Media Literasi dan Pengenalan Emosi Anak Melalui Film Inside Out
DOI:
https://doi.org/10.61722/japm.v4i5.12740Keywords:
cerdas bermedia, film Inside Out, literasi digital, pengenalan emosi, siswa sekolah dasarAbstract
Perkembangan media digital memberikan akses informasi yang luas bagi anak, namun turut membawa risiko seperti hoaks, perundungan siber, penipuan daring, kebocoran data pribadi, dan paparan konten yang tidak sesuai usia. Kondisi ini turut dijumpai pada siswa kelas lima Sekolah Dasar Patria Dharma Kota Bengkulu, mitra kegiatan pengabdian mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi yang dilaksanakan di Kelurahan Sumur Meleleh, Kota Bengkulu. Selain risiko bermedia, siswa juga memerlukan bekal mengenali dan mengelola emosi sejak dini agar mampu berinteraksi secara sehat, baik di dunia nyata maupun dunia digital. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi menggunakan media presentasi dan tayangan audiovisual berupa cuplikan film animasi Inside Out, yang memperkenalkan lima emosi dasar yaitu bahagia, sedih, marah, takut, dan jijik beserta fungsi dan cara mengekspresikannya. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pemaparan materi, pemutaran film, diskusi tanya jawab, kuis berhadiah, dan pembagian doorprize bagi seluruh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan siswa antusias mengikuti seluruh rangkaian acara serta mampu menyebutkan kembali kelima emosi dasar beserta contoh ekspresinya. Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan generasi yang cerdas dan bertanggung jawab dalam bermedia serta memiliki kesadaran emosi yang lebih baik sejak usia sekolah dasar.
References
APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia). (2024). Survei penetrasi internet Indonesia 2024. Diakses dari https://survei.apjii.or.id/
Astarani, K., Taviyanda, D., Tabita, A., Crisstella, A., Kurnianto, A., Zeofanny, C., Obillia, C. N., Agusta, D., Pawestri, D. M., Puspitasari, D. A., Anteng, D. A. R., & Retno, E. D. (2023). Edukasi pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan emosional anak pada siswa sekolah dasar. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 116–126. https://doi.org/10.55506/arch.v3i1.85
Damayanti, P. S., Putra, A., & Srirahmawati, I. (2021). Pengembangan kecerdasan emosional melalui pendidikan karakter pada peserta didik di sekolah dasar. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 9(3), 348–356. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v9i3.5992
Ekman, P. (1992). An argument for basic emotions. Cognition and Emotion, 6(3–4), 169–200. https://doi.org/10.1080/02699939208411068
KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia). (2024). Laporan tahunan KPAI: Jalan terjal perlindungan anak, ancaman serius generasi emas Indonesia. Diakses dari https://www.kpai.go.id/publikasi/laporan-tahunan-kpai-jalan-terjal-perlindungan-anak-ancaman-serius-generasi-emas-indonesia
Marlef, A., Masyhuri, M., & Muda, Y. (2024). Mengenal dan mencegah cyberbullying: Tantangan dunia digital. Journal of Education Research, 5(3), 4002–4010. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1295
Nisa, K. (2024). Peran literasi di era digital dalam menghadapi hoaks dan disinformasi di media sosial. Impressive: Journal of Education, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.61502/ijoe.v2i1.75
Putri, S. R., & Ahmadi, F. (2023). Pengaruh media video pembelajaran terhadap literasi digital, minat baca dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Journal of Education Action Research, 7(3), 446–455. https://doi.org/10.23887/jear.v7i3.66997
Rahmawati, M. (2022). Pengaruh sosial media terhadap perkembangan psikologi pada anak sekolah dasar. IDEA: Jurnal Psikologi, 6(2), 87–98. https://doi.org/10.32492/idea.v6i2.6204
Sengkey, M. M., Sinaulan, N. L., Lantu, G. N., Ginting, H. B., & Sembor, G. S. (2025). Representasi emosi remaja dan pengaruhnya terhadap hubungan sosial dalam film animasi “Inside Out 2” (penelitian). Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 5713–5721. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1504
Siregar, A. N. H., Nursaumah, N., Maulana, N., Adlinsyah, F., & Risma, A. (2025). Emotional adventure – Getting to know happy, sadness, angry, and friends at State Elementary School 9 Dewantara. UBAT HATEE – Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 17–24.
Syafuddin, K., Jamalullail, & Rafi'i. (2023). Peningkatan literasi keamanan digital dan perlindungan data pribadi bagi siswa di SMPN 154 Jakarta. Eastasouth Journal of Impactive Community Services, 1(3), 122–133. https://doi.org/10.58812/ejimcs.v1i03.119
Tauqify, A., Aprilyani, D., Amabel, A. N., Atik, S. S., Nurliati, S., Saky, Z. N., Muna, K., Paparo, D. L., Nugraha, M. V. Y., Nugroho, N. S. A.-R., & Soleh, M. (2025). Efektivitas film animasi Inside Out dan peran warna karakter dalam meningkatkan pemahaman emosi pada anak-anak TPA Desa Jelok Kab. Boyolali. Community Empowerment Journal, 3(4), 215–222. https://doi.org/10.61251/cej.v3i4.272
Ulum, B., & Asrori, M. A. R. (2025). Peningkatan literasi digital pada siswa sekolah dasar untuk mencegah cyberbullying. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(8), 4194–4201. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i8.3241
Wahyuni, R., & Irawan, Y. (2025). Penyuluhan cyberbullying dan etika digital bagi siswa sekolah dasar di SDIT Ar Royyan Pekanbaru Riau berbasis teknologi interaktif. Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan (JUPITER), 2(3), 158–164. https://doi.org/10.20884/1.jupiter.2.3.92
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










