“AKU DAN KAMU BERSAMA MERANGKAI SUARA” MENDAMPINGI SISWA SPEECH DELAY
DOI:
https://doi.org/10.61722/jssr.v4i5.12634Keywords:
selective mutism, komunikasi verbal, pendampingan siswa, pendidikan inklusif, stimulasi berbicaraAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pendampingan terhadap seorang siswa dengan hambatan komunikasi verbal melalui pendekatan “Aku dan Kamu Bersama Merangkai Suara”. Pendampingan dilakukan secara bertahap dengan menciptakan lingkungan yang aman, menggunakan komunikasi nonverbal, kartu gambar, buddy system, media audio-visual, latihan artikulasi, teknik desensitisasi suara, serta kolaborasi antara guru, Guru Pendamping Khusus, dan orang tua. Hasil pendampingan menunjukkan perkembangan kemampuan komunikasi siswa secara bertahap, dimulai dari respons melalui gestur dan kartu gambar, munculnya suara, pengucapan suku kata, kata tunggal, hingga kemampuan merangkai kalimat sederhana. Respons verbal meningkat dari 0% sebelum intervensi menjadi 65% setelah intervensi, sementara perilaku freezing mengalami penurunan. Pendampingan juga memberikan dampak positif terhadap interaksi sosial, kepercayaan diri, serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan literasi. Pendekatan yang aman, konsisten, dan tidak menekan menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan komunikasi siswa secara optimal.
References
Ainscow, M. (2005). Developing Inclusive Education Systems: What Are the Levers for Change. International Journal of Inclusive Education, 9(1), 1–14.
American Psychiatric Association. (2022). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (5th ed., text rev.). Washington, DC: Author.
Bondy, A. S., & Frost, L. (2001). The Picture Exchange Communication System. Focus on Autism and Other Developmental Disabilities, 16(2), 72–79.
Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Chomsky, N. (1965). Aspects of the Theory of Syntax. Cambridge, MA: MIT Press.
Dakhi, O., & Setyawan, A. (2021). Intervensi Komunikasi pada Anak dengan Keterlambatan Bicara di Sekolah Dasar Inklusif. Jurnal Pendidikan Inklusif Indonesia, 4(1), 23–35.
Fauziah, N. (2023). Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Anak Berkebutuhan Khusus di Kelas Awal SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(2), 45–58.
Larasati, D., & Suyadi. (2022). Peran Media Visual dalam Menstimulasi Kemampuan Berbicara Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 13(1), 78–91.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Muris, P., & Ollendick, T. H. (2021). Selective Mutism: A Review of the Current Status and Future Directions. Clinical Child and Family Psychology Review, 24, 320–342.
Nurhayati, E. (2024). Pendekatan Bertahap dalam Mendampingi Anak dengan Selective Mutism di Lingkungan Sekolah Dasar. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 12(1), 11–24.
Rozenek, E., et al. (2020). Selective Mutism: Developmental Course, Risk Factors, and Comorbidity. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 61(5), 559–571.
Skinner, B. F. (1957). Verbal Behavior. New York: Appleton-Century-Crofts.
Suryani, I. (2023). Penerapan Metode Bercerita untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas Awal SD. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 18(2), 34–47.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Widiastuti, R. (2022). Peran Orang Tua dan Guru dalam Stimulasi Bahasa Anak dengan Speech Delay. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 7(2), 89–102.
Zimmerman, I. L., & Steiner, V. G. (2021). Enhancing Communicative Competence in Young Children Through Visual Supports. Journal of Inclusive Practice, 15(1), 56–71.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











