PENGARUH PENGATURAN POSISI MIRING KANAN DAN KIRI TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA PASIEN POST KATETERISASI JANTUNG DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL
DOI:
https://doi.org/10.61722/jssr.v4i6.13276Keywords:
kateterisasi jantung; nyeri punggung; posisi miring; intervensi keperawatanAbstract
Kateterisasi jantung merupakan tindakan invasif untuk membantu diagnosis dan penatalaksanaan penyakit jantung. Tirah baring dalam waktu lama setelah prosedur dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan nyeri punggung. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pengaturan posisi miring kanan dan kiri terhadap nyeri punggung pada pasien post kateterisasi jantung di Murni Teguh Memorial Hospital. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu pretest–posttest tanpa kelompok kontrol dengan jumlah 15 responden. Intensitas nyeri diukur menggunakan Pain Numerical Rating Scale (PNRS) sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi berupa posisi miring kanan dan kiri masing-masing selama 15 menit, yang dilakukan pada jam kedua, kelima, dan kedelapan setelah kateterisasi. Skripsi melaporkan nilai mean 1,14 sebelum intervensi dan 2,21 setelah intervensi, dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut dilaporkan menunjukkan adanya pengaruh pengaturan posisi terhadap nyeri punggung. Namun, nilai mean dan distribusi kategori yang tercantum tampak belum konsisten sehingga data asli dan pengkodean perlu diverifikasi sebelum manuskrip diajukan.
References
Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Brunner, & Suddarth. (2014). Keperawatan Medikal-Bedah (Edisi 12). Jakarta: EGC.
Chair, S., Taylor-Piliae, R., & Lam, G. (2003). Effect of positioning on back pain after coronary angiography. Journal of Advanced Nursing, 42(2), 470–478.
Chen, H. (2013). The Effect of Body Positioning in Patients after Femoral Artery Cardiac Catheterization. Wung Shin-Huey, 201(2), 24–30.
Hoglund, & Stenestrand. (2011). The effect of early mobilisation for patient undergoing coronary angiography: A pilot study with focus on vascular complications and back pain. European Journal of Cardiovascular Nursing, 10(1), 130–136.
Potter, P., & Perry, A. G. (2013). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik (Edisi 6). Jakarta: EGC.
Smeltzer, & Bare. (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Cetakan IV). Bandung: Alfabeta
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











