Penggunaan Media Pembelajaran Film Animasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa Untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Siswa Kelas IV SDN 1 Garunglor

Authors

  • Wildan Adib Furqon Universitas Sains Al-Qur'an
  • Nasokah Nasokah Universitas Sains Al-Qur'an
  • Sofan Rizqi Universitas Sains Al-Qur'an

DOI:

https://doi.org/10.61722/jssr.v4i2.9731

Keywords:

animated film; Javanese language; learning media; listening skills

Abstract

This study aims to: (1) examine how animated films are used as a learning medium for Grade IV students at SD N 1 Garunglor in learning the Javanese language; (2) determine students' initial listening comprehension skills before the implementation of animated film media; (3) assess how animated films can improve students' listening skills in Javanese language. This research employed a quantitative approach with an experimental method using a One-Group Pretest-Posttest Design. Data collection instruments included observation, interviews, tests, and documentation. The findings indicate that the use of Javanese-language animated films is effective in improving the listening skills of Grade IV students. Prior to the intervention, students' listening skills were relatively low with a pre-test average of 53.5, and most did not meet the Minimum Mastery Criteria (KKM). After the intervention, the post-test average rose to 80.5 with a mastery rate of 87.5%. The t-test results showed t-value (6.494) > t-table (2.364) with p-value 0.000336 < 0.05, indicating a statistically significant difference. The N-Gain score of 0.57 (moderate category) confirms that animated film media is reasonably effective in enhancing students' listening skills in Javanese language learning.

References

Astafrina, S., Hadiyanto, Azmi, N., & Fitria, Y. (2022). Penggunaan Video Animasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 83.

Asyhar, R. (2011). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Gaung Persada.

Djalle, Z. G. (2007). The Making Of 3D Animation Movie Using 3D Studio Max. Informatika Bandung.

Fadhilah, S. N. (2022). Pengaruh Penggunaan Media Animasi Audio Visual Terhadap Keterampilan Menyimak Cerita Fiksi Pada Siswa Kelas IV MI Miftahul Athfal Wonorejo Guntur Demak [Skripsi]. UIN Walisongo.

Hilman, I., Nugraha, F., Akmal, R., & Cahyadi, L. (2024). Penggunaan Media Video Animasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran, 8(2), 370–373

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74.

Nursaadah, D., Rohana, & Amir. (2020). Pengaruh Penggunaan Media Video Animasi Terhadap Keterampilan Menyimak Cerita Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SDN No. 1 Balangnipa Kabupaten Sinjai. Pinisi Jurnal PGSD, 1(1), 1–9.

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 4 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Sukiman. (2012). Pengembangan Media Pembelajaran. Pedagogia.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2021). Statistik untuk Penelitian. Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. (2013). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Bumi Aksara.

Susanti, D. (2020). Peningkatan Kemampuan Menyimak Anak Usia 5–6 Tahun Melalui Penggunaan Media Animasi Di TKIT Baitusshalihin Ulee Kareng Banda Aceh [Skripsi]. UIN AR-RANIRY.

Tarigan, H. G. (2008). Menyimak Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Angkasa.

Usman, M. B., & Asnawir. (2002). Media Pembelajaran. Ciputat Pers.

Artikel Prosiding

Norsyaheera, A.W., Lailatul, F.A.H., Shahid, S.A.M., & Maon, S.N. (2016). The Relationship Between Marketing Mix and Customer Loyalty in Hijab Industry: The Mediating Effect of Customer Satisfaction. In Procedia Economics and Finance (Vol. 37, pp. 366–371). Elsevier B.V. https://doi.org/10.1016/S2212-5671(16)30138-1.

Working Paper

Armand, F. (2003). Social Marketing Models for Product-Based Reproductive Health Programs: A Comparative Analysis. Occasional Paper Series. Washington, DC. Retrieved from www.cmsproject.com.

Disertasi/Tesis/Paper Kerja

Belair, A. R. (2003). Shopping for Your Self: When Marketing becomes a Social Problem. Dissertation. Concordia University, Montreal, Quebec, Canada.

Lindawati (2015). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Usahatani Terpadu Padi-Sapi di Provinsi Jawa Barat. Institut Pertanian Bogor. Retrieved from http://repository.ipb.ac.id/ handle/123456789/85350.

Buku Teks

Kotler, P., & Lee, N. R. (2009). Up and Out of Poverty: The Social Marketing Solution. New Jersey: Pearson Education, Inc.

Laporan Instansi/Lembaga/Organisasi/Perusahaan

LPPSP. (2016). Statistik Indonesia 2016. Badan Pusat Statistik, 676. Jakarta. Diakses dari https://www.LPPSP.go.id/index.php/publikasi/326.

Artikel Surat Kabar/Majalah

Risdwiyanto, A. (2016). Tas Kresek Berbayar, Ubah Perilaku Belanja? Kedaulatan Rakyat, 22 Februari, 12.

Sumber dari internet dengan nama penulis

Chain, P. (1997). Same or Different?: A Comparison of the Beliefs Australian and Chinese University Students Hold about Learning’s Proceedings of AARE Conference. Swinburne University. Available at: http://www. swin.edu.au/aare/ 97pap/CHAN97058.html, diakses tanggal 27 Mei 2000.

Sumber dari internet tanpa nama penulis (tuliskan nama organisasi/perusahaan)

StatSoft, Inc. (1997). Electronic Statistic Textbook. Tulsa OK., StatSoft Online. Available at: http://www.statsoft.com/textbook/stathome.html, diakses tanggal 27 Mei 2000.

Catatan Kaki

Catatan kaki atau footnote tidak dapat digunakan untuk menulis referensi. Footnote hanya digunakan untuk memberikan informasi atau keterangan umum untuk memperjelas tulisan pada suatu halaman. Footnote ditulis dengan spasi tunggal dengan jenis huruf times new romans ukuran 10 pt dan diberikan penomoran, serta ditempatkan pada bagian akhir teks halaman terkait.

Penempatan Tabel

Tabel 1. Frekuensi Umur dalam tahun.

Sumber: SOSHUMDIK (2022).

Penempatan Gambar.

Keterangan: Gambar harus jelas dan fix (tidak pecah).

Sumber: SOSHUMDIK (2022).

Gambar 1. Grafik pengunjung pada suatu website.

Cara penulisan referensi di dalam naskah

Penulisan sitasi (body notes) sesuai dengan standar American Psychological Association (APA) 6th Edition. Berikut ini adalah contoh sitasi di dalam sebuah paragraf yang mengacu pada contoh daftar referensi di atas:

Sebagaimana yang tertera dalam Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Bab 1 Pasal 1 tentang Sistem Pendidikan nasional dinyatakan bahwa “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekutan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. (Sukmadinata, 2009)

Refleksi diartikan sebagai berpikir mengenai pengalaman sendiri dari amsa lalu atau mawas diri. Refleksi dilakukan oleh siswa setelah melaksanakan berbagai kegiatan dalam bentuk pengalaman belajar. Siswa antara satu dengan lainnya melakukan analisis, pemaknaan, penjelasan, penyipulan, dan tindak lanjut dari pengalaman belajar yang dilalui (Rusman, 2011).

Downloads

Published

2026-04-25

Issue

Section

Articles