OPTIMALISASI MANAJEMEN INFORMASI DAN REDUKSI AMBIGUITAS DALAM KOMUNIKASI ORGANISASI DI BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PROVINSI SUMATERA SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.61722/jssr.v4i4.11406Keywords:
Komunikasi Organisasi, Administrasi Publik, Biro Humas, Ambiguitas Informasi, Manajemen Data, Birokrasi DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran krusial tata kelola administrasi dalam menjaga efektivitas komunikasi organisasi di lingkungan Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Di tengah disrupsi teknologi informasi yang menuntut birokrasi untuk lebih adaptif, fungsi kehumasan pemerintahan saat ini tidak hanya bertumpu pada penyebaran konten publik semata, melainkan sangat bergantung pada presisi alur informasi internal yang tertata. Melalui instrumen administratif seperti pengelolaan Surat Perintah Tugas (SPT), Nota Dinas, serta digitalisasi data kedinasan, Biro Humas berupaya meminimalisir hambatan koordinasi yang sering terjadi dalam struktur birokrasi yang kompleks. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif yang dilakukan secara intensif selama masa praktik kerja lapangan (13 April 2026 – 30 Juli 2026). Hasil penelitian menunjukkan bahwa standarisasi dokumen dan manajemen data yang sistematis berfungsi sebagai instrumen vital dalam mereduksi ambiguitas informasi (equivocality), meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta mempercepat proses pengambilan keputusan strategis oleh pimpinan. Selain itu, monitoring media yang dilakukan secara berkelanjutan terbukti menjadi feedback loop yang efektif bagi pimpinan dalam memetakan dinamika isu publik secara real-time. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa efisiensi birokrasi sangat bergantung pada ketepatan operasional administratif yang disiplin, yang pada akhirnya menjadi fondasi utama bagi stabilitas, kredibilitas, dan keberhasilan komunikasi publik instansi pemerintah di era digital.
References
Ardianto, E., Komala, L., & Karlinah, S. (2009). Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Simbiosa Rekatama Media.
Broom, G. M. (2013). Cutlip and Center's Effective Public Relations (11th ed.). Pearson Education.
Dwiyanto, A. (2011). Mewujudkan Good Governance melalui Pelayanan Publik. Gadjah Mada University Press.
Effendy, O. U. (2015). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Remaja Rosdakarya.
Gil-Garcia, J. R. (2012). Enacting Electronic Government Success. Springer.
Ishwara, L. (2005). Catatan-Catatan Jurnalisme Dasar. Kompas.
Juhi, M., & Shahnawaz, M. G. (2022). Mobile journalism: A paradigm shift in the digital era. Journal of Media and Communication Studies, 14(1), 1–12.
Katz, D., & Kahn, R. L. (2010). The Social Psychology of Organizations (2nd ed.). John Wiley & Sons.
McCombs, M. (2014). Setting the Agenda: The Mass Media and Public Opinion (2nd ed.). Polity Press.
Miller, K. (2012). Organizational Communication: Approaches and Processes (6th ed.). Wadsworth.
Mulyana, D. (2017). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Rosda.
Rogers, E. M. (2010). Diffusion of Innovations (4th ed.). Free Press.
Sedarmayanti. (2017). Reformasi Administrasi Publik, Reformasi Birokrasi, dan Kepemimpinan Masa Depan. Refika Aditama.
Siahaan, N. (2014). Manajemen Humas Pemerintah. Rajawali Pers.
Tourish, D. (2013). Auditing Organizational Communication. Routledge.
Weick, K. E. (1979). The Social Psychology of Organizing (2nd ed.). Addison-Wesley.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











