Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Sensori Terhadap Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pendengaran pada Pasien Gangguan Jiwa
DOI:
https://doi.org/10.61722/jssr.v4i6.13288Keywords:
halusinasi pendengaran, keperawatan jiwa, stimulasi persepsi sensori, terapi aktivitas kelompok, verbal menolakAbstract
Halusinasi merupakan gangguan persepsi sensori yang paling sering ditemukan pada individu dengan gangguan jiwa, terutama skizofrenia. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) stimulasi persepsi sensori dalam meningkatkan kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi. Metode yang digunakan adalah desain pra-eksperimental dengan pendekatan satu kelompok pretest-posttest yang melibatkan 5 pasien dipilih secara purposive sampling. Terapi dilaksanakan selama 30–45 menit dalam satu sesi. Hasil menunjukkan seluruh pasien (100%) mampu mengenali halusinasi, dan 95,8% mampu mempraktikkan teknik menolak halusinasi secara verbal dan tegas. Dapat disimpulkan bahwa TAK stimulasi persepsi sensori efektif meningkatkan kemampuan pasien mengenali dan mengendalikan halusinasi pendengaran, sehingga disarankan diterapkan secara rutin dalam pelayanan keperawatan jiwa.
References
Atmojo, B. S. R., Wahidin, & Haryanti, W. (2023). Pengaruh terapi aktivitas kelompok stimulasi sensori dan terapi kerja terhadap perilaku pasien halusinasi dalam proses pemulihan. Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(4), 875–880.
Biahimo, N. U. I., Firmawati, & Djafar, N. (2025). Pengaruh Though Stopping dan Psikoreligius Dzikir pada Pasien dengan Gangguan Halusinasi Pendengaran di Puskesmas Telaga. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 10(1), 26–31.
Dewi, L. K., & Pratiwi, Y. S. (2022). Penerapan Terapi Menghardik pada Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi Pendengaran. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1, 2332–2339. https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.1068
Endriyani, S., Kusumawaty, I., Pastari, M., & Umaya, W. (2022). Implementasi Keperawatan Mengontrol Halusinasi dengan Menghardik. Jurnal Nursing Update, 13(2), 83–86.
Famela, F., Kusumawaty, I., Martini, S., & Yunike, Y. (2022). Implementasi Keperawatan Teknik Bercakap-Cakap pada Pasien Halusinasi Pendengaran. Jurnal 'Aisyiyah Medika, 7(2), 205–214. https://doi.org/10.36729/jam.v7i2.869
Frøkedal, H., Lloyd, C., Halstensen, K., Hammersbøen, Å. M., & Austad, A. (2026). The use of existential groups in mental health care: A scoping review. International Journal of Group Psychotherapy.
Linda. (2024). Modul Ajar Keperawatan Jiwa: Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi. Jakarta: Pusdiklat Kemenkes RI.
Maulana, H. D., dkk. (2021). Buku Ajar Keperawatan Jiwa Komunitas. Jakarta: Salemba Medika.
Pradana, A., & Riyana, A. (2024). Penerapan Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Tanda dan Gejala pada Pasien dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran di Puskesmas Cikoneng. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 2(2), 137–147. https://doi.org/10.56742/nchat.v2i2.48
Wijayanti, Hastuti, W., & Nahrowiyah, S. (2022). Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Sesi 1-2 Terhadap Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pendengaran. Jurnal Keperawatan, 20(1), 65–71.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











