INTENSITAS SERANGAN HAMA KUTU DAUN DAN KUTU KEBUL PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) YANG DIBERI MIKROORGANISME LOKAL

Authors

  • Rina Alfiani Sugianto Universitas Negeri Gorontalo
  • Mohamad Lihawa Universitas Negeri Gorontalo
  • Angry Pratama Solihin Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i4.11108

Keywords:

cabai rawit, kutu daun, kutu kebul, populasi, intensitas serangan, mikroorganisme lokal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, populasi, dan intensitas serangan hama pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) yang diberi mikroorganisme lokal yang berasal dari kombinasi daun gamal, daun pepaya, dan daun kirinyuh. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Jenis hama diamati secara kualitatif deskriptif, sementara populasi dan intensitas serangan hama diamati secara kuantitatif menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan, yaitu kontrol, 20 ml/1 liter air, 40 ml/1 liter air, dan 60 ml/1 liter air dengan masing-masing ulangan di ulang sebanyak 4 kali. Pengambilan sampel jenis hama dilakukan menggunakan aspirator dan kuas secara berkala, kemudian diidentifikasi. Data populasi dan intensitas serangan di analisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Pada penelitian ini diamati dua jenis hama yaitu kutu daun dan kutu kebul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mikroorganisme lokal berpengaruh terhadap populasi dan intensitas serangan hama kutu daun dan kutu kebul pada tanaman cabai rawit. Penggunaan mikroorganisme lokal ini dapat digunakan sebagai alternatif pengendalian hama tanaman yang bersifat ramah terhadap lingkungan

References

Agustina, Pramudi, & Aidawati. (2019). Pengaruh Larutan Daun Gamal (Gliricidia sepium) Terhadap Mortalitas Kutu Daun (Aphis gossypii) pada Cabai (Capsicum annum L). Proteksi Tanaman Tropika, 2(01), 86–91.

Amalina, Subagiya, & Sulistyo. (2018). Respon Populasi Kutu Daun Persik Terhadap Pemberian Beberapa Jenis Ekstrak Kulit Jeruk pada Cabai. Agrosains, 20(1), 13–18.

Ardiyani, Sarjan, & Petrunella. (2025). Pengaruh Keberadaan Hama Kutu Kebul (Homoptera: Aleyrodidae) Terhadap Tingkat Hasil Beberapa Varietas Kentang (Solanum tuberosum L.) di Sembalun Lombok Timur. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 4(1), 273–283.

Arsi, Sukma, Christian, Rafii, Gustiar, Irmawati, Suparman, Hamidson, Pujiastuti, Gunawan, Umayah, & Nurhayati. (2021). Keanekaragaman Arthropoda dan Intensitas Serangan pada Tanaman Cabai (Capsicum Annum L.) di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara. Jurnal Ilmiah Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 18(2), 183–198.

Astriyani, Supartha, & Sudiarta. (2016). Kelimpahan Populasi dan Persentase Serangan Lalat Buah yang Menyerang Tanaman Buah-buahan di Bali. J. Agric. Sci. and Biotechnol, 5(1), 19–27.

Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo. (2023). Produksi Tanaman Sayuran dan Buah–Buahan Semusim Menurut Jenis Tanaman di Provinsi Gorontalo, 2022. Badan Pusat Statistik.

Chesaria, Sobir, & Syukur. (2018). Analisis Keragaan Cabai Rawit Merah (Capsicum frutescens) Lokal Asal Kediri dan Jember. Buletin Agrohorti, 6(3), 388–396.

Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan. (2018). Petunjuk Teknis Pengamatan dan Pelaporan Organisme Penganggu Tumbuhan dan Dampak Perubahan Iklim (OPT-DPI) (Edisi Revi).

Fibriyanti, D. (2015). Teknologi Pembuatan MOL Dari Daun Gamal. In Balai Pengkajian Teknologi Pertanian.

Hadi. (2019). Pemanfaatan Mol (Mikroorganisme Lokal) dari Materi yang Tersedia di Sekitar Lingkungan. Agroscience, 9(1), 93–104.

Harlis, Budiarti, Kapli, & Sanjaya. (2019). Produksi Pupuk Cair dari Isolat Bakteri Limbah Sayur Pasar Angso Duo Jambi dalam Meningkatkan Perekonomian dan Kesehatan Lingkungan Masyarakat Jambi. Biospecies, 12(1), 40–48.

Herlinda, S. (2020). Pemanfaatan Musuh Alami untuk Pengendalian Hayati Hama Tanaman Pangan dan Sayuran Guna Mendukung Keberhasilan Pertanian Organik. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal, 39–46.

Hidayat, Ludji, & Maryana. (2020). Kemampuan Reproduksi dan Riwayat Hidup Kutu Kebul Bemisia tabaci (Gennadius) dengan dan Tanpa Kopulasi Pada Tanaman Cabai Merah dan Tomat. Jurnal Entomologi Indonesia, 17(3), 156–162.

Ilmiyah, Joeniarti, Susilo, Thohiron, Priyanti, Rahmawati, & Faadhilah. (2023). Isolasi dan Identifikasi Bakteri Coccus sp dari Perakaran Tanaman Kaki Gajah (Adansonia digitata). Agroteknologi, 1–7.

Kleruk, Beja, & Wahyuni. (2024). Identifikasi Hama Dan Penyakit serta Pengendalian pada Tanaman Cabai (Capsicum Annuum L.) di Kelompok Tani Sinar Bahagia Desa Nitakloang Kabupaten Sikka. Jurnal Ilmu Tanaman, 4(2), 77–84.

Kumalasari. (2013). Pengaruh Penambahan Kitin pada Media Padat dan Cair Terhadap Viabilitas Cendawan Penicillium sp. Serta Dampaknya Terhadap Mortalitas Pupa Penggerek Buah Kakao, Conopomorpha cramerella (Snellen). Universsitas Hasanuddin Makassar.

Kurniawan, A. (2018). Produksi Mol (Mikroorganisme Lokal) dengan Pemanfaatan Bahan-Bahan Organik yang Ada di Sekitar. Jurnal Hexagro, 2(2), 36–44.

Minanda, Supeno, & Thei. (2022). Populasi dan Intensitas Serangan Hama Kutu Daun (Aphis spp.) Pada Tanaman cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) yang di Tanam di Luar Musim yang Diperlakukan dengan Berbagai Dosis Pupuk Petroganik. In Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mataram.

Musa, N., & Lihawa, M. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Penerapan Teknologi Pengendalian Hama pada Tanaman Cabai di Desa Hulawa Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat, 5(2), 67–73.

Mutmainnah. (2015). Perbanyakan Cendawan Entomopatogen Penicillium sp. Isolat Bone pada Beberapa Media Tumbuh Organik. Jurnal Perbal, 3(3), 1–11.

Nukmal, Pasutri, & Pratami. (2019). Karakterisasi Senyawa Flavonoid Ekstrak Polar Daun Gamal Kultivar Lampung Utara dan Uji Aktivitasnya Terhadap Kutu Putih Kakao (Planococcus minor, Hemiptera:Pseudococcidae. Bioma, 21(1), 25–34.

Permatasari, & Asri. (2021). Efektivitas Ekstrak Ethanol Daun Kirinyuh (Eupatorium odoratum) Terhadap Mortalitas Larva Spodoptera litura. Berkala Ilmiah Biologi, 10(1), 17–24.

Rainiyati, Af’idzatuttama, Septariani, Hartono, Hamidi, Rury, Pulogu, Tasrif, Lihawa, Afiyanti, Jumardi, Latifah, Putri, Fajarfika, Tricahyati, & Ginting. (2025). Pengenalan Hama dan Penyakit Tanaman (I. M. Nadeak (ed.); Cetakan 1). Yayasan Kita Menulis.

Ramadhona, Djamilah, & Mukhtasar. (2018). Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya dalam Pengendalian Kutu Daun pada Fase Vegetatif Tanaman Terung. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 20(1), 1–6.

Rumende, Salaki, & Kaligis. (2021). Pemanfaatan Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Hama Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae). Agroteknologi, 2(2), 1–7.

Ryan, & Kudiai. (2020). Pengaruh Pemberian Kombinasi Pupuk Kandang Ayam Ras dan Pupuk Organik Cair Mol Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Desa Kali Harapan Kabupaten Nabire. Jurnal Pertanian Dan Peternakan, 5(1), 1–12.

Sarwar, M. (2015). The Killer Chemicals for Control of Agriculture Insect Pests : The Botanical Insecticides. 1(3), 123–128.

Sitorus, & Wilyus. (2023). Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) Kutu Kebul, Kutu Daun (Aphids) dan Thrips pada Tanaman Cabai Keriting (Capsicum annuum Linn.). Jurnal Media Pertanian, 8(1), 26–33.

Sofian, Haryanto, & Fauzi. (2023). Keragaman Serangga Hama dan Musuh Alami pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 2(3), 349–361.

Syaifudin, Akhsan, & Sabriani. (2023). Mortalitas Aphis gossypii pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens) dengan Aplikasi Ekstrak Daun Ageratum conyzoides, Tagetes erecta, dan Chromolaena odorata. Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 6(1), 21–27.

Wijaya, Wirawan, & Adiartyasa. (2018). Uji Efektivitas Beberapa Konsentrasi Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) Terhadap Perkembangan Ulat Krop Kubis (Crocidolomia pavonana F.). Jurnal Agrotrop, 8(1), 11–19.

Zahro, Aditya, & Kusuma. (2024). Identification of Potential Pests on Horticultural Plants at the Agricultural Extension Center, Krian. Journal of Applied Plant Technology, 3(1), 29–36.

Downloads

Published

2026-06-22