Perancangan dan Karakterisasi Papan Komposit Tahan Panas Berbasis Abu Sekam Padi dan Bubuk Cangkang Kerang Simping Sebagai Material Tatakan Setrika
DOI:
https://doi.org/10.61722/jssr.v4i3.10905Keywords:
Abu Sekam Padi, Bubuk Cangkang Kerang Simping, Waterglass, Papan Komposit, Hambat Panas.Abstract
Pemanfaatan limbah agro-maritim sebagai bahan baku material komposit merupakan salah satu upaya untuk menghasilkan material fungsional yang bernilai tambah sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi komposisi abu sekam padi dan bubuk cangkang kerang simping (Amusium pleuronectes) terhadap nilai hambat panas papan komposit bermatriks waterglass (natrium silikat) serta mengevaluasi potensinya sebagai material tatakan setrika. Papan komposit dibuat menggunakan metode hand lay-up dengan dua variasi komposisi, yaitu Variasi 1 (50% waterglass, 30% abu sekam padi, dan 20% bubuk cangkang kerang simping) serta Variasi 2 (50% waterglass, 20% abu sekam padi, dan 30% bubuk cangkang kerang simping). Seluruh filler diayak hingga ukuran 200 mesh dan pembuatan spesimen dilakukan sebanyak tiga replikasi per variasi. Spesimen diuji konduktivitas termalnya menggunakan Thermal Conductivity Apparatus Pasco TD-8561. Nilai konduktivitas termal yang diperoleh digunakan untuk menghitung nilai hambat panas, kemudian dianalisis secara statistik melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji T dua sampel independen menggunakan Minitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variasi 1 menghasilkan nilai hambat panas rata-rata sebesar 2,77 K/W, lebih tinggi dibandingkan Variasi 2 sebesar 2,31 K/W. Hasil uji T menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,024 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa perbedaan komposisi filler memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai hambat panas papan komposit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan proporsi abu sekam padi terbukti meningkatkan nilai hambat panas karena kandungan silika yang tinggi dan struktur partikelnya yang berpori, dengan komposisi terbaik diperoleh pada Variasi 1 dengan rentang nilai hambat panas 2,65–2,87 K/W yang berpotensi dikembangkan sebagai material tatakan setrika berbasis limbah yang berkelanjutan.
References
Abdul Rachman, M., dkk. (2019). Karakterisasi mineral cangkang kerang simping (Amusium pleuronectes) sebagai prekursor material biokeramik kalsium fosfat. Jurnal Material dan Energi Indonesia, 9(2), 45–52.
Agustini, S., dkk. (2011). Cangkang kerang simping sebagai sumber kalsium alami untuk produk berbasis material fungsional. Jurnal Perikanan Indonesia, 13(1), 12–20.
Anisyah, dkk. (2023). Kandungan silika abu sekam padi dan potensinya sebagai material fungsional. Jurnal Rekayasa Material, 7(1), 10–18.
Badan Pusat Statistik. (2025). Produksi padi Indonesia tahun 2024. https://www.bps.go.id
Badan Pusat Statistik. (2026). Produksi padi Indonesia tahun 2025. https://www.bps.go.id
Ghosh, S., dkk. (2023). Circular economy and waste valorization in manufacturing: A review. Journal of Cleaner Production, 382, 135–148. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2022.135
Hop, T., dkk. (2021). Sodium silicate-based inorganic binders for refractory applications: A review. Ceramics International, 47(12), 16200–16215. https://doi.org/10.1016/j.ceramint.2021.03.045
Nursalim, dkk. (2012). Distribusi dan kelimpahan kerang simping (Amusium pleuronectes) di perairan Semarang dan Kendal. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 17(2), 89–96.
Osman, dkk. (2021). Effect of rice husk ash as filler on thermal and mechanical properties of composite materials. Construction and Building Materials, 278, 122–134. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2021.122
Owuamanam, S., & Cree, D. (2020). Progress of bio-calcium carbonate waste eggshell and seashell fillers in polymer composites. Journal of Composites Science, 4(2), 70. https://doi.org/10.3390/jcs4020070
Taiye, M., dkk. (2024). Rice husk ash as thermal insulation material: Properties and applications. Thermal Science and Engineering Progress, 47, 102–115. https://doi.org/10.1016/j.tsep.2024.102
Turku, I., dkk. (2023). Agro-industrial waste as raw material for composite manufacturing: A systematic review. Resources, Conservation and Recycling, 192, 106–120. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2023.106
Widowati, dkk. (2025). Potensi dan sebaran kerang simping di sepanjang Pantai Utara Jawa Tengah. Jurnal Sumber Daya Perairan, 19(1), 34–42.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











