PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU SEBAGAI INOVASI INFRASTRUKTUR BANGUNAN MIXED-USE

Authors

  • Hikmal Hidayat Universitas Malikussaleh

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i5.12328

Keywords:

Green Architecture; mixed-use building; SDGs; solar panel; sustainable infrastructure

Abstract

Perkembangan kawasan perkotaan menuntut pembangunan infrastruktur yang mampu mengakomodasi berbagai aktivitas secara efisien sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Green Architecture sebagai inovasi infrastruktur pada rancangan bangunan mixed-use Spacera Apartments di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, serta mengkaji kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui studi literatur dan studi dokumentasi berupa site plan, analisis tapak, denah, tampak bangunan, serta konsep perancangan. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi penerapan elemen-elemen Green Architecture, meliputi orientasi bangunan, pencahayaan alami, fasad, solar panel, roof garden, zoning, sistem sirkulasi, dan konsep mixed-use, kemudian mengevaluasi keterkaitannya dengan SDG 7 (Affordable and Clean Energy), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), dan SDG 13 (Climate Action). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi fungsi hunian, komersial, dan fasilitas umum dalam satu kawasan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan lahan dan aksesibilitas. Penerapan strategi desain pasif dan aktif melalui orientasi bangunan, pencahayaan alami, fasad responsif terhadap iklim, solar panel, dan roof garden juga berkontribusi terhadap efisiensi energi, peningkatan kenyamanan termal, perbaikan kualitas lingkungan, serta pengurangan emisi karbon. Dengan demikian, implementasi Green Architecture pada Spacera Apartments mendukung pembangunan infrastruktur perkotaan yang lebih efisien, inovatif, dan berkelanjutan serta selaras dengan pencapaian tujuan SDGs.

Kata kunci: Green Architecture; bangunan mixed-use; infrastruktur berkelanjutan; SDGs; solar panel

References

Alfikri, M. H. (2024). Analisis Penerapan Konsep Arsitektur Biophilic pada Desain Mix Use Building Co-Working dan Apartemen Di Semarang. JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture, 101–109.

Barman, U. R. (2024). An Integrated Approach to Green and Bioclimatic Design in High-Rise Mixed-Use Buildings: A Case Study of Green Skyscrapers. Journal of Progress in Civil Engineering, 6(10 SE-Articles), 41–48. https://doi.org/10.53469/jpce.2024.06(10).07

Carolin, V., & Kurniati, E. (2025). Tantangan Pembangunan Perkotaan Terhadap Urbanisasi, Kemacetan Di Jakarta: Analis Permasalahan Dan Solusi. Jurnal Ilmu Ekonomi, 4(1), 252–273.

Chen, L., Hu, Y., Wang, R., Li, X., Chen, Z., Hua, J., Osman, A. I., Farghali, M., Huang, L., Li, J., Dong, L., Rooney, D. W., & Yap, P.-S. (2024). Green building practices to integrate renewable energy in the construction sector: a review. Environmental Chemistry Letters, 22(2), 751–784. https://doi.org/10.1007/s10311-023-01675-2

Hidayah, N. M. N., Catlya Noer Aime Salwanaina, & Fansuri, M. H. (2025). The Impact of Green Building: A Literature Review. Arsir, 10(1 SE-Articles), 24–43. https://doi.org/10.32502/arsir.v10i1.593

Jamil, M. G. (2024). ANALISIS KONSEP GREEN ARCHITECTURE PADA PERANCANGAN BANGUNAN MIXED-USE DI SURAKARTA. Jurnal of Islamic Art and Architecture (JIAA), 2(1), 83.

MEDTRY, M. (2021). Kajian Pengembangan Kawasan Campuran (Mixed Use) di Perkotaan. Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 5(1), 1–10.

Mishra, T., Warke, H., & Behera, B. (2025). Green buildings and sustainable development: a systematic literature review. Energy and Buildings, 116909.

Muttaqijn, I., Arumingtyas, F., Hakim, C. B., Rosid, M. A., Azhar, A. P. S., Nadhifah, T., Wulandjani, H., Umara, A. F., Sudarmanto, E., & Risnawati, H. (2025). Green Economy. Penerbit Minhaj Pustaka Indonesia.

Sholehah, M. F., & Isfahani, Z. W. (2025). Integrasi Prinsip Arsitektur Berkelanjutan dan Tata Ruang Tropis pada Desain Kafe Perkotaan: Studi Kasus Tanatap Wall Garden Semarang. Journal of Engineering and Applied Technology, 1(2), 162–180.

Widyawati, R. A. L. (2026). Analisis Lingkungan Perkotaan Berkelanjutan Berdasarkan Lima Unsur Kota di Jakarta Timur. Jurnal Multidisiplin Borobudur, 3(1), 59–68.

Zuhruf, A., & Rosidanti, H. (2026). Transformasi Green Building dalam Manajemen Aset Publik: Tantangan dan Strategi Implementasi dalam Reformasi Birokrasi Indonesia. Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship, 49–62.

Downloads

Published

2026-08-01