ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. N DENGAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN: APENDISITIS POST OPERASI LAPARATOMI DI RUANG MAWAR 2 RSUD dr. SOESELO KABUPATEN TEGAL

Authors

  • Essy Tri Agustina Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes
  • Ahmad Zakiudin Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i4.11203

Keywords:

Apendisitis, Asuhan Keperawatan, Laparatomi, Nyeri Akut, Pasien Anak

Abstract

Apendisitis merupakan salah satu kegawatdaruratan bedah abdomen yang paling sering ditemukan pada anak dan memerlukan tindakan operasi segera seperti laparatomi untuk mencegah komplikasi fatal. Sayatan bedah pascaoperasi umumnya menimbulkan keluhan nyeri akut akibat kerusakan integritas kulit yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menghambat proses pemulihan. Tujuan penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini adalah untuk melaksanakan asuhan keperawatan yang komprehensif pada An. N dengan gangguan sistem pencernaan: apendisitis post operasi laparatomi di Ruang Mawar 2 RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi tahapan pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, implementasi, hingga evaluasi. Hasil pengkajian pada An. N (7 tahun) menunjukkan pasien menangis menahan sakit, mengeluh nyeri seperti disayat-sayat pada luka operasi di perut kiri bawah dengan skala nyeri 6, serta tampak gelisah dan meringis. Berdasarkan data tersebut, dirumuskan tiga diagnosis keperawatan utama, yaitu nyeri akut, defisit pengetahuan pada keluarga dan risiko infeksi. Intervensi keperawatan yang dilakukan selama dua hari meliputi manajemen nyeri melalui pemantauan skala dan karakteristik nyeri, teknik non-farmakologis (napas dalam), fasilitasi istirahat, edukasi kesehatan mengenai penyakit apendisitis, perawatan luka secara steril, serta kolaborasi pemberian terapi analgetik paracetamol infus 250 mg dan antibiotik metronidazole infus 150 mg. Evaluasi akhir setelah dilakukan implementasi menunjukkan hasil yang signifikan, di mana ketiga masalah keperawatan tersebut dapat teratasi sepenuhnya yang ditandai dengan penurunan intensitas nyeri, peningkatan pemahaman keluarga, serta tidak adanya tanda-tanda infeksi pada luka operasi. Kesimpulan dari studi ini membuktikan bahwa pelaksanaan asuhan keperawatan yang tepat dan komprehensif melalui kombinasi tindakan farmakologis dan non-farmakologis efektif dalam menurunkan skala nyeri serta mempercepat proses pemulihan pasien anak pasca-laparatomi.

References

Aldani. (2024). Penerapan Terapi Hold Finger Pada Pasien Post Apendiktommy Yang Mengalami Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di Rumah Sakit Umum Handayani Kotabumi. Politeknik Kesehatan.

Anjarwati et al., (2022). Pemahaman Tentang Sistem Pencernaan Manusia dan Hewan Siswa SDN Sukabumi 6 Probolinggo. Desember, 01(02), 250–251. https://doi.org/10.47233/jpst.v2i.3.354

Arofah, et al., (2024). Efektifitas Relaksasi Teknik Genggam Jari Untuk Mengurangi Nyeri Pada Pasien Post Operasi Appendiktomi: Literature Review. Journal of Language and Health, 3(2), 71–78. http://jurnal. globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH

Dewi, & Iriani. (2022). Asuhan Keperawatan Klien yang Mengalami Gangguan Rasa Nyeri dengan Post Op Apendisitis di RSUD Budhi Asih Jakarta. Jurnal Persada Husada Indonesia, 7(25), 48–55. https://doi.org/10.56014/jphi. v7i25.289

Dinata et al., (2024). Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Skala Nyeri Pasien Post Operasi Apendiktomi Di Ruang Bedah Umum RSUD Jendral Ahmad Yani Metro. Jurnal Cendikia Muda, 4(1), 2807–3469.

Endah et al., (2025). Analisis Askep dengan Penerapan Teknik Relaksasi Genggam Jari terhadap Skala Nyeri Pasien Post Operasi Hernioraphy. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(Maret 2025), 144–153. https://journal.lpkd.or.id/index.php/ QuWel

Fauziyyah. (2023). Asuhan Keperawatan Dengan Diagnosis Medis Ca Colon+ Ileustomy Post Operasi Tutup Stoma + Repair Fistel Hari Ke 1 Pada Tn. O Di Ruang C1RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

Fitria et al., (2025). Karakteristik Pasien Apendisitis Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Medical Professional Journal of Lampung, 14(10), 1926–1929.

Hendrawati, & Amalia. (2022). Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Post Op Laparatomi Apendisitis Akut. Jurnal Pustaka Akeperawatan, 1(2), 73–80. https://jurnal.pustakagalerimandiri.co.id/index.php/pustakakeperawatan/art icle/download/339/229

Inabulu et al., (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Luka Setelah Dijahit Di Instalasi Gawat Darurat. Carolus Journal of Nursing, 4(1), 55–66. https://doi.org/10.37480/cjon.v4i1.90

Indrayana et al., (2026). Apakah Trauma Tumpul Abdomen Dapat Menyebabkan Ruptur Pada Appendiks Yang Berujung Kematian? Sebuah Laporan Kasus Autopsi. 25(1), 116–124.

Jannatunnisa. (2024). Asuhan Keperawatan Pada Ny.S Dengan Gangguan Sistem Pencernaan: Post Laparoskopi A.1 Apendiksitis Kronis Di Ruangan Mutiara RSUD DR. Slamet Garut. Sekolah Tinggi Kesehatan Karsa Husada Garut.

Kusuma et al., (2024). Penerapan Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Skala Nyeri Pada Pasien Post Operasi Di Ruang Bedah RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro. Jurnal Cendikia Muda, 4(3), 345–351. https://www.jurnal. akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/598

Lestari, & Hidayat. (2026). Penerapan Terapi Jus Tomat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Melalui Aplikasi Model Virginia Henderson Di Panti Tresna Werdha Kota Bengkulu. Journal of Multidisciplinary Research, 2(2), 73–80. https://doi.org/10.70963/jmr.v2i2.474

Mahendra. (2021). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Operatif Appendisitis Di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.

Mavikasari. (2026). Laporan Kasus: Seorang Anak Laki-Laki 6 Tahun 9 Bulan dengan Appendicitis. Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 3(1), 69–78. https://doi.org/10.62383/vimed.v3i1.2592

Mayasari et al., (2025). Pengaruh Foot Massage Terhadap Kualitas Tidur Pada Pasien Rawat Inap. Jurnal Keperawatan Malang, 10(01), 101–112.

Nadianti, & Minardo. (2023). Manajemen Nyeri Akut pada Post Laparatomi Apendisitis di RSJ Prof. Dr. Soreojo Magelang. Journal of Holistics and Health Science, 5(1), 75–87. https://doi.org/10.35473/jhhs.v5i1.253

Nadias et al., (2025). Pendidikan Kesehatan Peningkatan Pengetahuan Perawatan Luka Post Operatif Laparatomi. Jurnal Penyuluhan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(3), 314–322.

Nasution et al., (2025). Hubungan Pengetahuan Dengan Upaya Pencegahan Appendicitis Pada Remaja. Journal Of Health and Physical, 1(1), 17–21.

Nataprawira et al., (2025). Pelatihan Merawat Luka Mencegah Infeksi untuk Petugas Tata Kelola dan Pemuda Gereja Paroki Santo Fransiskus Asisi Tebet. 4(1), 165–171.

Nugroho et al., (2025). Bunga Rampai Keperawatan Bedah: Pendekatan dan Perawatan Pasien Pre-Operasi, Intra-Operasi, dan Pasca-Operasi (E. Kusyati (ed.)). PT Nuansa Fajar Cemerlang.

Nurlatifah. (2025). Asuhan Keperawatan Pada Ny. D Dengan Post Operasi Tumor Mammae Dextra Di Ruang Mawar 2 RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal.

Puspitasari et al., (2023). Penerapan Terapi Murrotal Al-Qur’an Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pasien Post Laparatomi Apendisitis. Jurnal Riset Ilmiah, 2(7), 2841–2849.

Purnama & Hidayat. (2026). (Catatan: Sumber ini dikutip di paragraf 1 Latar Belakang teks Anda, namun belum tercantum di daftar pustaka asli Anda. Anda perlu melengkapinya secara mandiri jika diperlukan).

Qamarya et al., (2023). Pelaksanaan Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Hipertensi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 13–19.

Rahmi et al., (2026). Peningkatan Kapasitas Perawat di Ruang Rawat Inap Dalam Perawatan Luka Modern Dressing Pasien Pasca Operasi Dengan Prinsip Moist Wound Healing. Jurnal Abdimas Keperawatan Dan Kebidanan Prima, 1(1), 7–14.

Rekam Medis RSUD dr. Soeselo. (2026). (Catatan: Sumber institusi dikutip di bagian Latar Belakang teks Anda).

Santosa et al., (2025). Hubungan Onset Nyeri Perut Dengan Komplikasi Perforasi Pada Pasien Apendisitis Di RSUD DR. H. Chasan Boesoirie. 2, 306–312.

Santoso et al., (2025). Edukasi Dan Implementasi Manajemen Nyeri: Terapi Non Farmakologi Aromaterapi Di RSUD Ulin Banjarmasin Kalimantan Selatan. 1(1), 40–45.

Saputra et al., (2023). Penyuluhan Apendisitis Pada Rumah Sakit Bintang Amin. Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan, 1(1), 6–11.

Shafa, & Arianto. (2026). Akurasi Diagnostik dan Korelasi Klinis Skor Alvarado terhadap Temuan Histopatologi serta Manifestasi Periappendicular Infiltrat : Analisis Retrospektif 75 Kasus di Indonesia. The Indonesian Journal of General Medicine, 25(01), 14–33.

Sri Suryati et al., / Suryati. (2025). Perawatan Pasien Dewasa Dengan Nyeri Akut Dan Nyeri Kronis (P. I. Daryaswanti (ed.)).

Sulistiawan et al., (2023). Efektivitas Pemberian Komunikasi Informasi Edukasi Perawatan Post Operasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Post Operasi Katarak. Media Husada Journal Of Nursing Science, 4(1), 43–50.

Taufik, & Hidayat. (2026). Efektivitas Leaflet Promosi Kesehatan Terhadap Kecemasan Pasien Preoperasi Laparatomi. Jurnal Aisyiyah Medika, 11(1), 180–189.

Wendari et al., (2025). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Apendisitis Di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang. Jurnal Kesehatan Terpadu, 6(1), 55–63.

Yunani et al., (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan Mobilisasi Pada Pasien Post Operasi Apendisitis di RSUD dr. H. Abdul moeloek provinsi lampung Tahun 2024. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKPI), 6(1), 2746–2579.

Downloads

Published

2026-06-25