ANALISIS KETERPENUHINYA KEBUTUHAN FASILITAS PEJALAN KAKI BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA PADA TROTOAR JALAN R.A. KARTINI BEKASI

Authors

  • Tegar Aji Pambudi Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kota Bekasi
  • Kasman Kasman Universitas Krisnadwipayana
  • Zefri Zefri Universitas Krisnadwipayana

DOI:

https://doi.org/10.61722/jmia.v3i3.10514

Keywords:

fasilitas pejalan kaki, kepuasan pengguna, Customer Satisfaction Index (CSI), Importance Performance Analysis (IPA), Jalan R.A. Kartini Bekasi

Abstract

Fasilitas pejalan kaki merupakan elemen penting dalam mewujudkan sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan, aman, dan inklusif. Jalan R.A. Kartini Kota Bekasi sebagai salah satu koridor utama dengan aktivitas komersial, perkantoran, dan permukiman memiliki intensitas pergerakan pejalan kaki yang tinggi, namun kondisi fasilitas pejalan kaki yang tersedia masih menunjukkan berbagai permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterpenuhinya kebutuhan pengguna terhadap fasilitas pejalan kaki berdasarkan persepsi pengguna serta mengidentifikasi prioritas perbaikan fasilitas pada trotoar Jalan R.A. Kartini Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kuesioner kepada pengguna fasilitas pejalan kaki. Analisis data dilakukan menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur tingkat keterpenuhinya kebutuhan pengguna secara keseluruhan, serta Importance Performance Analysis (IPA) untuk menentukan atribut fasilitas yang menjadi prioritas perbaikan berdasarkan tingkat kepentingan dan kinerja yang dirasakan pengguna. Hasil analisis menunjukkan nilai CSI sebesar 50,96% (kategori Kurang Puas), yang mengindikasikan belum optimalnya pemenuhan kebutuhan pengguna. Pemetaan IPA mengidentifikasi tiga atribut dalam Kuadran I (Prioritas Utama): sistem drainase, peneduh (pohon/kanopi), dan estetika/landscape. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kualitas fasilitas pejalan kaki secara berkelanjutan dengan pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna.

References

Kementerian Pekerjaan Umum. (2014). Peraturan Menteri PUPR No. 03/PRT/M/2014 tentang Pedoman Perencanaan, Penyediaan, dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2018). Surat Edaran Menteri PUPR No. 02/SE/M/2018 tentang Pedoman Teknis Fasilitas Pejalan Kaki.

Mamuaja, et al. (2018). Kualitas Fasilitas Pejalan Kaki dan Dampaknya pada Mobilitas Urban. Jurnal Lingkungan dan Kesehatan.

Martilla, J. A., & James, J. C. (1977). Importance-Performance Analysis. Journal of Marketing, 41(1), 77-79.

Nasution, et al. (2023). Analisis Ruang Aktivitas Pejalan Kaki di Kawasan Wisata Bersejarah. Jurnal Perencanaan Kota.

Novrial, A., & Lubis, A. (2020). Kenyamanan dan Keamanan Fasilitas Pejalan Kaki untuk Penyandang Difabel. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Prasetya, D., & Trimarstuti, R. (2022). Analisis Ruang Aktivitas Ekonomi di Jalur Pejalan Kaki. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan.

Roza, et al. (2020). Kondisi Fasilitas Pejalan Kaki dan Tantangan Pembangunannya. Jurnal Arsitektur dan Lingkungan.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suminar, R., & Kusumaningrum, D. (2022). Konsep Green City dalam Pembangunan Kota. Jurnal Urbanisasi.

Tjiptono, F., & Diana, A. (2015). Pelanggan Puas? Tak Cukup! Yogyakarta: Andi.

Wati, Y., & Widyawati, R. (2019). Aspek Kenyamanan Jalur Pejalan Kaki di Kota Bekasi. Jurnal Lingkungan Terarah.

Downloads

Published

2026-06-03

Issue

Section

Articles