 4:5. Kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada panel dengan ketebalan 30 mm dan kompaksi 4:4 yang menghasilkan nilai decibel drop rata-rata sebesar 2,270 dB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan ketebalan panel mampu meningkatkan kemampuan absorpsi bunyi, sedangkan pengaruh kompaksi bergantung pada kombinasi perlakuan yang digunakan.
References
Arjunan, A., Baroutaji, A., Robinson, J., Vance, A., & Arafat, A. (2024). Acoustic metamaterials for sound absorption and insulation in buildings. Building and Environment.
ASTM International. (1998). ASTM E1050-98: Standard test method for impedance and absorption of acoustical materials using a tube, two microphones and a digital frequency analysis system. ASTM International.
Bimara, B. C., Azizah, A. R., Wulansari, T. A., Nurbaiti, U., & Fianti, F. (2021). Analisis material serat alam tebu sebagai bahan peredam suara. Jurnal Fisika: Fisika Sains dan Aplikasinya.
Eriningsih, R., Widodo, M., & Marlina, R. (2014). Pembuatan dan karakterisasi peredam suara dari bahan baku serat alam.
Jojon, J. (2022). Analisis produksi dan potensi pendapatan usaha cocopeat sebagai media tumbuh tanaman (Doctoral dissertation, Universitas Sulawesi Barat).
Khairunisa, Z., & Elvaswer. (2024). Karakteristik koefisien absorpsi bunyi dan impedansi panel akustik dari styrofoam menggunakan metode tabung. Jurnal Fisika Unand (JFU), 13(4), 518–524.
Khuriati, A., Komaruddin, E., & Nur, M. (2006). Disain peredam suara berbahan dasar sabut kelapa dan pengukuran koefisien penyerapan bunyinya. Berkala Fisika, 9(1).
Lee, Y., & Joo, C. (2003). Sound absorption properties of recycled polyester fibrous assembly absorbers. AUTEX Research Journal, 3(2), 78–84.
Mukhlis, M., Seng, A., Tjiroso, B., Harbullah, M. M., & Umar, K. (2025). Perlakuan serat sabut kelapa dengan asap cair sebagai bahan penguat komposit penyerap suara. Jurnal Inovasi Teknologi Terapan, 3(1), 1–7.
Munir, M. (2015). Pemanfaatan fluk pada styrofoam sebagai bahan dasar peredam suara dengan metode tabung impedansi. Inovasi Fisika Indonesia, 4(3).
Napitupulu, R., Zakaria, Z., & Pranandita, N. (2024). Uji koefesien absorbsi suara serat resam dengan matrik polyester sebagai bahan alternatif peredam suara. Manutech Jurnal Teknologi Manufaktur, 16.
Nurhajati, D. W., & Indrajati, I. N. (2011). Kualitas komposit serbuk sabut kelapa dengan matrik sampah styrofoam pada berbagai jenis kompatibilizer. Jurnal Riset Industri Online, 5(2).
Pangalila, K. A. W., Sudjarwo, P., & Buntoro, J. (2013). Dinding peredam suara berbahan damen dan serabut kelapa. Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, 2(1).
Prastianto, B. K. A., Rubiono, G., & Qiram, I. (2023). Pengaruh komposisi partikel styrofoam dan resin epoksi pada komposit peredam suara. Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material.
Putri, N. A. (2020). Pengaruh ketebalan beton ringan akustik sabut kelapa terhadap kedap suara.
Waryati, W., Fritami, L. T., & Sarwono. (2017). Pemanfaatan serabut kelapa (coco fiber) dan lem kanji (cassava starch) menjadi papan serat komposit sebagai material pengendali kebisingan. Jurnal Teknologi Lingkungan, 1(1).
Wicaksono, A. B. (2023). Inovasi pemanfaatan material komposit sebagai material penyerap suara dengan berbagai variasi limbah (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











