PENETAPAN KADAR ASAM SALISILAT DENGAN METODE ALKALIMETRI

Authors

  • Rifani Hutami Supardi Universitas Muhammadiyah Manado
  • Rosalina Husaleka Universitas Muhammadiyah Manado
  • Ajeng Dwi Cahayu Universitas Muhammadiyah Manado
  • Dini Amalia Universitas Muhammadiyah Manado
  • Shalwa Inayah Isima Universitas Muhammadiyah Manado

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i5.12062

Keywords:

alkalimetri, asam salisilat, bedak, natrium hidroksida, penetapan kadar

Abstract

Penetapan kadar zat aktif merupakan salah satu tahapan penting dalam pengendalian mutu sediaan farmasi dan kosmetik untuk menjamin keamanan, kualitas, dan efektivitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar asam salisilat dalam sampel bedak menggunakan metode alkalimetri serta membandingkan hasilnya dengan persyaratan yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Metode yang digunakan adalah titrasi alkalimetri menggunakan larutan baku natrium hidroksida (NaOH) yang terlebih dahulu dibakukan dengan kalium biftalat (KHP), sedangkan titik akhir titrasi ditentukan menggunakan indikator fenolftalein. Sampel dilarutkan dalam etanol yang telah dinetralkan dan dititrasi hingga terjadi perubahan warna menjadi merah muda. Hasil pembakuan menunjukkan normalitas larutan NaOH sebesar 0,0816 N. Penetapan kadar asam salisilat pada sampel bedak menghasilkan kadar sebesar 3,067%, sehingga melebihi batas maksimum yang diizinkan BPOM untuk sediaan kosmetik, yaitu 2%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sampel belum memenuhi persyaratan keamanan. Perbedaan hasil dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti penetralan etanol yang kurang sempurna, kesalahan pembacaan buret, serta ketidaktepatan dalam menentukan titik akhir titrasi. Oleh karena itu, metode alkalimetri dapat digunakan untuk penetapan kadar asam salisilat, namun pelaksanaannya harus dilakukan secara teliti agar diperoleh hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan

References

Abdul, & Rohman. 2007. Analisis Obat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (Sesuaikan jika buku yang Anda gunakan berbeda.)

Bali, S., & Fernenda, L. (2024). Determination of Salicylic Acid Levels in Anti-Acne Creams Sold in Online Shops and Pharmacies Using UV-Vis Spectrophotometric and Alkalimetric Methods. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 2(1), 27–33

Bali, S., & Fernenda, L. (2024). Penetapan Kadar Asam Salisilat pada Cream Anti Jerawat yang Dijual Secara Online Shop dan di Apotek Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis dan Alkalimetri. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 2(1), 27–33.

Bali, S., & Fernenda, L. (2024). Penetapan Kadar Asam Salisilat pada Cream Anti Jerawat yang Dijual Secara Online Shop dan di Apotek Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis dan Alkalimetri. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 2(1), 27–33.

Bali, S., & Fernenda, L. (2024). Penetapan Kadar Asam Salisilat pada Cream Anti Jerawat yang Dijual Secara Online Shop dan di Apotek Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis dan Alkalimetri. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 2(1), 27–33.

Cartika, & Harpolia. 2017. Analisis Kadar Asam Salisilat dalam Sediaan Kosmetik Bedak. (Lengkapi dengan nama jurnal, volume, nomor, dan halaman sesuai sumber asli.)

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1979. Farmakope Indonesia. Edisi III. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Farmakope Indonesia. Edisi VI. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pujiwati, S. (2017). Gambaran Kadar Asam Mefenamat Dalam Obat Antinyeri Yang Beredar Pada Warung-Warung Di Kecamatan Kedamaian Kota Bandar Lampung. Jurnal Analis Kesehatan, 4(1), 366-369.

Rahmadani, dkk. (2025). Penetapan Kadar Asam Asetilsalisilat dan Asam Askorbat dengan Menggunakan Metode Titrasi Acidimetri–Alkalimetri. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(1), 602–607.

Rahmadani, dkk. (2025). Penetapan Kadar Asam Asetilsalisilat dan Asam Askorbat dengan Menggunakan Metode Titrasi Acidimetri–Alkalimetri. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(1), 602–607

Rahmadani, dkk. (2025). Penetapan Kadar Asam Asetilsalisilat dan Asam Askorbat dengan Menggunakan Metode Titrasi Acidimetri–Alkalimetri. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(1), 602–607.

Rahmadani, dkk. (2025). Penetapan Kadar Asam Asetilsalisilat dan Asam Askorbat dengan Menggunakan Metode Titrasi Acidimetri–Alkalimetri. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(1), 602–607.

Downloads

Published

2026-07-18