Penetapan Kadar Asam Salisilat dengan Metode Alkalimetri

Authors

  • Rifani Hutami Supardi Universitas Muhammadiyah Manado
  • Putri Nabila Assegaf Universitas Muhammadiyah Manado
  • Ketrin Olivia Universitas Muhammadiyah Manado
  • Puja Wakadu Universitas Muhammadiyah Manado
  • Amelia Hakamat Universitas Muhammadiyah Manado
  • Fitra Bentelu Syamsuddin Universitas Muhammadiyah Manado

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i5.12128

Keywords:

alkalimetri, asam salisilat, natrium hidroksida, penetapan kadar, titrasi asam-basa

Abstract

Penetapan kadar zat aktif merupakan salah satu tahapan penting dalam pengendalian mutu sediaan farmasi untuk menjamin keamanan, mutu, dan efektivitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar asam salisilat dalam sampel bedak menggunakan metode alkalimetri serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan persyaratan yang berlaku. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode titrasi asam-basa dengan larutan baku natrium hidroksida (NaOH) yang terlebih dahulu dibakukan menggunakan kalium hidrogen ftalat (KHP). Sampel dilarutkan dalam etanol yang telah dinetralkan, kemudian dititrasi menggunakan indikator fenolftalein hingga tercapai titik akhir yang ditandai dengan perubahan warna merah muda stabil. Hasil pembakuan menunjukkan normalitas larutan NaOH sebesar 0,0816 N, sedangkan penetapan kadar menghasilkan kadar asam salisilat sebesar 3,86%, lebih tinggi daripada batas maksimum yang ditetapkan BPOM untuk kosmetik, yaitu 2%. Perbedaan hasil diperkirakan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti penetralan etanol yang belum optimal, ketelitian dalam pembacaan buret, penentuan titik akhir titrasi, homogenitas sampel, serta kondisi larutan baku. Meskipun demikian, metode alkalimetri terbukti sederhana, ekonomis, dan mampu memberikan hasil analisis yang baik apabila seluruh prosedur dilakukan secara tepat. Oleh karena itu, metode ini masih relevan digunakan sebagai metode analisis kuantitatif dalam pengendalian mutu sediaan farmasi yang mengandung asam salisilat.

References

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2020). Farmakope Indonesia

Edisi VI. Jakarta: BPOM RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Suplemen I Farmakope Indonesia Edisi VI. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Rohman, A. (2021). Analisis Farmasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Gandjar, I. G., & Rohman, A. (2022). Kimia Farmasi Analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Harris, D. C. (2022). Quantitative Chemical Analysis (10th ed.). New York: W. H. Freeman.

Skoog, D. A., Holler, F. J., & Crouch, S. R. (2022). Fundamentals of Analytical Chemistry. Boston: Cengage Learning.

Watson, D. G. (2023). Pharmaceutical Analysis: A Textbook for Pharmacy Students and Pharmaceutical Chemists. London: Elsevier.

Vogel, A. I. (2023). Vogel's Textbook of Quantitative Chemical Analysis. Harlow: Pearson Education

Downloads

Published

2026-07-24