Persatuan yang Terluka: Refleksi atas Gugurnya ASN Perempuan Korban KKB Jayawijaya
DOI:
https://doi.org/10.61722/jssr.v4i6.13163Keywords:
Analisis Framing, Media Daring, Pancasila, Persatuan Indonesia, ASN PerempuanAbstract
Peristiwa penembakan terhadap seorang pegawai negeri sipil perempuan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada 9 September 2026, menjadi isu kemanusiaan yang berkaitan dengan perlindungan warga sipil, identitas nasional, dan nilai persatuan bangsa Indonesia. Berita dari media online nasional tentang peristiwa itu tidak hanya memberi tahu orang tentang kekerasan dengan senjata, tetapi juga membentuk cara masyarakat memandang korban, penyebab terjadinya peristiwa itu, serta upaya untuk menyelesaikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara media online nasional menyampaikan informasi tentang peristiwa tersebut dan mengeksplorasi maknanya berdasarkan sila ketiga dalam Pancasila, yaitu persatuan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing berdasarkan model Robert N. Entman mencakup empat bagian, yaitu mengidentifikasi masalah (*define problems*), menemukan penyebabnya (*diagnose causes*), menilai dari sudut moral (*make moral judgment*), dan memberikan saran untuk menyelesaikan masalah tersebut (*treatment recommendation*). Analisis dilakukan pada judul, bagian pembuka berita (lead), dan isi berita yang disampaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa media cenderung memandang peristiwa tersebut sebagai bentuk kekerasan terhadap pegawai negeri sipil yang sedang melakukan tugas melayani masyarakat. Berita juga mencatat adanya dugaan pemisahan korban berdasarkan asal daerah mereka, sisi kemanusiaan korban, serta perlunya evaluasi terhadap pengamanan dan penyelesaian konflik di Papua secara menyeluruh. Dalam pandangan Pancasila, berita tersebut menunjukkan bahwa persatuan tidak hanya bisa dicapai dengan mengakui keberagaman, tetapi juga harus diiringi dengan menghormati kesetaraan, melindungi hak warga sipil, serta menolak diskriminasi. Penelitian ini menekankan bahwa berita yang kritis, seimbang, dan tidak menyalahkan kelompok tertentu sangat penting.
References
Abdurrahman Michelle Gabriella Virgiallo, M. S. P. (2026). Media framing of Philip Mehrtens: A critical extension of Entman’s model. Jurnal Studi Komunikasi, 10(1), 57–72. https://doi.org/10.25139/jsk.v10i1.11061
Adiprasetio Almas, J. T. (2023). Blurring context and one-sided: Kompas.com in framing the West Papua crisis. Kajian Jurnalisme, 7(1). https://doi.org/10.24198/kj.v7i1.46688
Amin Roziana, N. A. F. (2024). Konstruksi realitas media: Analisis framing pemberitaan penyanderaan pilot Susi Air di CNN Indonesia dan Tribunnews. Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(2), 57–72. https://doi.org/10.23969/linimasa.v7i2.11594
Anggoro F. A.; Som, A. P. M., A. D. . P. (2023). Robert Entman’s framing analysis: Female representation in 2024 presidential candidates on Republika.com and Sindonews.com. Komunikator, 15(2), 211–224. https://doi.org/10.18196/jkm.19247
Entman, R. M. (1993). Framing: Toward clarification of a fractured paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.1993.tb01304.x
Hanafi; Prabowo Nugraha; Reza, Faisal, R. P. S. (2023). Analisis framing pemberitaan Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua dikategorikan sebagai teroris. ArtComm: Jurnal Komunikasi Dan Desain, 5(2), 131–153. https://doi.org/10.37278/artcomm.v5i2.541
Karim, A. M. (2025). Melawan arus stereotype: Analisis bingkai berita positif tentang Gen Z di Detik.com dan Kompas.com. MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 44–57. https://doi.org/10.35842/massive.v5i1.200
Lele, G. (2023). Asymmetric decentralization, accommodation and separatist conflict: Lessons from Aceh and Papua, Indonesia. Territory, Politics, Governance, 11(5), 972–990. https://doi.org/10.1080/21622671.2021.1875036
Muir L. D.; Sheridan, L. P., S. R. . R. (2021). The portrayal of online shaming in contemporary online news media: A media framing analysis. Computers in Human Behavior Reports, 3, 100051. https://doi.org/10.1016/j.chbr.2020.100051
Pamungkas Ahmad, G. Z. (2023). Analisis framing komparasi negosiasi penyanderaan pilot Susi Air pada media Kompas.com dan Suara Papua. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(9), 4175–4180. https://doi.org/10.31604/jips.v10i9.2023.4175-4180
Pohan R.; Maisyarah, S. . S. (2023). Pembingkaian Bobby Nasution pada SINDOnews.com dalam mengatasi banjir dan kemacetan di Kota Medan. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(2), 111–123. https://doi.org/10.54259/mukasi.v2i2.1559
Saputra Frans, N. H. H. S. (2025). Framing analysis in the Papua conflict in Benar News and The Guardian. Journal of Language and Literature, 25(2), 579–591. https://doi.org/10.24071/joll.v25i2.12795
Semetko Patti M., H. A. . V. (2000). Framing European politics: A content analysis of press and television news. Journal of Communication, 50(2), 93–109. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.2000.tb02843.x
Sonni Maldhi Hamonangan, A. F. I. M. (2023). Peaceful journalism in reporting conflict in Papua on the news portals. ETNOSIA: Jurnal Etnografi Indonesia, 8(1), 161–173. https://doi.org/10.31947/etnosia.v8i1.26980
Strömbäck Yariv; Boomgaarden, Hajo; Damstra, Alyt; Lindgren, Elina; Vliegenthart, Rens; Lindholm, Tobias, J. T. (2020). News media trust and its impact on media use: Toward a framework for future research. Annals of the International Communication Association, 44(2), 139–156. https://doi.org/10.1080/23808985.2020.1755338
Tapsell, R. (2015). The media and subnational authoritarianism in Papua. South East Asia Research, 23(3), 319–334. https://doi.org/10.5367/sear.2015.0274
Webb-Gannon, C. (2023). #Papuanlivesmatter: How a narrative of racism has elevated West Papua’s decolonisation movement. The International Journal of Human Rights, 27(6), 1050–1073. https://doi.org/10.1080/13642987.2022.2057959
Widyaningsih Rani Dwi, S. N. L. (2020). Framing of online media news about riots in Papua (Studies on www.detik.com and www.reuters.com in 2019). Jurnal Pekommas, 5(1). https://doi.org/10.30818/jpkm.2020.2050109
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











