KINERJA RUAS JALAN BERDASARKAN VOLUME LALU LINTAS, KAPASITAS, DAN TINGKAT PELAYANAN DI JALAN JUANDA KOTA PALU

Authors

  • Ananda Pratiwi Paemo Universitas Tadulako
  • Fitri Sari Universitas Tadulako
  • Najwa Basmalah Universitas Tadulako
  • Nabila Najwa Universitas Tadulako
  • Supriadi Takwim Universitas Tadulako
  • Muhammad Najib Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i6.12786

Keywords:

Jalan Juanda, volume lalu lintas, kapasitas jalan, derajat kejenuhan, hambatan samping

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja ruas Jalan Juanda Kota Palu berdasarkan volume lalu lintas, kapasitas, dan derajat kejenuhan. Data primer berasal dari pengamatan geometrik dan pencacahan kendaraan pada tiga hari pengamatan, yaitu Kamis, Jumat, dan Sabtu, pada periode pagi, siang, dan sore. Data volume yang digunakan dalam artikel merupakan angka hasil pengolahan yang dapat ditelusuri dari Tugas Besar Perencanaan Transportasi. Audit terhadap laporan sumber menunjukkan bahwa angka kendaraan menurut jenis (LV, HV, dan MC) tidak seluruhnya dapat direkonstruksi menjadi nilai volume smp/jam yang tercantum. Oleh karena itu, artikel tidak membuat nilai ekivalensi baru dan menggunakan angka volume hasil pengolahan yang tersedia sebagai data acuan. Volume terbesar yang tersedia adalah 2.709 smp/jam pada periode siang, sedangkan volume terendah adalah 808 smp/jam pada Sabtu pagi. Untuk konsistensi metode, MKJI 1997 digunakan sebagai pedoman utama. Karena kelas hambatan samping dan distribusi arus per arah belum dicatat secara kuantitatif, kapasitas dan derajat kejenuhan disajikan sebagai rentang skenario. Dengan lebar lajur sekitar 3,5 m, faktor penyesuaian lebar adalah 1,00. Untuk kondisi hambatan samping sedang hingga tinggi dan bahu sekitar 1,8 m, kapasitas dua arah berada sekitar 5.643–5.821 smp/jam, sedangkan derajat kejenuhan pada volume tertinggi sekitar 0,47–0,48. Berdasarkan rentang rasio V/C yang digunakan dalam laporan sumber, kondisi tersebut berada pada kategori C. Hasil ini perlu dibaca sebagai evaluasi berbasis data yang tersedia, karena survei per arah dan frekuensi hambatan samping belum lengkap.

 

References

Direktorat Jenderal Bina Marga. (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Departemen Pekerjaan Umum, Republik Indonesia.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (2023). Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia. Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. [Dicantumkan sebagai referensi pembanding; tidak digunakan untuk faktor perhitungan utama].

Badan Pusat Statistik Kota Palu. (2025). Statistik Daerah Kota Palu 2025. BPS Kota Palu.

Iskandar, H. (2011). Ekuivalen Kendaraan Ringan dan Kapasitas Dasar Jalan Perkotaan. Pusat Litbang Jalan dan Jembatan, Kementerian Pekerjaan Umum.

Morlok, E. K. (1995). Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi. Jakarta: Erlangga.

Tamin, O. Z. (2000). Perencanaan dan Pemodelan Transportasi (Edisi ke-2). Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Warpani, S. (2002). Pengelolaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. ITB Press.

Wright, P. H., & Ashford, N. (1998). Transportation Engineering: Planning and Design (4th ed.). New York John Wiley & Sons.

Downloads

Published

2026-09-24