Deteksi Dini Faktor Risiko PTM melalui Pemeriksaan Tekanan Darah, Gula Darah, dan Asam Urat Berbasis Edukasi Partisipatif di Dusun Suwaluhan
DOI:
https://doi.org/10.61722/japm.v4i5.12688Keywords:
penyakit tidak menular, tekanan darah, gula darah, asam urat, edukasi partisipatifAbstract
Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat karena faktor risikonya dapat berkembang tanpa disertai keluhan yang jelas. Oleh karena itu, deteksi dini diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan lebih awal dan melakukan pemantauan secara berkala. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko PTM melalui pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), dan asam urat serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hasil pemeriksaan dan upaya pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Suwaluhan, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, dengan fokus pada kelompok lanjut usia menggunakan pendekatan partisipatif berbasis masyarakat. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi, skrining awal, pendataan, pemeriksaan tekanan darah, GDS dan asam urat, edukasi, konsultasi, serta evaluasi. Sebanyak 64 lansia dari RT 02 hingga RT 05 mengikuti kegiatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan 15 peserta (23,44%) memiliki GDS >125 mg/dL, 8 peserta (12,50%) memiliki kadar asam urat >7 mg/dL, dan 51 peserta (79,69%) memiliki tekanan darah >120 mmHg. Peserta dengan hasil yang perlu diperhatikan memperoleh edukasi dan dianjurkan melakukan pemeriksaan lanjutan. Kegiatan ini memberikan gambaran awal kondisi kesehatan masyarakat serta mendorong kesadaran untuk melakukan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan secara rutin.
References
Aspadiah, V., Arba, M., Muliadi, R., Dermawan, M., & Syarikha, S. I. (2025). Deteksi dini penyakit tidak menular melalui pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Kusambi. Jurnal Abdi dan Dedikasi Kepada Masyarakat Indonesia (NadiKami), 3(2), 24–34. https://doi.org/10.46356/nadikami.v3i2
Fritz, M., Grimm, M., Hanh, H. T. M., et al. (2024). Effectiveness of community-based diabetes and hypertension prevention and management programmes in Indonesia and Viet Nam: A quasi-experimental study. BMJ Global Health, 9, e015053. https://doi.org/10.1136/bmjgh-2024-015053
Kristianingrum, N. D., Hayati, Y. S., Kartika, A. W., & Merdikawati, A. (2024). Penguatan kapasitas Posyandu lansia melalui strategi promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(4). https://doi.org/10.31764/jmm.v8i4.24808
Mashuri, Y. A., Widyaningsih, V., Premanawasti, A., Koot, J., Pardoel, Z., Landsman-Dijkstra, J., Postma, M., & Probandari, A. (2024). Differences in knowledge, attitude, and practice regarding hypertension by access to a community-based screening program (POSBINDU): A cross-sectional study from four districts in Indonesia. PLOS ONE, 19(5), e0303503. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0303503
Putri, M. K., Rosita, M. E., & Sari, E. K. (2024). Pemeriksaan kesehatan tekanan darah, glukosa darah sewaktu dan asam urat pada lansia di Dusun Karangsari, Sleman, Yogyakarta. Epmas: Edukasi dan Pengabdian Masyarakat, 4(1), 1–12.
Sabri, R., Neherta, M., Puteri, D. E., Deswita, Oktarina, E., Lenggogeni, D. P., & Mulyasari, I. (2023). Edukasi dan skrining kesehatan lansia dengan penyakit tidak menular di Kelurahan Pauh Kota Padang. Warta Pengabdian Andalas, 30(3), 554–561. https://doi.org/10.25077/jwa.30.3.554-561.2023
Siswati, T., Kasjono, H. S., & Olfah, Y. (2022). “Posbindu PTM”: The key of early detection and decreasing prevalence of non-communicable diseases in Indonesia. International Journal of Public Health, 51(7), 1683–1684. https://doi.org/10.18502/ijph.v51i7.10105
Sriwidyastuti, Ermawati, Susilawati, & Sumarni. (2024). Peningkatan kesehatan dengan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Awo Kecamatan Cina Kabupaten Bone. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(2), 1971–1976. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3124
Subekti, A. S., Rafjanza, R. A., Premono, K. W., Kriswandi, Q. A. M., Sutanto, V. G., Alvinio, A. J., & Sujanto, M. A. (2025). Pemetaan kesehatan lansia melalui skrining penyakit tidak menular: Hipertensi, hiperglikemia, hiperurisemia, dan hiperkolesterolemia. Abdimas Galuh, 7(2), 1851–1858. https://doi.org/10.25157/ag.v7i2.21103
Sujarwoto, & Maharani, A. (2022). Participation in community-based healthcare interventions and non-communicable diseases early detection of general population in Indonesia. SSM - Population Health, 19, 101236. https://doi.org/10.1016/j.ssmph.2022.101236
Widyaningsih, V., Febrinasari, R. P., Pamungkasari, E. P., Mashuri, Y. A., Sumardiyono, Balgis, Koot, J., Landsman-Dijkstra, J., & Probandari, A. (2022). Missed opportunities in hypertension risk factors screening in Indonesia: A mixed-methods evaluation of integrated health post (POSBINDU) implementation. BMJ Open, 12(2), e051315. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2021-051315
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










