Analisis Faktor Penyebab Perbedaan Nominal Upah Lembur Antarkaryawan PT Narmada Awet Muda
DOI:
https://doi.org/10.61722/jaem.v3i4.13152Keywords:
Causal factors; Nominal difference; Overtime pay; Overtime recording; Wage administrationAbstract
Abstract. Overtime pay is compensation given to employees for work performed aoutside normal working hours, and its management requires clear recording and administration. Initial observations at PT Narmada Awet Muda showed that the nominal amount of overtime pay differs among employees, so the causes needed to be investigated. This study aims to analyze the factors causing differences in the nominal amount of overtime pay among employees at this bottled drinking water manufacturing company. The study employed a descriptive qualitative approach, with informants from the Human Resources Departement (HRD) selected through purposive sampling. Data were collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed using the miles and huberman model, which consists of data condensation, data display, and conclusion drawing, while data velidity was examined through technique triangulation. The results show that overtime is carried out to meet operational needs, such as achieving production targets and holding certain events, through coordination with departement heads. Overtime activities are recorded on forms that are then reviewed by HRD, and unclear data are confirmed with the relevant departements before being processed. The factors related to differences in departement and job types, the basis of wage calculation, and the completeness and consistency of data. The most dominant factor cannot yet be determided because it requires further examination of each employee's data. The implication is that the company needs to maintain accuracy in recording overtime hours, complete supporting documents, and clarify the flow of data among employees, departement heads, HRD, and the payroll administration unit so thatdifferences in nominal amounts can be explained based on accountable data.
Keywords: Causal factors; Nominal difference; Overtime pay; Overtime recording; Wage administration
Abstrak. Upah lembur merupakan imbalan bagi karyawan atas pekerjaan yang dilakukan di luar waktu kerja normal, dan pengelolaannya memerlukan pencatatan serta administrasi yang jelas. Observasi awal di PT Nrmada Awet Muda menunjukkan bahwa nominal upah lembur berbeda antarkaryawan sehingga peyebabnya perlu ditelusuri. penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab perbedaan nominal upah lembur antarkaryawan pada perusahaan manufaktur air minum dalam kemasan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan dari pihak Human Resources Department (HRD) yang dipilih secara pupusive. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik. hasil penelitian menunjukkan bahwa lembur dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan operasional, seperti pencapaian target produksi dan penyelenggara kegiatan tertentu, melalui koordinasi dengan kepala bagian. Pelaksanaan lembur dicatat dalam formulir yang kemudian diperiksa oleh HRD, dan data yang beluum jelas dikonfirmasi keoada bagian terkait sebelum diproses. Faktor yang berkaitan dengan perbedaan nominal meliputi durasi lembur, waktu pelaksanaan, perbedaan bagian dan jenis pekerjaan, dasar perhitungan upah, serta kelengkapan dan kesesuaian data. faktor yang paling dominan belum dapat dipastikan karena memerlukan penelusuran data setiapkaryawan. Implikasinya, perusahaan perlu menjaga ketelitian pencatatan waktu lembur, melengkapi dokumen pendukung, dan memperjelas alur penyampaian data antara karyawan, kepala bagian, HRD, dan bagian administrasi pengupahanagar perbedaan nominal dapat dijelaskan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kata kunci: Administrasi upah; Faktor penyebab; Pencatatan lembur; Perbedaan nominal; Upah lembur
References
Alamanda, D. (2023). Jurnal Sustainable Jurnal Sustainable. Jurnal Sustainable, 01(1), 84–103.
Almukharima, R., & Jalaludin. (2024). Analisis Perhitungan Upah Lembur Karyawan Magang Kerja di PT. Kinenta dalam Perspektif Ekonomi Syariah. JAMMIAH (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah), 4(1), 1–17.
Ardianto, A., & Zaman, K. (2024). Neraca Neraca. 1192, 304–317.
Asmara, M. A., Ginanjar, A. N., Putra, I. H., Roshanica, T., & Riza, M. (2023). Karyawan Dalam Upaya Mendukung Pengendalian Intern Pada Pt . Adetex Kabupaten Bandung. Jurnal Komputer Bisnis, 17, 1–5.
Hasanah, M., Br. Ginting, B., & Hanafi Purba, N. (2024). Analisis Sistem Penggajian dan Pengupahan pada PT Danamas Insan Kreasi Andalan (DIKA) Cabang Medan. Jurnal Sains Dan Teknologi, 5(3), 836–840. https://doi.org/10.55338/saintek.v5i3.2828
Hasbi, H., & Mardewi, M. (2022). Implementasi Sistem Informasi Penggajian Karyawan pada PT Prima Sarana Makassar. Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Dan Teknik Informatika (JISTI), 5(2), 125–130. https://doi.org/10.57093/jisti.v5i2.140
Hasibuan, H. H., Puja, S., Rizky, P., & Timanta, E. (2024). Sistem Akuntansi Penggajian dan Pengupahan. Attamiyah: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam11, 3(1), 1–9. https://ejurnalstebis.ac.id/index.php/At-Tanmiyah/article/view/73
Kakasih, G. G., Pangemanan, S. S., & Pinatik, S. (2019). Penerapan Sistem Akuntansi Penggajian (Studi Kasus Di Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi) Application of Payroll Accounting System (Case Studies At Faculty Economic and Business Sam Ratulangi University). Penerapan… 3059 Jurnal EMBA, 7(3), 3059–3068. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/emba/article/view/24059%0Ahttps://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/emba/article/viewFile/24059/23743
Latifah, H., Soegiarto, E., & Maulana, M. (2021). ANALISIS PERHITUNGAN UPAH LEMBUR KARYAWAN PADA PT . MEGA CENTRAL FINANCE ( MCF ) SAMARINDA.
Merin Krisdayanti, & Nanik Kustiningsih. (2022). 2170-Article Text-12251-1-10-20220102. Analisis Sistem Akuntansi Penggajian Dan Pengupahan Pada Pt. X, 1–8.
Miles, B. M., Huberman, M. A., & Johnny, S. (2019). No TitleΕΛΕΝΗ. In พระราชบัญญัติหลักประกันสุขภาพแห่งชาติ พ.ศ.2545 (Vol. 8, Number 5).
Napitupulu, F. H., Pontoh, W., & Pinatik, S. (2022). Analisis Sistem Akuntansi Penggajian, Pengupahan, Dan Imbal Jasa (Studi Kasus Pada PT. Umbul Mas Wisesa Labuhan Batu Selatan). Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi, Sosial, Budaya, Dan Hukum), 5(2), 737–744.
Pricillia, N. K. ., Utami, L. R., & Putra, A. K. . (2021). Visionist Visionist. 10(September).
Saputri, I. W. D., & Komariyah, F. (2022). Sistem Informasi Akuntansi Penggajian Karyawan (Studi Kasus Pada PT. Mandiri Jaya Sembilan). Margin Eco, 6(1), 49–55. https://doi.org/10.32764/margin.v6i1.2570
Sastrawan, L. E., Yulis, Y. E., & Diskhamarzaweny. (2021). Pengupahan Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengendalian Intern Pada Pt . Andalas. 618–632.
Setyawan, A., & Subandoro, A. (2022). Aplikasi Sistem Akuntansi Penggajian Karyawan Pada Pt. Geo Given Visi Mandiri Di Sidoarjo. Cash, 5(1), 47–55. https://doi.org/10.52624/cash.v5i1.2261
Siregar, H., & Ngatimin. (2020). Jurnal Penelitian Implementasi Akuntansi ( JPIA ). Academia.Edu, 1(1), 34–44. https://www.academia.edu/download/88008637/478601579.pdf
Solihin, D., Muhrizal, A., & Dewi, C. K. (2012). PT Hexindo Adiperkasa Tbk.
Yati, A., Maraliza, H., & Topani, I. N. (2024). Perspektif Hukum Ekonomi Syariah dan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 terhadap Implementasi Perhitungan Upah Lembur (Studi PT Wahana Ottomitra Multiartha). Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 2(4), 775–786. https://doi.org/10.57141/kompeten.v2i4.119
Yuniar Nur Fadillah. (2022). 103-Article Text-664-1-10-20220303. Analisis Sistem Akuntansi Penggajian Dan Pengupahanpada Pt. Karya Mitra Tehnik, 15(10.46306/jbbe.v15i1), 1–7.











