ASUHAN KEPERAWATAN JIWA Tn. R GANGGUAN SENSORI PERSEPSI: HALUSINASI PENDENGARAN AKIBAT SKIZOFRENIA DI RUANG ENDROTENOYO RSJD dr. AMINO GONDOHUTOMO
DOI:
https://doi.org/10.61722/jssr.v4i4.11260Keywords:
Asuhan Keperawatan Jiwa, Halusinasi Pendengaran, Skizofrenia Tak TerinciAbstract
Skizofrenia tak terinci sering memunculkan gangguan sensori persepsi berupa halusinasi pendengaran. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan jiwa yang komprehensif pada Tn. R (51 tahun) dengan masalah utama halusinasi pendengaran akibat skizofrenia tak terinci di Ruang Endrotenoyo RSJD dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah. Studi kasus deskriptif ini menggunakan pendekatan proses keperawatan secara sistematis, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi dan studi pustaka. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pasien mengalami halusinasi pendengaran, mendengar bisikan suara anaknya yang sudah meninggal hingga sepuluh kali sehari saat sendirian, senyum-senyum sendiri, konsentrasi kurang, serta memiliki riwayat putus obat selama satu bulan karena bosan. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi halusinasi pendengaran sebagai masalah utama, isolasi sosial, risiko perilaku kekerasan dan defisit perawatan diri. Implementasi keperawatan difokuskan pada Strategi Pelaksanaan (SP) 1–4 halusinasi serta SP 1–4 defisit perawatan diri. Hasil evaluasi menunjukkan pencapaian yang optimal; pasien mampu mengidentifikasi halusinasi, mempraktikkan cara pertama mengontrol halusinasi (menghardik) secara mandiri, dan menunjukkan perkembangan pada rencana perawatan kebersihan diri. Kesimpulannya, asuhan keperawatan jiwa terbukti efektif dalam membantu pasien mengendalikan halusinasi pendengaran dan memperbaiki kemandirian perawatan diri.
References
Adji, & Semuel. (2023). Halusinasi pendengaran. Galang Tanjung, (2504), 1–9.
Agustriyani, Feri, D. (2024). Terapi non farmakologi pada pasien skizofrenia. PT NEM.
Anggreny, et al. (2025). Buku ajar Metodologi Keperawatan. Purbalingga : CV Eureka Media Aksara
Arif, dan Zaini. (2023). Asuhan keperawatan jiwa pada pasien dengan masalah defisit perawatan diri di Ruang Merpati Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Health & Medical Sciences, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.47134/phms.v1i2.33
Arisanti, et al. (2023). Caregiver pasien skizofrenia, 10(01), 1–8.
Budi Anna Keliat. (2019). Asuhan keperawatan jiwa. Jakarta: EGC.
Dinkes Jawa Tengah. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Kementerian Kesehatan Jawa Tengah Republik Indonesia. In Laporan Nasional Riskesdas 2018.
Effendi. (2022). Hubungan supervisi keperawatan dengan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan di ruang rawat inap Kemuning dan Dahlia RSUD Waled Kabupaten Cirebon. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(11), 966–975. https://doi.org/10.36418/cerdika.v2i11.477
Fajariyah, dan Tresna, (2023). Analisis asuhan keperawatan jiwa dengan risiko perilaku kekerasan melalui intervensi latihan fisik 2: Terapi pukul bantal pada Nn A dan Nn D di Pandeglang Banten. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(4), 1687–1692. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i4.8893
Hadinata, Abdillah, dan Wahyuni, (2022). Metodologi keperawatan dan implementasi asuhan keperawatan. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Herlita, (2024). Utama gangguan sensori persepsi: Halusinasi.
Italia, & Hidayati, (2025). Pengaruh terapi aktivitas kelompok terhadap penurunan tingkat halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. Jurnal Kesehatan Dan Pembangunan, 15(2), 267–275. https://doi.org/10.52047/jkp.v15i2.422
Iyus Yosep, dan Sutini, (2019). Buku ajar keperawatan jiwa. Bandung: Refika Aditama.
Jahja, dan Sukamti, (2023). Analisis asuhan keperawatan melalui intervensi mengajarkan pasien berinteraksi bertahap pada Ny.H dan Ny.A dengan diagnosa medis skizofrenia di Panti Sosial Bina Laras Harapan 2. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(3), 1058–1070. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i3.8795
Koerniawan, Daeli, dan Srimiyati, (2020). Aplikasi standar proses keperawatan: Diagnosis, outcome, dan intervensi pada asuhan keperawatan. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(2), 739–751. https://doi.org/10.31539/jks.v3i2.1198
Kustiawan, Cahyati, dan Nuralisah, (2023). Hubungan pengetahuan keluarga tentang skizofrenia dengan dukungan sosial keluarga dalam perawatan pasien skizofrenia. Media Informasi, 19(1), 1–6. https://doi.org/10.37160/bmi.v19i1.39
Madhani, dan Kartina, (2020). Asuhan keperawatan jiwa pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 2(3), 149–155.
Mashudi, S. (2021). Asuhan keperawatan skizofrenia. Surabaya: CV Global Aksara Pres.
Priyatama, dan Lestari, (2023). Gangguan skizofrenia ditinjau melalui pendekatan neuropsikologi. Flourishing Journal, 3(10), 441–449. https://doi.org/10.17977/um070v3i102023p441-449
Nadila, (2021). Analisis asuhan keperawatan melalui intervensi terapi orientasi realitas pada klien Ny.M dan Ny.S dengan masalah keperawatan waham di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa II [Universitas Nasional]. https://doi.org/10.1080/09638288.2019.1595750
Nur Syamsi, dan Yunita. (2022). Penerapan terapi generalis pada pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan halusinasi pendengaran. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 1(1), 10–19.
Nursalam. (2025). Proses dan dokumentasi keperawatan: Konsep dan praktik, 18(4). https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644
Oktiana, (2023). Asuhan keperawatan jiwa pada Tn.H dengan halusinasi pendengaran melalui terapi dzikir di Ruang Cendrawasih RSJ Prof HB Saanin Padang. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Alifah Padang.
Pamungkas, et al. (2021). Metodologi riset keperawatan. Jakarta: CV Trans Info Media.
Pardede, (2021). Self-efficacy dan peran keluarga berhubungan dengan frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4(1), 57–66.
Polopandang, dan Hidayah, (2019). Proses keperawatan: Pendekatan teori dan praktik. Gowa: Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Cerdas.
Pratama, dan Senja, (2022). Keperawatan jiwa. Bumi Medika.
Pratiwi, Riyana, dan Maulana, (2024). Penerapan latihan bercakap-cakap pada pasien halusinasi pendengaran di Puskesmas Cigeureung Kota Tasikmalaya, 20(1), 43–54.
Priyatama, dan Lestari, (2023). Gangguan skizofrenia ditinjau melalui pendekatan neuropsikologi. Flourishing Journal, 3(10), 441–449. https://doi.org/10.17977/um070v3i102023p441-449
Puspitasari, dan Astuti, (2022). Pengelolaan gangguan persepsi sensori: Halusinasi pendengaran pada fase condemning melalui penerapan strategi pelaksanaan halusinasi. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 2(1). https://doi.org/10.35473/jkbs.v2i1.2468
Putri At.al, (2022). Cost Analysis of Antipsychotics Schizophrenia of Inpatients in Mental Hospital West Java Province. Jurnal Farmasi Galenika, 8(2), 143–153. https://doi.org/10.22487/j24428744.2022.v8.i2.15959
Putri Dewi Rohani, (2025). Implementasi terapi menghardik dan spiritual dzikir pada pasien halusinasi pendengaran. 5, 525–532.
Putri, dan Maharani, (2022). Skizofrenia: Suatu studi literatur. J Public Health Medical Studies, 1(1), 1–12.
Ruswadi, Wennie, dan Masliha, (2025). The effectiveness of mental health education on improving adolescents’ knowledge of depression prevention. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 16(3), 360–371. https://doi.org/10.20885/jkki.vol16.iss3.art4
Sayuti, Kenedi, dan Afnibar, (2024). Perbedaan nasehat Barat dan nasehat Islam. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(1), 377–385. https://doi.org/10.56338/jks.v7i1.4881
Senja, et al. (2024). Penatalaksanaan pasien halusinasi dengan pendekatan farmakologis dan nonfarmakologis. Jurnal Keperawatan Malahayati.
Simanjuntak. (2022). Hubungan stigma masyarakat dengan penerimaan masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa, 10, 582–589.
Sulastri. (2026). Asuhan keperawatan jiwa pada pasien halusinasi, 6–20.
Sutejo. (2023). Keperawatan jiwa: Konsep dan praktik asuhan keperawatan kesehatan jiwa. Pustaka Baru Press.
Tampang. (2023). Kemampuan skizofrenia dalam mengontrol halusinasi. 15(September), 1479–1484.
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar diagnosis keperawatan Indonesia: Definisi dan indikator diagnostik (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
Valen, Arifatul, dan Wahyu, (2025). Penerapan terapi spiritual dzikir terhadap penurunan perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. Rs Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah.
VanDyke, M. (2022). Mental illness and mental health. Wellness Around the World: An International Encyclopedia of Health Indicators, Practices, and Issues, 1–2, 232–238. https://doi.org/10.1007/978-1-349-17820-9_4
WHO. (2022). Schizophrenia. https://www.who.int/news-room/fact-sheet/detail/schizophrenia
WHO. (2023). Schizophrenia. https://www.who.int/news-room/fact-sheet/detail/schizophrenia
Wijayanti, Hastuti, dan Nahrowiyah, S. (2022). Pengaruh terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi sesi 1-2 terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran. Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian, 20(1), 65–71. https://doi.org/10.26576/profesi.v20i1.138
Wulandari, et al. (2023). Asuhan keperawatan jiwa. Jambi : PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Yafi, et al. (2022). Pemeriksaan status mental pada pasien gangguan jiwa. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(2), 115–122.
Yunitas, (2023). Asuhan keperawatan pada Tn. I dengan masalah utama gangguan persepsi sensori: Halusinasi pendengaran di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan.
Zahra, Adi, dan Prasetyo, (2024). Tingkat peran keluarga dalam pengawasan pasien halusinasi terhadap upaya mengontrol halusinasi dengan teknik menghardik. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(4), 245–263. https://doi.org/10.61132/observasi.v2i4.794
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











