Peran Pajak Penghasilan Pasal 24 terhadap Wajib Pajak yang Memiliki Penghasilan Luar Negeri
DOI:
https://doi.org/10.61722/jaem.v3i2.10939Keywords:
Double taxation; Foreign income; Foreign tax credit; International taxation; Taxpayer complianceAbstract
This study examines the role of Article 24 Income Tax in reducing the potential for double taxation for taxpayers who earn income abroad. The increasing globalization of economic activities has encouraged individuals and business entities to obtain income from foreign sources, creating tax obligations in more than one jurisdiction. In this context, Article 24 of the Indonesian Income Tax Law provides a foreign tax credit mechanism that allows taxpayers to credit taxes paid abroad against income tax payable in Indonesia. The objective of this research is to analyze the implementation of Article 24 Income Tax, identify the obstacles faced by taxpayers in claiming foreign tax credits, and evaluate its effectiveness in supporting tax fairness and legal certainty. This research uses a normative juridical method with a statutory, conceptual, and analytical approach based on tax regulations, literature studies, and relevant legal documents. The findings indicate that Article 24 Income Tax plays an important role in preventing double taxation and encouraging taxpayer compliance in reporting foreign income. However, several challenges remain, including differences in tax systems between countries, administrative complexities, and limited taxpayer understanding regarding foreign tax credit procedures. The study concludes that improving regulatory clarity, administrative efficiency, and taxpayer education is essential to optimize the implementation of Article 24 Income Tax. The implications of this research emphasize the need for stronger coordination between tax authorities and taxpayers to support a fair and effective international taxation system.
References
Agustin, A. K., Zanjabila, H. A., Masfanur, L., & Vientiany, D. (2024). Pajak penghasilan Pasal 24 dan Pasal 25. Jurnal Rumpun Manajemen dan Ekonomi (JRME), 1(3), 596–606.
Andini, K. (2025). Pengaruh kredit luar negeri terhadap beban pajak perusahaan dalam penerapan PPh Pasal 24. Jurnal Akuntansi, Ekonomi, dan Manajemen, 4(2), 112–124.
Direktorat Jenderal Pajak. (2024). Kredit pajak. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. https://pajak.go.id/en/node/34286
Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Indonesia. (2021). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Klikpajak. (2024). Panduan Pajak Penghasilan PPh Pasal 24. https://klikpajak.id/blog/pph-24/
Klikpajak. (2025). Kredit pajak luar negeri dan cara menghitungnya. https://klikpajak.id/blog/2-tahap-mudah-menghitung-kredit-pajak-luar-negeri/
Klikpajak. (2025). Pengertian kredit pajak PPh Pasal 24 dan contoh perhitungannya. https://klikpajak.id/blog/kredit-pajak-pph-24/
Melatnebar, B. (2021). Pengkreditan Pajak Penghasilan Pasal 24 sebagai perencanaan pajak yang efektif. Jurnal Akuntansi Manajerial, 6(1), 1–24.
Mungkur, A. R., Humaira, D. N., Berasa, N., & Vientiany, D. (2025). Analisis Pajak Penghasilan Pasal 24: Mekanisme kredit pajak luar negeri dan implikasinya. Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 3(2), 436–444. https://doi.org/10.71456/sur.v3i2.1298
Nataherwin, S. E. (2022). Pajak internasional. Jakarta: Universitas Tarumanagara.
Ortax. (2026). Cara menghitung kredit pajak luar negeri wajib pajak orang pribadi. https://ortax.org/cara-menghitung-kredit-pajak-luar-negeri-wajib-pajak-orang-pribadi
Pajakku. (2020). Kredit pajak luar negeri (PPh Pasal 24). https://artikel.pajakku.com/kredit-pajak-luar-negeri-pph-pasal-24
Rasji, R., Susanto, C. A., & Liumenti. (2023). Tinjauan yuridis pelaksanaan kredit pajak dalam UU No. 36 Tahun 2008 tentang PPh Pasal 24. Journal of Law Education and Business, 1(2), 114–121.
Sari, M. N., & Ardiansyah, R. (2022). Pajak berganda dan implikasinya terhadap iklim investasi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Global, 10(1), 55–68.
Setiawan, B., & Nugroho, Y. (2023). Strategi perpajakan internasional untuk entitas multinasional. Jurnal Perpajakan dan Akuntansi, 9(2), 101–114.
YPTB. (2025). Mekanisme kredit pajak luar negeri dan implikasinya terhadap keadilan perpajakan. Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 3(2), 436–444.
Kampus Akademik. (2025). Optimalisasi kredit pajak luar negeri dalam penerapan PPh Pasal 24. Jurnal Ilmiah Perpajakan Modern, 2(1), 77–89.
Hidayat, M., & Mulda, R. (2019). Pengaruh book tax dan kepemilikan asing terhadap penghindaran pajak serta analisis kebijakan perpajakan. Jurnal Dimensi, 8(3), 404–418.
Nurhidayah, L. I., & Rahmawati, I. P. (2022). Menguak praktik penghindaran pajak pada perusahaan nonkeuangan. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(2), 393–403.











