GAMBARAN KINERJA PERAWAT PENGGUNA ALAT CENTRAL SUPPLY STERILISASI DEPARTEMEN (CSSD) DALAM PENCEGAHAN HEALTHCARE-ASSOCIATED INFECTIONS (HAIS) DI RUMAH SAKIT MURNI TEGUH ERIA PEKANBARU

Authors

  • Ade Andayani Universitas Murni Teguh
  • Seriga Banjarnahor Universitas Murni Teguh

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i6.13289

Keywords:

Alat Steril, CSSD, Healthcare-Associated Infections (HAIs), Kinerja Perawat

Abstract

Latar Belakang: Healthcare-Associated Infections (HAIs) merupakan masalah penting dalam pelayanan kesehatan yang dapat dicegah, salah satunya melalui penggunaan alat steril dari Central Sterile Supply Department (CSSD) sesuai standar operasional prosedur (SOP). Perawat di ruang Operasi (OT) dan Intensive Care Unit (ICU) memiliki peran strategis karena sering melakukan tindakan invasif yang berisiko tinggi terhadap HAIs. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kinerja perawat pengguna alat CSSD dalam pencegahan HAIs di Rumah Sakit Murni Teguh Eria Pekanbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Sampel berjumlah 20 perawat OT dan ICU yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur berisi 16 pernyataan dengan skala Likert yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kepatuhan terhadap SOP. Data dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Responden sebagian besar berusia 20–40 tahun (70,0%), berjenis kelamin perempuan (70,0%), dan berpendidikan D3 (65,0%). Seluruh responden (100%) pernah mengikuti pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Sebanyak 15 responden (75,0%) memiliki kinerja kategori baik, 5 responden (25,0%) kategori cukup, dan tidak ada responden dengan kategori kurang. Kesimpulan: Kinerja perawat pengguna alat CSSD dalam pencegahan HAIs di Rumah Sakit Murni Teguh Eria Pekanbaru sebagian besar berada pada kategori baik. Rumah sakit disarankan meningkatkan kinerja perawat dengan kategori cukup melalui pelatihan berkala, supervisi, dan audit penggunaan alat steril.

References

Antoni, A., Roza, Y., & Suherlin, N. (2024). Determinan Pelaksanaan Kewaspadaan Standar Dalam Pengendalian Infeksi Nasokomial Oleh Perawat Di RSUD DR. RASIDIN PADANG. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 7(2), 673–691.

Hutauruk, P. M., & Fauza, R. (2021). Determinan Kinerja Perawat Dalam Penerapan Patient Safety Di Rs Imelda Pekerja Indonesia Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 7(1), 1–7.

Kemenkes RI. (2022). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. In Lembaga Penerbit Balitbangkes (p. hal 156).

Puspita, S., & Andani, Y. (2024). Gambaran manajemen pusat sterilisasi (CSSD) dalam meminimalisir infeksi nosokomial rumah sakit. Enfermeria Ciencia, 2(3), 162–177.

Romiko, R. (2020). Analisis Kepatuhan Perawat Terhadap Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi Di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Masker Medika, 8(1), 201–215.

Rustini, S. A., Putri, N. M. M. E., Hurai, R., Suarningsih, N. K. A., Susiladewi, I. A. M. V., Kamaryati, N. P., Yanti, N. P. E. D., Sari, N. A., Ismail, Y., & Purnomo, I. C. (2023). Layanan Keperawatan Intensif: Ruang ICU & OK. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Saragih, J., & Perangin-Angin, R. W. E. P. (2021). Hubungan Pengetahuan Perawat Tentang Health Associated Infections (HAIs) dengan Penerapan Prinsip Steril Pemasangan Infus di Rumah Sakit Umum Daerah H. Sahudin Kutacane. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 7(2), 132–136.

Sundoro, T. (2020). Program Pencegahan Dan Pengendalian Healthcare Associated Infections (HAIs) di Rumah Sakit X Yogyakarta Programme Prevention and Control Healthcare Associated Infections (HAIs) in Hospital X Yogyakarta. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB), 2(2), 25–35.

Trisnawati, N. L. (2018). Gambaran pelaksanaan pencegahan infeksi nosokomial pada perawat di ruang HCU dan rawat inap Rumah Sakit X di Bali. BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia), 6(1), 11–19.

Tuntun, M., & Marhamah, M. (2021). Angka Kuman serta Upaya Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Ruang Operasi dan Ruang ICU Beberapa Rumah Sakit di Kota Bandar Lampung. Jurnal Analis Kesehatan, 10(1), 1–7.

Wahyuddin, M., & Yaman, I. (2023). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Penerapan Universal Precaution Di Ruang Perawatan Interna Dan Icu Rsud Majene: Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Penerapan Universal Precaution Di Ruang Perawatan Interna dan ICU RSUD MAJENE. Jurnal Kesehatan Marendeng, 7(1), 1–9.

Wahyuningsri, W., Sindarti, G. M., & Irawan, I. (2017). Kinerja Perawat Instrumen dalam Melaksanakan Manajemen Alat Operasi Herniotomi Hernioraphy (HTHR) di Instalansi Bedah Sentral RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 4(2), 174–180.

WHO. (2023). WHO health workforce support and safeguards list 2023. World Health Organization.

Wulan, E. S., & Rohmah, W. N. (2019). Gambaran caring perawat dalam memberikan asuhan keperawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD RAA Soewondo Pati. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 8(2), 120–126.

Downloads

Published

2026-11-04