ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.I DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN : POST OPERASI LAPARATOMY TUMOR SIGMOID DI RUANG ANGGREK RSUD BANYUMAS

Authors

  • Vivi Nazuroh Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes
  • Esti Nur Janah Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i4.11198

Keywords:

asuhan keperawatan, laparatomi, mobilitas, nyeri, tumor sigmoid

Abstract

Tumor sigmoid merupakan keganasan pada usus besar bagian distal yang sering kali membutuhkan intervensi bedah mayor seperti laparatomy. Perawat perlu memberikan asuhan keperawatan khususnya perawatan luka pada pasien post operasi laparatomy tersebut. Tujuan karya tulis ilmiah ini melakukan implementasi asuhan keperawatan yang tepat dan komprehensif pada pasien dengan gangguan sistem pencernaan post operasi laparatomy tumor sigmoid di Ruang Anggrek RSUD Banyumas. Metode Penulisan karya tulis ilmiah ini adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan study kasus pada pasien post operasi laparatomy tumor Sigmoid yang diberikan implementasi perawatan luka post operasi dan perawatan colostomy. Hasil intervensi yang diberikan meliputi teknik non-farmakologis relaksasi napas dalam serta kolaborasi analgesik untuk mengatasi nyeri, perawatan luka dan stoma untuk mencegah infeksi, serta dukungan mobilisasi dini. Evaluasi selama 2 x 24 jam menunjukkan perbaikan kondisi pasien yang signifikan, ditandai dengan penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 3, demam dan bengkak luka teratasi, peningkatan kekuatan otot dari skala 2 menjadi 3, serta kemampuan mobilisasi yang membaik. Kesimpulannya, kombinasi intervensi keperawatan farmakologis dan non-farmakologis terbukti efektif mempercepat proses pemulihan pasien post operasi laparatomi tumor sigmoid.

References

American Cancer Society. (2020). Colorectal Cancer Signs, Symptoms, and Pathophysiology. Atlanta: American Cancer Society Operations.

Butar-Butar & Mendrofa, (2023). Hubungan Mobilisasi Dini dengan Kecepatan Penyembuhan Luka Post Operasi Laparatomi. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia, 6(2), 45-53.

Dinarti & Muryanti, (2017). Bahan Ajar Keperawatan: Dokumentasi Keperawatan. Jakarta: Kemenkes RI.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. (2025). Profil Kesehatan Kabupaten Banyumas Tahun 2024: Tren Keganasan Sistem Pencernaan dan Gaya Hidup. Purwokerto: Dinkes Banyumas.

Diyono, & Mulyanti, (2020). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah: Sistem Pencernaan dan Penatalaksanaan Kanker. Jakarta: Kencana.

Fadlilah, et al., 2021. Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Perubahan Tingkat Nyeri pada Pasien Post Operasi Laparatomi. Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 7(1).

Faizal & Mulya, (2020). Analisis Komplikasi Pasca Laparatomi pada Pasien Keganasan di Unit Bedah. Jurnal Bedah Indonesia, 8(3).

Globocan. (2020). Cancer Incidence and Mortality Worldwide: IARC CancerBase No. 11. Lyon, France: International Agency for Research on Cancer.

Khalishah et al., (2025). Analisis Risiko Perforasi Usus dan Peritonitis pada Obstruksi Tumor Sigmoid: Sebuah Tinjauan Klinis. Jurnal Bedah dan Gastroenterologi Indonesia, 12(1).

Mardalena, (2014). Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Pencernaan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Mustamu et al., (2023). Etika, Moralitas, dan Penerapan Keterampilan Klinis dalam Implementasi Keperawatan. Sorong: Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Papua.

Mutiara et al., (2024). Efektivitas Terapi Non-Farmakologi terhadap Gangguan Mobilitas Fisik Pasca Operasi. Jurnal Riset Keperawatan, 10(2).

Nursalam, (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (Edisi 5). Jakarta: Salemba Medika.

Prastiwi et al., (2023). Konsep Asuhan Keperawatan dan Implementasi pada Pasien Kanker Kolorektal. Jurnal Keperawatan Terpadu.

Rahmayati et al., (2022). Peran Perawat Sebagai Edukator dalam Manajemen Nyeri Pasca Operasi Kanker Kolon. Jurnal Pendidikan Keperawatan, 14(1).

RSUD Banyumas. (2026). Data Laporan Kinerja dan Rekam Medik Ruang Anggrek Periode 2023-2026. Banyumas: Unit Rekam Medik RSUD Banyumas. (Laporan Internal).

Robbins, 2022). Faktor Risiko dan Patofisiologi Perkembangan Tumor Kolon pada Lansia: Tinjauan Klinis. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan

Sanjaya et al., (2023). Mekanisme Mutasi Genetik Sel Epitel dan Jalur Metastasis pada Kanker Kolorektal. Jurnal Onkologi Indonesia, 4(3).

Sanjaya, & Putri, (2023). Penggunaan Metode PQRST dalam Pengkajian Nyeri Akut Pasien Post Operasi. Jurnal Dokumentasi Keperawatan, 4(2), 89-96.

Sari & Pratama, (2023). Patofisiologi Nyeri Pasca Bedah Laparatomi: Peran Nosiseptor dan Mediator Kimia. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1). Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1). Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Tsukada & Ito, (2022). Clinical Manifestations and Diagnostic Challenges in Sigmoid Colon Cancer. Journal of Colorectal Surgery, 15(4), 210-218.

WHO. (2020). Cancer Incident in Indonesia. International Agency for Research on Cancer (IARC).

Wijaya Andra Saferi, (2013). Keperawatan Medikal Bedah: Teori dan Contoh Askep Berdasarkan Masalah Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Yanti, (2024). Penatalaksanaan Bedah dan Reseksi Paliatif pada Kanker Kolorektal. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 11(2).

Zannah et al., (2021). Karakteristik Histopatologi Adenokarsinoma pada Pasien Kanker Kolorektal di Rumah Sakit Pusat. Majalah Patologi Indonesia, 30(2).

Downloads

Published

2026-06-25