Akses, Klasifikasi Penyakit, dan Rujukan: Studi Sosiologi Kesehatan Pada Layanan Primer di Salah Satu Puskesmas Gunungpati

Authors

  • Adam Junior Universitas Negeri Semarang
  • Amajida Ghisni Saputri Universitas Negeri Semarang
  • Rafa Fathurrahman Ayubi Universitas Negeri Semarang
  • Anak Agung Ayu Kanya Suryarasmi Universitas Negeri Semarang
  • Sabrina Nabila Zahra Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i4.10992

Keywords:

Akses Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, Penyakit, Sistem Rujukan, Sosiologi Kesehatan

Abstract

Pelayanan kesehatan primer memegang peranan strategis dalam sistem kesehatan nasional, namun efektivitasnya sangat bergantung pada bagaimana akses, pengelolaan penyakit, dan mekanisme rujukan saling berinteraksi dalam praktik nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis akses pelayanan kesehatan, klasifikasi penyakit, dan sistem rujukan di Puskesmas Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam kerangka sosiologi kesehatan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap pasien dan tenaga medis pada Mei 2026, dianalisis menggunakan teknik tematik dengan Model Perilaku Pemanfaatan Layanan Kesehatan Andersen sebagai kerangka teoritis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses ke Puskesmas Sekaran dinilai baik oleh masyarakat, didukung kemudahan administrasi, keramahan petugas, kedekatan lokasi, dan nol biaya bagi peserta BPJS/KIS. Penyakit tidak menular, khususnya hipertensi dan diabetes melitus, mendominasi kunjungan dan mencerminkan fenomena transisi epidemiologi yang tengah berlangsung di Indonesia. Sistem rujukan digital berbasis PIKER mempercepat koordinasi antarfasilitas bagi pasien BPJS, namun pasien non-BPJS tidak memiliki akses terhadap mekanisme rujukan formal tersebut, mengindikasikan stratifikasi akses berbasis status sosial-ekonomi. Dua persoalan struktural yang ditemukan adalah fragmentasi sistem pelaporan digital dan kesenjangan akses rujukan antara peserta dan non-peserta jaminan sosial. Dalam perspektif sosiologi kesehatan, puskesmas berfungsi sebagai institusi sosial yang menengahi hubungan antara negara, sistem kesehatan, dan masyarakat. Penguatan pelayanan kesehatan primer harus menyentuh akar ketimpangan struktural agar seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses layanan secara penuh, setara, dan bermartabat.

References

Amelia, N., Rahmawati, D., Hidayat, M. K., Cahyani, N. K., & Waluyo. (2025). Central publisher. 3, 3601–3610.

Ardiyansyah, Saputra, I., & Wijaya, D. (2022). Implementasi kebijakan sistem rujukan berjenjang pasien badan penyelenggara jaminan sosial (bpjs) kesehatan di puskesmas kecamatan lunyuk kabupaten sumbawa. 132–138.

Fadillah, A., Ramadhani, J., & Erlianti, K. (2021). ANALISIS COST OF ILLNESS PENYAKIT HIPERTENSI DI. 6(2), 104–111.

Lasso, cindy kinanti rahmayani. (2023). Jurnal Ilmiah Permas : Jurnal Ilmiah STIKES Kendal. 13, 1337–1344.

Megatsari, H., Laksono, A. D., Ridlo, I. A., Yoto, M., & Azizah, A. N. (2019). Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. Buletin Sistem Kesehatan.

Muhlisin, M., Yulianto, A., Rosita, M., & Valency, A. (2025). GAMBARAN IMPLEMENTASI KLASIFIKASI DAN KODIFIKASI PENYAKIT DALAM MANAJEMEN DATA PASIEN DI PUSKESMAS. Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 17(1).

Purba, M. R., & Hasibuan, R. (2025). Analisis Pelaksanaan Rujukan Pasien Peserta Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ) di Puskesmas Bahorok Analysis of the Implementation of Referrals for National Health Insurance ( JKN ) Patients at Bahorok Health Center. 17(2), 162–175.

Ratnasari, D. (2017). Analisis Pelaksanaan Sistem Rujukan Berjenjang Bagi Peserta JKN di Puskesmas X Kota Surabaya Analysis of The Implementation of Tiered Referral System for Participant of National Health Security at Primary Health Center X of Surabaya. 5, 145–154.

Runtunuwua, T., Kepelb, B. J., Simak, & Fridolin, V. (2021). TANDA DAN GEJALA PENYAKIT SERTA FAKTOR RESIKO PADA ANAK USIA SEKOLAH DI DESA KARIMBOW KECAMATANMOTOLING TIMUR: STUDI DESKRIPTIF. Jurnal Keperawatan, 9(1), 63–70.

Soleimanvandiazar, N. (2020). Determinants of Outpatient Health Service Utilization according to Andersen ’ s Behavioral Model : A Systematic Scoping Review. 45(6). https://doi.org/10.30476/ijms.2020.85028.1481.Abstract

Sonia, P., Ramadhani, A. C., Gurning, F. P., & Putra, S. (2022). Analisa faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS di Puskesmas : kajian literature. 1(5), 260–267.

Wahidin, M. (2022). Beban Penyakit dan Program Pencegahan dan Pengendalian Beban Penyakit dan Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Indonesia. 6(2). https://doi.org/10.7454/epidkes.v6i2.6253

Downloads

Published

2026-06-18