ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN. H DENGAN BRONKOPNEUMONIA DI RUANG ANGGREK I RSUD dr. SOESELO KABUPATEN TEGAL

Authors

  • Regita Ambar Aprilia Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes
  • Esti Nurjanah Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i4.11442

Keywords:

Asuhan Keperawatan, Bronkopneumonia, Pasien Anak

Abstract

Bronkopneumonia merupakan peradangan pada parenkim paru yang sering kali menjadi penyebab mortalitas tertinggi di kalangan anak dan balita. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan anak yang komprehensif pada An. H (8 tahun) dengan diagnosis medis bronkopneumonia di Ruang Anggrek I RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan sistematis melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami sesak napas, demam naik turun, batuk dan pilek sejak tiga hari, penurunan nafsu makan, terdapat retraksi dada, suara napas tambahan ronchi, mukosa mulut kering, serta tanda-tanda vital berupa nadi 140 x/menit, RR 40 x/menit, dan suhu 38,3°C. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan hipersekresi jalan napas, hipertermia berhubungan dengan proses penyakit (infeksi), serta ansietas berhubungan dengan krisis situasional. Intervensi keperawatan difokuskan pada pemantauan respirasi, fisioterapi dada, pengaturan posisi semi-Fowler, pemberian minum hangat, manajemen cairan, serta kolaborasi obat antibiotik, antipiretik, dan terapi nebulizer. Selain terapi medis kolaboratif, perawat juga menerapkan intervensi non-farmakologis berupa terapi relaksasi menggambar untuk mengurangi kecemasan anak. Evaluasi keperawatan setelah pengelolaan selama tiga hari menunjukkan hasil yang optimal; bersihan jalan napas menjadi efektif, suhu tubuh normal kembali mencapai 36,5°C, dan ansietas teratasi ditandai dengan anak yang tampak lebih tenang serta kooperatif. Kesimpulannya, penerapan asuhan keperawatan anak yang sistematis, kolaboratif, dan komprehensif terbukti efektif dalam mengoptimalkan kepatenan jalan napas, mengatasi hipertermia akibat infeksi, serta meminimalkan kecemasan akibat hospitalisasi pada pasien anak

References

Arofi, Hidayat, & Sari. (2023). Gambaran klinis bronkopneumonia pada anak. Medic Nutricia Journal.

Azahra, Maryanti, & Sukmawati (2020). Asuhan keperawatan pada anak dengan bronkopneumonia. Jurnal Ilmiah Kesehatan.

Drigot & Clark (2024). Complications of pneumonia in children. Pediatric Respiratory Reviews.

Erlany (2024). Bronkopneumonia pada anak dan penatalaksanaannya. Jurnal Keperawatan dan Anestesi.

Hasan, Pratiwi, & Rahmadi (2024). Patogenesis dan manifestasi klinis bronkopneumonia pada anak. Jurnal Kesehatan dan Ilmu Kedokteran.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi saluran pernapasan akut. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Bronkopneumonia pada anak. Jakarta: Kemenkes RI.

Kenedi, Khairunnisa & Fardian (2025). Relationship between nutritional status and bronchopneumonia incidence in children. Jurnal Kesehatan Global.

Lestari (2021). Kumpulan teori untuk kajian pustaka penelitian kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Makdalena, Wahyuni & Pratiwi (2021). Faktor lingkungan sebagai risiko bronkopneumonia pada balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Matubongs & Wulaningsih (2025). Penatalaksanaan bronkopneumonia pada anak di pelayanan kesehatan. Jurnal Prepotif Kesehatan.

Purnawati & Fajri (2020). Bronkopneumonia sebagai penyebab kematian tertinggi pada balita. Jurnal Kesehatan Anak.

Putri, Wahyuni & Lestari (2025). Faktor risiko kejadian pneumonia pada balita di Indonesia. Jurnal Prepotif Kesehatan Masyarakat.

Rahmania & Nursanti (2024). Aplikasi teori Florence Nightingale dalam asuhan keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia.

Rahmawati & Syahruramadhani (2023). Efektivitas terapi inhalasi terhadap bersihan jalan napas pada pasien bronkopneumonia. Jurnal Keperawatan Terpadu.

Rekam Medis RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal. (2026). Data kasus bronkopneumonia tahun 2023–2025. Tegal: RSUD dr. Soeselo.

Saatirah et al., (2025). Characteristics of bronchopneumonia in children. EduHealth Journal.

Safitri & Suryani (2022). Karakteristik klinis bronkopneumonia pada anak balita. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak.

SDKI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik. Jakarta: DPP PPNI.

SIKI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan. Jakarta: DPP PPNI.

SLKI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan. Jakarta: DPP PPNI.

Sudirman, Hasanah & Firmansyah (2023). Epidemiologi bronkopneumonia pada anak dan balita di negara berkembang. Jurnal Kesehatan Global.

Sukma (2020). Bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien bronkopneumonia: Studi kasus. Jurnal Keperawatan Silampari.

Sukma (2020). Bersihan jalan napas tidak efektif sebagai masalah keperawatan utama pada anak bronkopneumonia. Jurnal Keperawatan Anak, 8(1), 22–29.

Survei Kesehatan Indonesia (SKI). (2023). Laporan nasional survei kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Syahrin Nurhaliza & Ramadhani (2024). Bronkopneumonia sebagai infeksi saluran pernapasan bawah pada anak. Jurnal SENTRI

Titin (2024). Etiologi dan patogenesis bronkopneumonia pada anak. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.

Yasin, Fauzi & Kurniawati (2024). Metode observasi dalam penelitian keperawatan. Jurnal Riset Keperawatan.

Zahra (2025). Pneumonia dan gangguan sistem pernapasan pada anak. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan

Downloads

Published

2026-06-30