ANALISIS KUANTITATIF KADAR KANDUNGAN ASETOSAL DENGAN METODE ASIDI-ALKALIMETRI

Authors

  • Rifani Hutami Supardi Universitas Muhammadiyah Manado
  • Sekar Ayu Pratiwi Universitas Muhammadiyah Manado
  • Tatia Anastasya Mokoginta Universitas Muhammadiyah Manado
  • Nur Zulhijah Mangantiku Universitas Muhammadiyah Manado
  • Ni Luh Iswari Arya Universitas Muhammadiyah Manado
  • Dhea Alfazri Aznai Hamzah Universitas Muhammadiyah Manado
  • Ummuhani Taher Universitas Muhammadiyah Manado

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i5.12116

Keywords:

asidi-alkalimetri, asetosal, pengendalian mutu, penetapan kadar, titrasi balik

Abstract

Pengendalian mutu sediaan farmasi memerlukan metode analisis kuantitatif yang akurat untuk memastikan kadar zat aktif sesuai dengan standar farmakope. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar asetosal dalam sediaan tablet menggunakan metode asidi-alkalimetri sebagai salah satu metode titrimetri yang sederhana, ekonomis, dan mudah diterapkan dalam laboratorium. Penelitian menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan prinsip titrasi balik (back titration), yaitu mereaksikan sampel asetosal dengan larutan natrium hidroksida (NaOH) berlebih, kemudian menentukan sisa basa melalui titrasi menggunakan larutan baku asam klorida (HCl). Data diperoleh dari pengamatan volume titran pada sampel dan blanko, kemudian dihitung untuk menentukan kadar asetosal berdasarkan prinsip stoikiometri reaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume HCl yang digunakan pada titrasi sampel sebesar 7,0 mL, sedangkan pada blanko sebesar 15,8 mL. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh kadar asetosal sebesar 158,54 mg atau setara dengan 379,43 mg per tablet. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan kadar yang tertera pada etiket sehingga mengindikasikan adanya kemungkinan kesalahan analisis, seperti ketidaktepatan penimbangan sampel, pembacaan buret, pembakuan larutan standar, maupun penentuan titik akhir titrasi. Meskipun demikian, metode asidi-alkalimetri mampu menggambarkan prinsip analisis kuantitatif asetosal dengan baik dan masih relevan digunakan sebagai metode pengujian rutin maupun praktikum karena memiliki prosedur yang sederhana, biaya rendah, dan ketelitian yang memadai apabila dilakukan sesuai prosedur.

References

Abdelazim, A. H., & Ramzy, S. (2022). Application of different quantitative analytical techniques for estimation of aspirin and omeprazole in pharmaceutical preparation. BMC Chemistry, 16, 60. https://doi.org/10.1186/s13065-022-00854-6

Alhamdany, H. A., & Alfahad, M. A. (2021). Stability evaluation of acetylsalicylic acid in commercial aspirin tablets available in the Iraqi market. Journal of Advanced Pharmacy Education and Research, 11(3), 20–24. https://japer.in/article/stability-evaluation-of-acetylsalicylic-acid-in-commercial-aspirin-tablets-available-in-the-iraqi-ma-edeo0naow4jinau

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan tentang persyaratan mutu obat yang baik. https://www.pom.go.id

Elmasry, M. S., Serag, A., Hassan, W. S., El-Mammli, M. Y., & Badrawy, M. (2022). Spectrophotometric determination of aspirin and omeprazole in the presence of salicylic acid as a degradation product: A comparative evaluation of different univariate/multivariate post-processing algorithms. Journal of AOAC International, 105(1), 309–316. https://doi.org/10.1093/jaoacint/qsab105

Galvão, N. S. dos S., Sinzervinch, A., Lustosa, I. A., & Kogawa, A. C. (2025). 125 years of aspirin: Status of analytical methods. Current Pharmaceutical Design, 31(6), 422–431. https://doi.org/10.2174/0113816128333651240918064132

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Farmakope Indonesia (Edisi VI). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Ochieng, O. A. (2025). Assessment of analytical methods for aspirin tablets: Impact of organic acid-based excipients on titrimetric, UV–Vis, and HPLC accuracy and precision. Chemical & Pharmaceutical Research, 8(2), 1–12. https://doi.org/10.33425/2689-1050.1082

Rahmadani, Amelia, V., Septiany, K. K., Bahari, W. A., Anwar, N. A. A., Ananda, R., Pratiwi, H., Bintang, P. A., Pebrianti, N., & Firda. (2025). Penetapan kadar asam asetilsalisilat dan asam askorbat dengan menggunakan metode titrasi acidimetri-alkalimetri. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(1), 602–607. https://doi.org/10.61722/jipm.v3i1.760

Shimozono, S., Konno, H., & Kishimoto, Y. (2026). Spectroscopic analysis of salicylate dianion generated during aspirin titration based on the Japanese Pharmacopoeia method. Chemical & Pharmaceutical Bulletin, 74(6), 466–470. https://doi.org/10.1248/cpb.c26-00113

Yulian, A., Yunita, B. R., Nadia, D., Afifah, F. N., Kanza, F. P., Trianingsih, F., & Putri, G. E. A. (2023). Analysis of antacid tablets using the alkalimetric titration method. Asian Journal of Analytical Chemistry, 1(1), 1–8. https://www.das-institute.com/journal/index.php/AJAC/article/view/284

Iswandi. (2022). Pengaruh suhu terhadap peruraian kadar asetosal pada tablet generik dan paten secara spektrofotometri UV. MEDFARM Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 11(1), 1–8. https://doi.org/10.48191/medfarm.v11i1.92

Kowalska, M., Woźniak, M., Kijek, M., Mitrosz, P., Szakiel, J., & Turek, P. (2022). Management of validation of HPLC method for determination of acetylsalicylic acid impurities in a new pharmaceutical product. Scientific Reports, 12(1), 1–14. https://doi.org/10.1038/s41598-021-99269-x

Gandjar, I. G., & Rohman, A. (2022). Kimia Farmasi Analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sanjaya, M. R. (2023). Aplikasi Volumetri dalam Analisis Mutu Obat Golongan Antiinflamasi Nonsteroid. Bandung: Alfabeta.

Wulandari, R., & Kurniawan, M. F. (2022). Optimasi penggunaan pelarut etanol netral pada analisis kuantitatif asetosal sediaan tablet. Jurnal Analitika Sains, 10(2), 89–97.

Downloads

Published

2026-07-24