KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK, KADAR AIR, DAN KADAR ABU RUMPUT LAUT DARI PESESIR PANTAI TALAWAAN BAJO

Authors

  • Julia Megawati Djamal Universitas Muhammadiyah Manado
  • Rifani Hutami Supardi Universitas Muhammadiyah Manado
  • Adinda Suci Ramadhani Rahim Universitas Muhammadiyah Manado
  • Anisa Nurjana Mokoginta Universitas Muhammadiyah Manado
  • Ery Bosel Saputra Bata Universitas Muhammadiyah Manado
  • Niken Manggo Universitas Muhammadiyah Manado
  • Indah Safitri Ongko Misbah Universitas Muhammadiyah Manado

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i5.12244

Keywords:

kadar abu, kadar air, karakteristik organoleptik, rumput laut, Talawaan Bajo

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik organoleptik, kadar air, dan kadar abu rumput laut (Eucheuma cottonii) yang berasal dari perairan pesisir Talawaan Bajo, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Rumput laut merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi, dan mutu fisikokimia serta sensorinya menentukan kelayakannya untuk diolah lebih lanjut maupun memenuhi standar ekspor (Choudhary et al., 2023; Ghazali et al., 2024). Sampel rumput laut segar diambil langsung dari area budidaya di sepanjang pesisir Talawaan Bajo dan dianalisis secara deskriptif di laboratorium. Mutu organoleptik dinilai menggunakan metode uji skoring hedonik, di mana panelis menilai warna, aroma, tekstur, dan kenampakan umum, mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) mutu rumput laut (Julyasih & Parwata, 2022). Kadar air ditentukan secara gravimetri dengan pengeringan sampel pada suhu 105°C hingga diperoleh berat konstan, sedangkan kadar abu ditentukan melalui pengabuan kering menggunakan tanur pada suhu sekitar 550–600°C hingga terbentuk abu berwarna putih, mengikuti prosedur berbasis AOAC (Putnarubun et al., 2025; Choudhary et al., 2023). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel rumput laut memiliki skor organoleptik pada kisaran yang lazim untuk rumput laut segar bermutu baik, dengan aroma khas laut, tekstur kenyal dan cukup elastis, serta warna thalus kemerahan-kecokelatan. Kadar air berada pada kisaran yang umum dilaporkan untuk alga merah segar, sementara kadar abu mencerminkan kandungan mineral yang cukup tinggi, sejalan dengan nilai yang dilaporkan pada spesies Rhodophyta pesisir lainnya (Premarathna et al., 2022; Chowdhury et al., 2022). Temuan ini menunjukkan bahwa rumput laut dari Talawaan Bajo telah memenuhi persyaratan mutu dasar sebagai bahan baku dan memberikan data dasar untuk mendukung pengembangan budidaya serta penanganan pascapanen rumput laut lokal secara berkelanjutan.

References

Ajik, N. J., & Tahiluddin, A. B. (2023). Proximate composition, trace and macro element, and heavy metal content of edible seaweed Solieria robusta in Tawi-Tawi, Philippines. Food Bulletin, 2(2), 23–28. https://www.researchgate.net/publication/377022759

Choudhary, B., Khandwal, D., Gupta, N. K., Patel, J., & Mishra, A. (2023). Nutrient composition, physicobiochemical analyses, oxidative stability and antinutritional assessment of abundant tropical seaweeds from the Arabian Sea. Plants, 12(12), 2302. https://doi.org/10.3390/plants12122302

Chowdhury, K. N., Ahmed, M. K., Akhter, K. T., Alam, M. J., Rani, S., & Khan, M. I. (2022). Proximate composition of some selected seaweeds from coastal areas of Cox’s Bazar and the St. Martin’s Island, Bangladesh. The Dhaka University Journal of Earth and Environmental Sciences, 10(3), 113–122. https://doi.org/10.3329/dujees.v10i3.59077

Fauzi, I., Syari, I. A., & Utami, E. (2023). Suitability analysis of marine tourism in Semujur Island, Central Bangka Regency. Journal of Aquatropica Asia, 6(2), 95–104. https://journal.ubb.ac.id/index.php/aquatropica

Ghazali, M., Putri, R. D., & Syabana, R. A. (2024). Mutu tepung rumput laut (Eucheuma cottonii) (kajian: sifat fisik, kimia, organoleptik). Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Teknologi. https://ejournal.wiraraja.ac.id/index.php/PROSD/article/view/3991

Handoyo, W. T., Sedayu, B. B., Wirawan, S. K., & Hakim, A. R. (2024). Kandungan limbah pengolahan rumput laut dan potensi pemanfaatannya (review). Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, 19(1), 1–12. https://ejournal-balitbang.kkp.go.id

Julyasih, K. S. M. (2024). Uji organoleptik selai rumput laut Eucheuma cottonii dengan penambahan variasi komposisi buah stroberi (Fragaria ananassa). Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya, 18(2), 31–40. https://doi.org/10.23887/wms.v18i2.78509

Julyasih, K. S. M., & Arnyana, I. B. P. (2023). Perbedaan aroma dan tekstur selai pada berbagai komposisi rumput laut Eucheuma cottonii dan buah strawberry (Fragaria ananassa). Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya, 17(2), 1–12. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/WMS

Julyasih, K. S. M., & Parwata, I. P. (2022). Uji organoleptik selai rumput laut Gracilaria verrucose dan Eucheuma cottonii. Jurnal Perikanan Unram, 12(2), 225–232. https://doi.org/10.29303/jp.v12i2.299

Muliyadi, M. (2024). Kajian kualitas air terhadap pertumbuhan rumput laut Eucheuma cottonii; studi kasus di Desa Tapi-Tapi Kec. Marobo Sulawesi Tenggara. Jurnal Perikanan Unram, 13(3), 682–689. https://doi.org/10.29303/jp.v13i3.605

Ndu, K. P., Linggi, Y., & Tobuku, R. (2025). Perbandingan pertumbuhan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) yang dipelihara pada kedalaman berbeda di perairan Teluk Rote. Jurnal Aquatik, 8(1), 91–100. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/aquatik

Novianti, S., & Arisandi, A. (2021). Analisis konsentrasi kadar lemak, protein, serat dan karbohidrat alga cokelat (Sargassum crassifolium) pada lokasi yang berbeda. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, 2(1), 32–38. https://journal.trunojoyo.ac.id/juvenil

Premadasa, V. S., & Edirisinghe, D. M. A. (2022). Study on proximate composition of four seaweeds from Kilinochchi and Kalpitiya area of Sri Lanka. Journal of Fisheries, 10(2), 1–10. https://journal.bdfish.org/index.php/fisheries/article/view/286

Premarathna, A. D., Tuvikene, R., Fernando, P. H. P., Adhikari, R., Perera, M. C. N., Ranahewa, T. H., Howlader, M. M., Wangchuk, P., Jayasooriya, A. P., & Rajapakse, R. P. V. J. (2022). Comparative analysis of proximate compositions, mineral and functional chemical groups of 15 different seaweed species. Scientific Reports, 12, 19610. https://doi.org/10.1038/s41598-022-23609-8

Purwasih, R., Sobari, E., & Nurhasanah, Q. A. (2021). Pengaruh penambahan tepung rumput laut (Eucheuma cottonii) sebagai bahan penstabil terhadap karakteristik fisik dan hasil uji sensori es krim. Agrointek, 15(4), 1054–1061. https://doi.org/10.21107/agrointek.v15i4.9313

Putnarubun, C., Resulva, I., & Hanoatubun, M. I. H. (2025). Evaluasi komponen proksimat rumput laut sebagai bahan dasar komponen kosmetik dan nutraseutikal berbasis alami. Jambura Fish Processing Journal, 7(2), 76–81. https://doi.org/10.37905/jfpj.v7i2.33015

Putri, R. A., Anggraeni, S. R., & Mita, S. R. (2024). Potensi rumput laut Guso (Eucheuma spinosum) hasil budidaya lokal sebagai bahan kosmetik: Sebuah studi literatur. Majalah Farmasetika, 9(4), 388–428. https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v9i4.56043

Putri, S. C., Herawati, E. Y., & Semedi, B. (2015). Studi kelayakan lahan budidaya rumput laut Eucheuma cottonii di Kecamatan Bluto Sumenep Madura Jawa Timur. Manusia dan Lingkungan, 22(2), 211–216. https://jurnal.ugm.ac.id/JML

Sirait, P. A., Pratami, D. K., & Destiarti, L. (2024). Effect of different types of base solution on physico-chemical characteristics of carrageenan flour from Eucheuma cottonii. BIO Web of Conferences, 121, 02009. https://doi.org/10.1051/bioconf/202412102009

Syafitri, T., Hafiludin, H., & Chandra, A. B. (2022). Pemanfaatan ekstrak rumput laut (Eucheuma cottonii) dari perairan Sumenep sebagai antioksidan. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 15(2), 160–168. https://doi.org/10.21107/jk.v15i2.14905

Tuiyo, R., & Yunus, Z. A. M. (2023). Kandungan karagenan dan kekuatan gel Kappaphycus alvarezii hasil budidaya teknologi kultur jaringan secara massal. Jambura Fish Processing Journal, 5(1), 27–35. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jfpj

Wulansari, A., Dewi, E. K., Andriani, R., & Rasulu, H. (2022). Karakteristik kimia, organoleptik, dan aktivitas antioksidan nori tiruan berbahan dasar Ptilophora pinnatifida dengan variasi penambahan daun kelor. Jurnal Agribisnis Perikanan, 15(1), 1–10. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jspp

Downloads

Published

2026-07-27