PENETAPAN KADAR ASETOSAL DENGAN METODE ASIDI-ALKALIMETRI
DOI:
https://doi.org/10.61722/jssr.v4i5.12088Keywords:
asetosal, asidi-alkalimetri, penetapan kadar, titrasi balik, tabletAbstract
Penetapan kadar zat aktif merupakan salah satu tahapan penting dalam pengendalian mutu sediaan farmasi untuk menjamin keamanan, efektivitas, dan kualitas obat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar asetosal dalam sediaan tablet menggunakan metode asidi-alkalimetri serta memberikan pemahaman mengenai penerapan analisis kuantitatif dalam pengujian mutu obat. Metode yang digunakan adalah titrasi balik (back titration), yaitu mereaksikan sampel asetosal dengan larutan natrium hidroksida (NaOH) berlebih, kemudian menitrasi sisa NaOH menggunakan larutan baku asam klorida (HCl) dengan indikator fenolftalein. Percobaan juga dilakukan terhadap larutan blanko sebagai pembanding. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa volume HCl yang digunakan pada sampel sebesar 10,3 mL, sedangkan pada blanko sebesar 12,6 mL. Selisih volume tersebut menunjukkan bahwa sebagian NaOH telah bereaksi dengan asetosal sehingga kadar zat aktif dapat ditentukan melalui perhitungan titrimetri. Titik akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna larutan dari merah muda menjadi tidak berwarna. Metode asidi-alkalimetri terbukti sederhana, cepat, dan memiliki ketelitian yang baik apabila seluruh tahapan analisis dilakukan sesuai prosedur. Ketelitian dalam penimbangan sampel, pembacaan buret, pemanasan, serta penentuan titik akhir titrasi menjadi faktor penting yang memengaruhi keakuratan hasil penetapan kadar. Hasil analisis selanjutnya dapat dibandingkan dengan persyaratan Farmakope Indonesia sebagai dasar penilaian mutu sediaan tablet asetosal
References
Azizah, N. F., Penggunaan, S., & Pada, A. (2024). STUDI PENGGUNAAN ASETOSAL PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER (Penelitian dilakukan di RSI Aisyiyah Malang).
Esati, N. K., Cahyadi, K. D., & Dewi Lestari, G. A. (2023). Uji Kualitatif Dan Kuantitatif Tetrasiklin Dalam Simulasi Sampel Secara Spektrofotometri Uv-Vis. Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal), 8(1), 56–66. https://doi.org/10.47219/ath.v8i1.190
Iswandi. (2022). Pengaruh Suhu Terhadap Peruraian Kadar Asetosal. Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 11(1), 1–8.
Jamlludin, Muddakir, I., & Wahyuni, S. (2022). Jurnal Pendidikan MIPA. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(2019), 265–269. http://ejournal.tsb.ac.id/index.php/jpm/index
Rahayu, P. P. (2022). Kajian Pustaka Efektivitas Dan Efek Samping Penggunaan Asetosal Pada Penderita Penyakit Jantung Koroner. https://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/31141
Widyastama, R., Dewi, S. T., & Latifah, N. (2025). Review Jurnal: Perbandingan Uji Stabilitas Paracetamol dan Asetosal dalam Sediaan Tablet. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 2(3), 117–122.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











