Analisis Strategi Bersaing Tasty Travel And Tour Menggunakan Competitive Profile Matrix (CPM)

Authors

  • Irtiqou Ulya UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Dui Saputra UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Dwi Siwi Widiyanto UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Muhammad Imam Rofiansyah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Yoiz Shofwa Shafrani UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.61722/jaem.v3i2.10646

Keywords:

Competitive Profile Matrix (CPM), competitive strategy, travel agency, company competitiveness, digital marketing

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi bersaing pada perusahaan jasa perjalanan Tasty Travel and Tour menggunakan metode Competitive Profile Matrix (CPM). Persaingan industri biro perjalanan yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk mengetahui posisi kompetitifnya dibandingkan para pesaing utama. Metode CPM digunakan untuk menilai faktor-faktor keberhasilan kritis yang memengaruhi daya saing perusahaan, seperti kualitas pelayanan, harga, promosi, loyalitas pelanggan, inovasi layanan, lokasi, reputasi perusahaan, dan pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan matriks CPM untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan dibandingkan kompetitor utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tasty Travel and Tour memiliki keunggulan pada aspek pelayanan pelanggan, variasi paket wisata, dan hubungan pelanggan yang baik. Namun, perusahaan masih memiliki kelemahan dalam promosi digital dan penguatan branding dibandingkan pesaing. Berdasarkan hasil analisis CPM, perusahaan perlu meningkatkan strategi pemasaran digital, memperluas kerja sama dengan mitra wisata, serta melakukan inovasi layanan agar mampu meningkatkan daya saing dan mempertahankan posisinya di industri jasa perjalanan wisata.

 

References

Anjastantri, W. (2017). Mempertahankan Eksistensi Traditional Travel Agency Dalam Menghadapi Ancaman Online Travel Agency. 50(6), 151–156.

Harisudin, M. (2011). Competitive Profile Matrix Sebagai Alat Analisis Strategi Pemasaran Produk Atau Jasa . 7(2), 80–84.

Janiah, S. (2019). No Titstrategic Management Efe-Ife Matrix, Swot Analysis, Competitive Profil Matrix (CPM) Dan Bcg Matrix Pada Pt Yamaha. 1(2), 188–196. https://doi.org/10.31933/JEMSI

Karlina, I. (2024). Analisis strategi bersaing menggunakan matriks swot dan qspm. 3(1), 75–100.

Ningrum, S., Agus, M., Monoarfa, S., & Juanna, A. (2023). Pengaruh Digital Marketing Dan Daya Tarik Wisata Terhadap Minat Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara di Indonesia dan Wisatawan Nusantara di Provinsi GorontaloTahun 2018 - 2021. 6(1), 225–241.

Saputri, A. V., Khasanah, A. C., Raihan, Z. N., & Shafrani, Y. S. (2025). Analisis Keunggulan Produk Pegadaian Dalam Persaingan UPC Dengan Menggunakan Teknik Competitive Profile Matrix ( CPM ) di UPC Karang Lewas dan UPC Alun-Alun Purwokerto. 258–268.

Sutrisno, W. (2024). Exploring Critical Success Factors that Influence Tourism Success : a Qualitative Study in the Context of Diverse Tourism Destinations. 6(1), 33–43. https://doi.org/10.31940/ijogtra.v6i1.33-43

Titus, I. (2025). Masa Depan Industri Travel Agent di Indonesia : Peluang dan Tantangan di Era Digital. 9(1), 21–30.

Downloads

Published

2026-06-08

Issue

Section

Articles